Feature

Bertabur Hadiah di Workshop Joyful Learning: Meriahkan Semangat Guru TK Aisyiyah Se-Gresik

48
×

Bertabur Hadiah di Workshop Joyful Learning: Meriahkan Semangat Guru TK Aisyiyah Se-Gresik

Sebarkan artikel ini
Para penerima _reward_ pada kegiatan _Workshop Joyful Learning Teaching for Kindergater Teacher_ yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Gresik di SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), Jawa Timur, Sabtu, 24 Mei 2025 (Tagar.co/ \Nadhirotul Mawaddah).

Tidak hanya belajar, para guru KB-TK se-Gresik pulang dengan senyuman dan kenangan manis dari workshop penuh hadiah ini. Dari penghargaan untuk peserta terjauh hingga penanya terbaik, semuanya menjadi energi baru bagi para pejuang pendidikan usia dini.

Tagar.co – Aula SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), Gresik, Jawa Timur, Sabtu (24/5/25), dipenuhi semangat tujuh puluh guru KB-TK Aisyiyah dari seluruh Kabupaten Gresik.

Mereka berkumpul dalam Workshop Joyful Learning Teaching for Kindergarten Teacher yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Gresik, membawa satu semangat: belajar demi memberi yang terbaik untuk anak-anak didik mereka.

Baca juga: Rahasia Joyful Learning: Ketika Guru TK Aisyiyah Gresik Belajar bersama Master Sekolah Berkisah

Sejak pagi, suasana aula sudah penuh energi. Para guru, yang sehari-hari menjadi pejuang pendidikan di tingkat paling awal, berkumpul bukan hanya untuk menimba ilmu, tetapi juga mempererat kebersamaan, menjalin jejaring, dan berbagi pengalaman.

Tapi bukan hanya itu yang membuat suasana hangat. Tepat setelah sesi kedua berakhir, Zahra Imama, S.Pd., selaku pembawa acara, mengumumkan momen yang dinanti-nanti: pemberian hadiah dan penghargaan untuk para peserta. Sontak, hati para guru berdebar.

Baca Juga:  Amplop Kosong di Hari Lebaran

“Reward pertama, yaitu penanya terbaik, diberikan kepada TK Aisyiyah Wringinanom,” ucap Zahra disambut tepuk tangan meriah.

Para peserta menikmati makan siang bersama pada kegiatan _Workshop Joyful Learning Teaching for Kindergater Teacher_ yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Gresik di SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), Jawa Timur, Sabtu, 24 Mei 2025 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah).

Selanjutnya, penghargaan peserta hadir paling awal jatuh kepada Rabi’ah Al Adawiah. Dengan senyum lebar, ia melangkah ke depan diiringi tepuk tangan yang mengapresiasi kedisiplinannya.

Penghargaan untuk pendaftar paling awal diraih Farida Zahriyani dari TK Aisyiyah 42 GBA, Adinda Ayu dari KB 42 GBA, dan Fitria Fatma Ningsih dari KB Cahaya Aisyiyah. Mereka menunjukkan antusiasme sejak awal pendaftaran.

“Peserta paling jauh sudah bisa ditebak, ya? Siapa, nih?” ujar Zahra sambil tersenyum menggoda. Jawabannya: Tri Firdiyanti dari TK Aisyiyah 17 Sangkapura, Pulau Bawean, yang mendapat tepuk tangan panjang dari para peserta.

Tak disangka, TK Aisyiyah 5 Bungah berhasil menjadi sekolah dengan pendaftar terbanyak. “Saya tidak menyangka kami termasuk yang paling banyak mendaftar,” ungkap Khumayah, kepala sekolah TK Aisyiyah 5 Bungah, sembari bangga melangkah bersama timnya ke panggung.

Kategori pemberi review terbaik jatuh kepada Elisyah Susanti dari TK Aisyiyah 49 Driyorejo, yang berhak membawa pulang voucher belanja senilai lima puluh ribu rupiah untuk dibelanjakan di lapak bazar acara.

Baca Juga:  Saf Salat yang Rapat dan Lurus: Disiplin Kecil, Makna Besar
Seluruh peserta berfoto bersama pada kegiatan _Workshop Joyful Learning Teaching for Kindergater Teacher_ yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Gresik di SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb School), Jawa Timur, Sabtu, 24 Mei 2025 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah).

Puncak kejutan datang ketika penghargaan khusus diberikan kepada Iyan Iyanah, kepala KB Walidah 1 Gresik, yang dinilai panitia telah menjadi moderator kegiatan dengan penuh dedikasi.

Workshop ini bukan sekadar acara belajar mengajar. Dalam suasana peringatan milad NA yang ke-94 tahun, para peserta membawa pulang lebih dari sekadar sertifikat: ilmu, keceriaan, kebersamaan, semangat saling mendukung, serta jalinan kekeluargaan yang melekat erat di hati mereka. Sebuah kenangan manis yang akan terus terkenang. (#)

Jurnalis\ Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni