Feature

Jatinom Jadi Titik Kemenkop Monitor Koperasi Desa Merah Putih

115
×

Jatinom Jadi Titik Kemenkop Monitor Koperasi Desa Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Tim Kementerian Koperasi memonitor kesiapan operasional Gerai KDKMP Jatinom sebagai pusat penggerak ekonomi mandiri masyarakat desa di Kabupaten Blitar guna memastikan keberlanjutan usaha dan kelembagaan.
Monitoring KDKMP Bersama Tim Kemenkop di Gerai KDMP Jatinom Blitar, Selasa (10/3/2026). (Tagar.co/Agus Fawaid)

Tim Kementerian Koperasi memonitor kesiapan operasional Gerai KDKMP Jatinom sebagai pusat penggerak ekonomi mandiri masyarakat desa di Kabupaten Blitar guna memastikan keberlanjutan usaha dan kelembagaan.

Tagar.co — Sinar matahari pagi menyengat Dusun Jatisari, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Di dekat SD Negeri Jatinom 3, sebuah bangunan berdiri tegak dengan papan nama mencolok: Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Jatinom. Selasa, 10 Maret 2026 Belasan tokoh penting mulai dari perangkat desa, pengurus koperasi, hingga pejabat kementerian berkumpul di sana untuk sebuah misi krusial.

Pagi itu, Tim Kementerian Koperasi (Kemenkop) turun langsung ke lapangan. Mereka menggelar monitoring Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan jantung penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa. Pemerintah merancang KDKMP sebagai pusat kegiatan ekonomi, pelayanan usaha, serta pemberdayaan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Tim Satgas Kabupaten Blitar turut mendampingi. Personelnya lengkap. Mulai dari unsur Dinas Koperasi, Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Dinas PMD, Inspektorat, BPKAD, hingga DPMPTSP. Tak ketinggalan, Camat dan Babinsa setempat hadir mengawal jalannya peninjauan. Mereka ingin memastikan, gedung yang sudah berdiri 100 persen ini siap beroperasi secara optimal sebagai mesin penggerak kesejahteraan warga.

Baca Juga:  Khotbah di Masjid At-Taqwa Hasan Ungkap Definisi Jenius Sesungguhnya

Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Koperasi

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Blitar, Dra. Sri Wahyuni, M.Si., tampak sibuk berkoordinasi dengan tim pusat. Baginya, pendampingan ini adalah langkah vital untuk menjamin koperasi desa tidak layu sebelum berkembang. Pemerintah daerah berkomitmen terus mengawal proses penguatan ini agar koperasi mampu beradaptasi dengan tantangan pasar.

“Kami dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Blitar mendampingi tim dari Kementerian Koperasi dalam kegiatan monitoring ke beberapa gerai KDKMP yang telah terbangun 100 persen. Di antaranya berada di KDMP Banggle, KDMP Kanigoro, KDMP Tumpang, dan KDMP Jatinom,” ujar Sri Wahyuni dengan nada optimis.

Agenda monitoring mencakup banyak hal. Tim memeriksa kesiapan operasional, meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana, hingga berdiskusi hangat dengan pengelola gerai. Mereka menginventarisasi kendala yang ada di lapangan sekaligus merumuskan dukungan apa yang paling mendesak dari pemerintah daerah. Tim Kemenkop juga memberikan arahan tegas mengenai penguatan kelembagaan agar manajemen koperasi tetap profesional dan transparan.

Baca Juga:  Menanam Cinta Masjid sejak Dini dari Replika Masjid Nabawi di Blitar

Kunjungan tidak berhenti di Jatinom. Rombongan melanjutkan perjalanan menuju KDMP Sawentar. Di sana, fokus beralih pada sinergi lintas sektor. Yakni meninjau program bantuan bioflok dari Kementerian Kelautan. Hal ini menunjukkan gerai koperasi desa jadi wadah multifungsi yang bisa mengintegrasikan berbagai program bantuan pemerintah untuk rakyat.

Baca Juga: Siar Ramadan di Masjid Nailur Roja Jatinom

Validasi Fisik dan Harapan dari Akar Rumput

Camat Kanigoro, Siti Supartiyah, S.Sos., MM., menekankan pentingnya akurasi data lapangan. Pihak kecamatan terlibat aktif mendampingi Asisten Deputi Pemeriksaan dalam proses verifikasi dan validasi. Baginya, bangunan fisik yang megah harus sejalan dengan kesiapan mental pengelolanya.

“Pemerintah Kecamatan Kanigoro mengikuti pendampingan Asisten Deputi Pemeriksaan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi KDKMP guna melakukan verifikasi dan validasi fisik gudang gerai KDKMP yang telah terbangun 100 persen, meliputi Desa Banggle, Kelurahan Kanigoro, dan Desa Jatinom,” jelas Siti Supartiyah saat ditemui di sela kegiatan.

Di sisi lain, raut wajah syukur terpancar dari Ketua KDMP Jatinom, Waluyo. Baginya, kedatangan pejabat pusat dan daerah ke desanya merupakan suntikan semangat bagi para pengurus. Ia menyadari bahwa mengelola koperasi desa membutuhkan bimbingan teknis yang berkelanjutan, terutama di tengah suasana menjelang bulan Ramadan di mana aktivitas ekonomi masyarakat biasanya meningkat tajam.

Baca Juga:  Ada Kehangatan di Kajian Ramadan dan Bukber SD Alam Al-Ghifari Kota Blitar

“Kami merasa senang dan terbantu dengan adanya monitoring dari pemerintah pusat dan daerah. Melalui kegiatan ini kami mendapatkan arahan dan masukan untuk pengelolaan Gerai KDKMP agar semakin berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Waluyo menutup perbincangan. Dengan rampungnya validasi fisik ini, Gerai Jatinom kini siap menyongsong masa depan sebagai pilar kedaulatan ekonomi desa. (#)

Jurnalis Agus Fawaid Penyunting Sayyidah Nuriyah