Feature

Mutiara dari Almadany: Arvensyah Ramadanish Raih Medali Perunggu KSNR Ke-7

78
×

Mutiara dari Almadany: Arvensyah Ramadanish Raih Medali Perunggu KSNR Ke-7

Sebarkan artikel ini
Arvensyah Ramadanish Aljauhari, siswa kelas V SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Gresik, menunjukkan medali perunggu dan sertifikat yang diraihnya pada Final Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-7 Tingkat Nasional di Convention Center UTCC Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Ahad (19/10/2025). (Tagar.co/Eli Syarifah)

Dari ruang kelas Al-Khawizmi ke panggung nasional di Tangerang Selatan, Arvensyah Ramadanish membuktikan bahwa ketekunan dan doa bisa menjelma menjadi prestasi gemilang bagi SD Almadany.

Tagar.co – Ahad siang (19/10/2025), grup WhatsApp guru SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kebomas, Gresik, Jawa Timur dipenuhi ucapan selamat dan emotikon bahagia.

Kabar menggembirakan datang dari Tangerang Selatan: Arvensyah Ramadanish Al Jauhari, siswa kelas V Al Khawizmi, berhasil meraih medali perunggu dalam ajang bergengsi Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-7 Tingkat Nasional Se-Indonesia.

Kabar bahagia itu dibawa langsung oleh Safira Aryundani Firdyanti, S.Pd., guru pendamping SD Almadany, yang mendampingi dua wakil sekolah, yakni Arvensyah dan Dinul Haq Firdausi, ke babak final KSNR di Convention Center UTCC Universitas Terbuka, Tangerang Selatan.

Baca juga: Dua Siswa SD Almadany Melaju ke Final Kompetisi Sains Nalaria Realistik

“Menjadi juara di ajang nasional tidaklah mudah. Perlu latihan intens dan kesiapan mental karena bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Safira penuh haru.

Baca Juga:  Logo Milad Ke-8 SD Almadany Diluncurkan, Usung Tema Brighter Future

Bagi Safira, perjuangan panjang para siswa terbayar lunas. Hari-hari mereka sebelumnya diisi dengan latihan soal, diskusi konsep, hingga simulasi ujian. “Lelahnya terbayar. Saya sangat bangga atas kerja keras dan semangat juang mereka,” tambahnya.

Di balik prestasi Arvensyah, ada dukungan kuat dari keluarga. Rena Yuneta, ibunda Arven, menuturkan bahwa anaknya rajin berlatih soal KSNR setiap hari menjelang keberangkatan. “Arven memang bekerja keras. Terima kasih kepada seluruh ustaz dan ustazah SD Almadany yang terus memberi bimbingan dan doa,” ungkapnya penuh syukur.

Para peraih medali perunggu Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-7 Tingkat Nasional kategori kelas 5 SD berfoto bersama seusai pengumuman hasil lomba di Convention Center UTCC Universitas Terbuka, Tangerang Selatan, Ahad (19/10/2025). Salah satunya adalah Arvensyah Ramadanish Aljauhari dari SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Gresik. (Tagar.co/Safira Aryundani Firdyanti)

Semangat kebersamaan juga tampak sebelum keberangkatan ke Tangerang Selatan. Dwi Sarayustisia, S.Pd., Koordinator Bina Prestasi SD Almadany, mengenang momen pada Kamis (16/10/2025) ketika dua finalis Almadany—Arven dan Muhammad Dinul Haq Firdaus dari kelas 5 Al Battani—berkeliling dari kelas ke kelas serta kantor guru untuk memohon doa restu.

“Itu momen yang menyentuh. Mereka berdua berangkat Jumat malam, dan sebelum lomba, sempat berkeliling Jakarta—mulai dari Kota Tua hingga Masjid Istiqlal,” kisah Dwi.

Bagi Dwi, kemenangan Arven bukan semata soal kemampuan akademik, tapi juga ketenangan dan karakter kritis yang menonjol. “Arven itu mutiara SD Almadany. Tenang, cerdas, dan pantang menyerah,” ujarnya bangga.

Baca Juga:  Dari 15 Siswa Menuju 366: Kisah Tumbuh SD Almadany di Usia Ke-8

Kebanggaan serupa disampaikan oleh Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., Kepala SD Almadany. “Selamat kepada Arven atas prestasi nasional ini. Semoga menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi,” ujarnya menutup dengan senyum bangga.

Prestasi Arvensyah bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi juga bukti bahwa dukungan guru, keluarga, dan lingkungan sekolah yang penuh kasih dapat melahirkan generasi pembelajar yang berani bersaing di level nasional. (#)

Jurnalis Eli Syarifah Penyunting Mohammad Nurfatoni