Feature

Kado Ramadan Lazismu Lumajang Dibagi Dua Tahap

83
×

Kado Ramadan Lazismu Lumajang Dibagi Dua Tahap

Sebarkan artikel ini
Kado Ramadan
Penerima Kado Ramadan berfoto bersama bupati, wakil bupati Lumajang, dan pengurus Lazismu di Pendapa Pemkab. (Tagar.co/Kuswantoro)

Kado Ramadan Lazismu Lumajang dibagikan kepada guru TPQ, guru honorer, marbot masjid, dan relawan penjaga perlintasan kereta api. Mereka adalah para pejuang yang bekerja dalam diam namun memberi manfaat bagi masyarakat.

Tagar.co – Di antara keramaian di Pendapa Arya Wiraraja Pemkab Lumajang, ada wajah-wajah yang jarang tampil di panggung utama. Mereka guru honorer, guru TPQ, marbot masjid, hingga relawan penjaga palang perlintasan kereta api.

Mereka datang dari berbagai penjuru desa di Kabupaten Lumajang. Senin (9/3/2026) siang, Lazismu Lumajang mengundang mereka untuk menerima Kado Ramadan.

Program berbagi tersebut menjadi agenda rutin Lazismu setiap bulan suci. Tahun ini pembagiannya dilakukan dalam dua tahap.

Ketua Lazismu Lumajang Djatto mengatakan, tahap pertama dilaksanakan di Pendapo Arya Wiraraja bersama Bupati dan Wakil Bupati Lumajang.

Penerima manfaat pada tahap ini meliputi ustaz dan ustazah TPQ, guru TK, SD, SMP hingga SMA/SMK, marbot masjid, serta relawan penjaga perlintasan kereta api.

Menurut Djatto, mereka adalah para pejuang yang selama ini bekerja dalam diam namun memberi manfaat besar bagi masyarakat.

Baca Juga:  Lima Pesan PDM Lumajang Sambut Ramadan

“Semua adalah para pejuang yang perlu kita apresiasi,” katanya.

Dia menambahkan, pembagian tahap kedua Kado Ramadan akan dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lumajang.

Bantuan pada tahap ini rencananya diberikan kepada tukang becak serta warga sekitar kantor Lazismu. “Supaya di Gedung Dakwah Muhammadiyah nanti juga ada kegiatan dan tidak sepi,” ujarnya.

Djatto menjelaskan, para guru yang diundang berasal dari sekolah-sekolah yang selama ini bersinergi dengan Lazismu. Di sekolah-sekolah tersebut, para guru membiasakan murid-muridnya untuk gemar berinfak.

“Selama ini para guru melatih murid-muridnya gemar berinfak dan disalurkan melalui Lazismu. Hasil infak itu kemudian kita kembalikan melalui program-program sekolah setiap bulan,” katanya.

Ia menegaskan, Kado Ramadan yang dibagikan kali ini bukan berasal dari infak sekolah, tetapi dari penghimpunan para muzaki yang dititipkan melalui Lazismu.

Marbot

Selain guru dan relawan, Lazismu juga memberi perhatian kepada marbot masjid Muhammadiyah di Lumajang. “Marbot masjid hari ini kita datangkan 43 orang,” kata Djatto.

Menurut catatan Muhammadiyah, terdapat sekitar 53 masjid Muhammadiyah di Kabupaten Lumajang. Lazismu memiliki program penguatan masjid melalui pengelolaan infak Jumat kedua yang disetorkan ke Lazismu.

Baca Juga:  Mengenalkan Lazismu ke Anak-Anak lewat Dongeng  

Dana tersebut kemudian dikelola dan dikembalikan untuk membantu masjid-masjid yang membutuhkan.

“Hasilnya kita kembalikan untuk kemakmuran masjid-masjid Muhammadiyah yang kurang berdaya. Intinya saling menguatkan dan membesarkan di antara masjid tersebut,” ujarnya.

Melalui program itu diharapkan terbangun kerja sama antara masjid yang sudah makmur dengan masjid yang masih berkembang.

Djatto berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih besar pada tahun-tahun mendatang. “Insyaallah kegiatan seperti ini tahun depan bisa lebih besar lagi,” katanya.

Prestasi

Ia juga menyampaikan, pada tahun 2026 Lazismu Lumajang mendapat target penghimpunan dana sebesar Rp3,3 miliar dari hasil Rapat Kerja Wilayah Lazismu.

“Tanpa dukungan dari njenengan semua, target itu tidak mungkin tercapai,” ujarnya.

Djatto menegaskan, Lazismu akan menjalankan amanah para donatur secara profesional. “Kami akan melaksanakan amanah dari njenengan semua ini dengan profesional,” katanya.

Ia mencontohkan, pada Rapat Kerja Wilayah Lazismu Jawa Timur beberapa waktu lalu, Lazismu Lumajang memperoleh penghargaan sebagai lembaga dengan tata kelola terbaik.

Selain itu, hasil audit lembaga juga memperoleh opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). “Artinya kami tidak main-main dalam mengelola Lazismu ini. Hasil auditnya juga mendapatkan WTP,” kata Djatto.

Baca Juga:  Lazismu Lumajang Audiensi ke Bupati

Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan Lazismu ke depan semakin jaya, semakin bermanfaat untuk umat, dan semakin bersinergi dengan pemerintah daerah Lumajang untuk membantu masyarakat,” pungkasnya. (#)

Jurnalis Kuswantoro  Penyunting Sugeng Purwanto