Feature

Bupati Sidoarjo Hadiri Syawalan Foskam: Siap Kawal Muhammadiyah hingga 2030

44
×

Bupati Sidoarjo Hadiri Syawalan Foskam: Siap Kawal Muhammadiyah hingga 2030

Sebarkan artikel ini
Kedatangan Bupati Sidoarjo Subandi di SD Sakri. (Tagar.co/Fairuz Bilah Izzah Hazwani)

Di tengah semarak pentas seni dan kehangatan syawalan guru Muhammadiyah Sidoarjo, Bupati Subandi menyatakan kesiapannya mengawal pendidikan dan organisasi Muhammadiyah di Sidoarjo hingga 2030.

Tagar.co – Semarak syawalan Forum Silaturahmi Kepala Sekolah Madrasah Muhammadiyah (Foskam) SD/MI Kabupaten Sidoarjo tahun ini terasa berbeda. SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) yang menjadi tuan rumah, Sabtu pagi (19/4/2025), tampak semarak dengan tenda besar di lapangan belakang, panggung pertunjukan seni, serta kehadiran istimewa Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dihadiri oleh ratusan guru dan karyawan dari SD/MI Muhammadiyah se-Sidoarjo. Suasana penuh keakraban langsung terasa sejak awal pembukaan oleh Risa Umami, S.Pd., guru pendamping kelas Cambridge, dan R. Gogik Maulana Abdillah, S.T.P., guru TIK SD Sakri.

Baca juga: Dari Senam hingga Dongeng: Cara SD Sakri Ajarkan Nilai Persahabatan

Panggung syawalan tak hanya diisi seremonial, tapi juga berbagai tampilan seni yang menggugah semangat kebersamaan. Mulai dari tahfiz Al-Qur’an, Tari Saman, penampilan instrumen musik, seni bela diri, hingga Tari Garuda Nusantara turut memeriahkan suasana.

Namun, momen paling menyita perhatian adalah ketika rombongan Bupati Sidoarjo tiba. Subandi turun dari mobil dinas dengan senyum lebar dan sapaan hangat. Spontan para peserta berdiri memberi salam.

“Saya senang bisa bersilaturahmi langsung dengan guru dan karyawan Muhammadiyah di Sidoarjo. Ini energi positif untuk membangun sinergi ke depan,” ujarnya.

Bupati Sidoarjo Subandi memberikan sambutan dalam acara syawalan MKKS. (Tagar.co/Fairuz Bilah Izzah Hazwani)

Dalam sambutannya, Subandi menegaskan komitmennya mendukung penuh kiprah Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. “Insyaallah saya akan memberikan kemudahan dalam segala aspek, karena itu bagian dari tugas kita untuk mengawal pendidikan dan organisasi di Sidoarjo agar berjalan baik,” ungkapnya disambut tepuk tangan.

Tak hanya itu, ia juga berjanji membantu percepatan proses perizinan pendidikan yang selama ini kerap menjadi kendala teknis di lapangan. “Saya siap mengawal Muhammadiyah 2025–2030, karena ini bukan sekadar dukungan moral, tapi amanah yang harus dijalankan,” katanya tegas.

Subandi juga menyebut dirinya akan menjalin silaturahmi rutin dengan Muhammadiyah sebagai sarana evaluasi bersama—terkait pendidikan, pelayanan sosial, dan pendirian rumah sakit. “Semua akan berjalan lancar apabila pemerintah dan organisasi dapat bekerja sama dengan baik,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Subandi berharap momentum halalbilhalal ini dapat memperkuat ketakwaan dan mempererat ukhuwah.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan kajian inspiratif dari Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, Dr. KH. Solikhin Fanani, M.PSDM, yang mengajak para guru dan karyawan untuk menata niat dan meningkatkan dedikasi sebagai pendidik. Acara pun ditutup dengan doa bersama yang khusyuk.

Jurnalis Fairuz Bilah Izzah Hazwani Penyunting Mohammad Nurfatoni