Feature

IT Tagar.co Bongkar Jurnalisme Modern: Merayu Google lewat Judul

24
×

IT Tagar.co Bongkar Jurnalisme Modern: Merayu Google lewat Judul

Sebarkan artikel ini
Agus Supriyadi, IT Tagar.co, berbagi strategi canggih agar berita dilirik Google. Kiat sukses ini mencakup pemanfaatan media sosial, teknik penulisan, dan pemilihan waktu publikasi yang tepat.
Agus Supriyadi, IT Tagar.co, berbagi strategi canggih agar berita dilirik Google. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Agus Supriyadi, IT Tagar.co, berbagi strategi canggih agar berita dilirik Google. Kiat sukses ini mencakup pemanfaatan media sosial, teknik penulisan, dan pemilihan waktu publikasi yang tepat.

Tagar.co — Di tengah pertemuan kopi darat jurnalis Tagar.co, Agus Supriyadi, IT Tagar.co, memberikan kiat jitu agar berita bisa dilirik Google. Pertemuan itu bertempat di Hotel Namira Syariah, Surabaya, Jawa Timur, Ahad (3/8/25).

Di Ruang Qatar, Agus mengawali sarannya dengan menyoroti potensi media sosial yang belum tersentuh secara maksimal oleh Tagar.co. “Sasaran yang belum disentuh Tagar.co adalah media sosial,” ungkapnya.

Menurut Agus, media sosial merupakan alat yang sangat efektif untuk menyebarluaskan berita-berita Tagar.co. Agus menilai media sosial bisa terbilang murah, tetapi juga bisa mahal.

Ia menjelaskan, Tagar.co memiliki sumber daya yang mumpuni dan dapat termanfaatkan. Agus menekankan pentingnya TikTok, yang kini menjadi acuan utama bagi generasi muda. “TikTok menjadi acuan anak sekolah, apapun ditanyakan di TikTok,” jelasnya.

Baca Juga: Setahun Tagar.co: Bayi Langsung Berjalan tanpa Merangkak

Baca Juga:  Halalbihalal Spemdalas: Siswa Diajak Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Strategi Jitu

Selanjutnya, Agus membagikan tips khusus untuk para redaktur atau editor dalam menyusun berita yang menarik bagi Google. Ia memperkenalkan rumus PPT atau People, Place, Thing sebagai kunci utama. “Judul harus mengikuti aturan Google. Rumusnya adalah PPT,” tuturnya.

Menurut Agus, rumus ini sangat sesuai dengan algoritma Google terbaru yang cenderung memprioritaskan berita-berita nasional yang spesifik. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam waktu publikasi.

“Usahakan merilis berita pada waktu-waktu strategis, yaitu jam 4 pagi, jam 12 siang, dan 9 malam. Konsistenlah menempatkan berita di jam-jam tersebut,” pesannya.

Untuk berita peristiwa atau breaking news, waktu rilis bisa menyesuaikan dengan kejadian. Agus menambahkan, Google akan membaca fokus dan jati diri suatu situs web, sehingga penting untuk konsisten dalam tema tulisan.

“Jati diri situs web itu penting. Hal inilah yang akan dibaca oleh Google,” tutur Agus.

Baca Juga: Zainul Muslimin: Tagar.co Tidak Sekadar Hidup

Membangun Tulisan Efektif

Agus juga memberikan saran penting terkait gaya penulisan. Ia menyarankan agar jurnalis membuat kalimat yang ringkas dan tidak terlalu panjang.

Baca Juga:  IPM Spemdalas Mengalir Kepedulian di Ramadan lewat Preloved for Love

“Membuat kalimat jangan panjang-panjang, karena 90 persen pembaca menggunakan HP,” tuturnya.

Hal ini berbeda dengan tulisan akademis. Untuk tulisan berita, cukup beberapa kata saja agar tidak bertele-tele. Agus menegaskan, pembaca kini lebih menyukai informasi yang padat dan mudah dicerna, terutama saat mereka mengakses berita melalui perangkat seluler. (#)

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Sayyidah Nuriyah