
Oleh Ustaz Soedjono, M.Pd; Dai Segudang Parikan
Mbah Surip tuku srikaya karo es
regane satus selawe diwadahe gelas
Lek pingin urip mulya lan sukses
kudu sregep nyambut gawe lan ikhlas
Tagar.co – Hidup yang mulia dan sukses tidak lahir dari kemalasan atau sikap setengah hati. Ia menuntut kesungguhan, kecerdasan, keikhlasan, dan ketuntasan. Keempat sikap ini bukan hanya jalan menuju prestasi, tetapi juga menjadikan setiap usaha bernilai ibadah.
Allah Swt. mengingatkan bahwa manusia diberi kekuatan sesuai kadar kemampuannya. Karena itu, siapa pun yang menapaki jalan kerja keras, cerdas, ikhlas, dan tuntas akan senantiasa mendapat pertolongan-Nya.
Al-Qur’an menegaskan:
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…” (Al-Baqarah: 286)
Untuk menapaki jalan hidup yang penuh amanah, inilah prinsip yang harus kita pegang:
-
Kerja keras berarti berusaha sekuat tenaga, tidak mudah menyerah meski dihadang kesulitan.
-
Kerja cerdas menuntut kita bijak mengelola waktu, pikiran, dan strategi.
-
Kerja ikhlas mengajarkan bahwa semua usaha hendaknya diniatkan karena Allah.
-
Kerja tuntas menegaskan pentingnya menyelesaikan amanah hingga akhir.
Doa berikut bisa menjadi penguat agar kita mampu menjalaninya dengan penuh keberkahan: “Ya Allah, ya Rabb… Karuniakanlah kepada kami semangat, keimanan yang mantap, kesehatan yang prima, lisan yang bermakna, dan pikiran yang bercahaya. Jadikan kami mampu menunaikan tugas hidup, rumah tangga, pekerjaan, dan amanah sosial dengan kerja keras, ikhlas, cerdas, dan tuntas. Semoga setiap langkah kami memberi manfaat. Amin.”
Mari kita awali hari dengan ibadah dan semangat. Dari situ lahir jiwa yang tangguh, hati yang ikhlas, dan prestasi yang gemilang. Semangat lagi, berprestasi lagi, bermanfaat lagi! (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












