
PRM Lidah Wetan sudah memilih lima personel pimpinan dari 20 anggotanya yang hadir di pengajian. Hasil rapat sudah dituangkan dalam Berita Acara Rapat.
Tagar.co – Warga Lidah Wetan Surabaya mendirikan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) untuk mendukung dakwah di Kecamatan Lakarsantri.
Hal itu disampaikan oleh Matakup, sesepuh warga Muhammadiyah Lidah Wetan dalam pertemuan Turba LPCR-PM (Lembaga Pengembangan Cabang-Ranting dan Pembinaan Masjid) PDM Kota Surabaya di Masjid Al-Qohhar Jln. Lidah Kulon, Kamis (24/7/2025) malam.
Hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Catur Anang Hutoyo, Sekretaris LPCR-PM Muhammad Syafii dan jajarannya, Ketua PCM Lakarsantri Sugeng Purwanto, para ketua PRM dan anggotanya.
Matakup menjelaskan, pendirian PRM Lidah Wetan ditentukan saat pengajian pada Ahad (13/7/2025) lalu. Pengajian dihadiri 20 orang. Kemudian terpilih lima personel pimpinan yang dilaporkan dalam Berita Acara.
Lima personal Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Lidah Wetan yang ditunjuk itu Matakup, Didit Rowandi, Slamet Andryanto, M. Yunus, dan Siswo Yunarso.
”Saya segera mengirimkan laporan pendirian PRM Lidah Wetan ke PCM Lakarsantri supaya disahkan oleh PDM Kota Surabaya,” tuturnya.
Dia menerangkan, dakwah di Lidah Wetan sudah berlangsung lama lewat pengajian dari rumah ke rumah. Sekitar sepuluh tahun. Kita juga ikut mendirikan Musala Apung dan mengisi pengajiannya.
Tahun 2023, sambungnya, pernah diadakan musyawarah bersama di acara Musycab Lakarsantri. Juga terbentuk personel PRM namun sayangnya tidak ada kelanjutannya. ”Sekarang dengan semangat baru kita kumpulkan lagi untuk segera disahkan pendirian dan susunan personelnya,” tuturnya.
Sekretaris LPCR-PM, Muhammad Syafii, menyampaikan, PCM Lakarsantri ada enam kelurahan. Baru tiga kelurahan berdiri PRM yaitu Lidah Kulon, Lakarsantri, dan Sumurwelut.
”Alhamdulillah sekarang Lidah Wetan sudah siap berdiri sehingga di sini mempunyai empat PRM,” ujarnya.
Kemudian dia bertanya kepada Riyadi dari Kelurahan Jeruk dan Jos Supardi dari Kelurahan Bangkingan kapan mendirikan PRM di lingkungannya.
”Potensi PCM Lakarsantri besar, ada enam kelurahan, kalau semua terbentuk PRM jumlah suaranya makin besar saat Musyda,” katanya.
Riyadi menyampaikan, di lingkungan sudah ada lima keluarga yang siap mendirikan PRM. Kalau semua anggota lima keluarga itu dilibatkan maka sudah ada 15 orang anggota PRM Jeruk.
”Rencana pendirian PRM Jeruk sudah beberapa kali dibahas dalam pengajian. Insyaallah setelah Turba ini kita kumpulkan lagi,” ujarnya.
Senada dengan Jos Supardi dari Bangkingan yang menjelaskan, sudah ada calon lima personel PRM. Mereka kita undang alam pengajian untuk berkomitmen mengurusi PRM Bangkingan.
”Bangkingan ini ada amal usaha pendidikan MI Muhammadiyah 28, memprihatinkan kalau tidak ada PRM-nya,” tandasnya. (#)
Jurnalis Ichsan Mahyuddin Penyunting Sugeng Purwanto












