
Atlet Tapak Suci SD Muhammadiyah 16 Surabaya tampil gemilang dalam ajang Sport and Art Competition 2026, membuktikan pembinaan karakter dan prestasi berjalan beriringan.
Tagar.co – Semangat juang, disiplin, dan keberanian siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya kembali berbuah prestasi membanggakan. Dalam ajang Sport and Art Competition (SAC) 2026 yang digelar Pimpinan Daerah 06 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Surabaya, para atlet cilik Sekolah Kreatif Baratajaya sukses mengharumkan nama sekolah dengan memborong gelar juara.
Kompetisi bergengsi ini berlangsung selama lima hari, 4–8 Februari 2026, di Maspion Square Surabaya, dan diikuti berbagai perguruan Tapak Suci se-Surabaya. Bagi Sekolah Kreatif Baratajaya, keikutsertaan dalam ajang ini bukan sekadar formalitas, melainkan pembuktian kualitas pembinaan karakter dan prestasi sejak usia dini.
Baca juga: Sekolah Kreatif Baratajaya Siapkan Ramadan sebagai Laboratorium Karakter Siswa
Di bawah bimbingan Andi Widianto, S.Pd., pelatih Tapak Suci sekaligus Ketua Pimpinan Cabang 119 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, para atlet tampil penuh percaya diri. Mereka bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta teknik pencak silat Tapak Suci yang terlatih.
“Alhamdulillah, selamat kepada anak-anak atas prestasi yang diraih. Ini adalah hasil dari latihan yang konsisten dan semangat yang luar biasa,” ujar Andi Widianto usai pertandingan, mengungkapkan rasa bangga atas kerja keras para siswanya.
Hasilnya pun tak main-main. Pada kategori Fight, Juara 1 diraih oleh Ihza Humaira (kelas 4), Abdillah Hafidz Arnedi (kelas 6), dan Erland Putra Ramdiwal (kelas 3). Sementara Juara 2 kategori Fight diraih oleh Naura Zhafira Azzahra (kelas 4), Zalikha Lituhayunna (kelas 4), Riendralingga Nararya Hamzah (kelas 5), Askar Muhammad El Fath (kelas 1), serta Mochammad Riffat Syahmi (kelas 3). Selain itu, Amira Hasna Latifa (kelas 5) juga berhasil naik podium pada kategori yang sama.
Namun, bagi Andi Widianto, capaian ini bukan semata soal medali dan piala. Ia menekankan nilai mental dan karakter yang tumbuh dari proses bertanding. “Menang atau kalah itu hal biasa. Kalian sudah menjadi juara karena berani tampil, percaya diri menggunakan teknik dan jurus Tapak Suci. Good job!” serunya memberi motivasi.
Dukungan juga datang dari Heru Tjahyono, Tim Inovasi Pengembangan Sekolah (TIPS), yang akrab disapa Babe Heru. Ia mengajak para atlet untuk terus menjaga semangat dan konsistensi latihan. “Ayo tetap optimis. Latihan dan latihan. Insya Allah di pertandingan berikutnya bisa lebih baik lagi,” pesannya.
Prestasi ini menegaskan komitmen Sekolah Kreatif Baratajaya dalam mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh. Sekolah tidak hanya menaruh perhatian pada aspek akademik, tetapi juga serius membina bakat, karakter, dan nilai-nilai luhur melalui kegiatan Tapak Suci yang diintegrasikan sebagai kegiatan kokurikuler.
Keberhasilan di Sport and Art Competition 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan berkelanjutan, dukungan pelatih, dan semangat pantang menyerah mampu melahirkan prestasi gemilang. Lebih dari sekadar kemenangan, ajang ini menjadi ruang belajar bagi siswa untuk tumbuh sebagai pribadi yang berkarakter, berani, dan berakhlak mulia. (#)
Jurnalis Ahmad Mahmudi Penyunting Mochammad Nurfatoni












