Feature

Keutamaan Bersedekah di Bulan Ramadan

33
×

Keutamaan Bersedekah di Bulan Ramadan

Sebarkan artikel ini
Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan bersedekah. Dalam tausiah Subuh di Masjid Baitul Hasanah, seorang pemuda bernama Hamid mengupas keistimewaan sedekah.
Hamid menyempaikan kultum bakda Subuh di Masjid Baitul Hasanah, Perumahan Ambarawa Residence, Pojoksari, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 5 Maret 2025 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah).

Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan bersedekah. Dalam tausiah Subuh di Masjid Baitul Hasanah, seorang pemuda bernama Hamid mengupas keistimewaan sedekah.

Tagar.co – Memanfaatkan hari terakhir libur awal puasa, saya bersama dengan para warga Perumahan Ambarawa Residence melangkahkan kaki untuk salat Subuh berjemaah di Masjid Baitul Hasanah, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/3/25).

Hawa dingin tak menyurutkan langkah saya untuk menapaki jalan menuju Masjid Baitul Hasanah, satu-satunya tempat ibadah di area perumahan Ambarawa Residence.

Baca juga: Pesan Subuh dari Ambarawa: Lima Hal yang Wajib Dilakukan sebelum Terlambat

Pada kultum bakda Subuh, seorang pemuda bernama Hamid memberikan tausiahnya dengan begitu santun. Dalam ceramahnya, dia menerangkan tentang keutamaan bersedekah di bulan Ramadan.

Hamid menuturkan, sedekah berasal dari bahasa Arab sadaqah yang memiliki arti jujur memberi sesuatu dengan ikhlas. Hal ini mengisyaratkan bahwa orang-orang yang bersedekah berarti telah berlaku jujur kepada diri sendiri mengenai kelebihan yang telah diberikan oleh Allah.

Baca Juga:  Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Ego dan Polarisasi, Dorong Persatuan Substantif Berbasis Gagasan dan Amal

Dia kemudian menyitir sebuah Surah Al-Hadid Ayat 18: “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia.”

Hamid mengatakan, bulan Ramadan merupakan ladang amal dan kebaikan. Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan pada bulan ini adalah sedekah. Rasulullah adalah contoh orang yang paling bagus dalam berbuat kebajikan dan menjadi paling baik saat bulan Ramadan.

Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan bersedekah. Dalam tausiah Subuh di Masjid Baitul Hasanah, seorang pemuda bernama Hamid mengupas keistimewaan sedekah.
Semangat anak-anak untuk ikut salat Subuh berjemaah di Masjid Baitul Hasanah, Perumahan Ambarawa Residence, Pojoksari, Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 5 Maret 2025 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah).

Salah satu bentuk sedekah di bulan Ramadan adalah memberi makan saat berbuka. Amalan ini sangat dianjurkan karena pahalanya sangat besar, sebesar pahala orang yang diberi makan tanpa mengurangi pahala orang yang memberi, bahkan hanya dengan memberi sebutir kurma atau seteguk air putih.

Meski begitu, menurutnya, akan lebih utama jika bisa memberi makan yang cukup hingga dapat mengenyangkan perut orang yang berpuasa.

Hadis Nabi Saw yang diriwayatkan oleh At-Tirmizi, Ibnu Majah, Ahmad, dan An-Nasai menerangkan bahwa: “Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.”

Baca Juga:  Ramadan Ceria di KB-TK IT Handayani: Latihan Salat Idulfitri hingga Aksi Berbagi

Keutamaan sedekah di bulan Ramadan adalah pahala yang dilipatgandakan, sebagaimana sebuah hadis yang menyebutkan bahwa: “Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan satu kebaikan di bulan Ramadan maka pahalanya sama dengan pahala melakukan perbuatan yang fardu (wajib) di selain bulan Ramadan. Dan barangsiapa menunaikan satu ibadah wajib pada bulan ini, maka pahalanya seperti menunaikan tujuh puluh kewajiban di bulan lainnya,” terangnya. (#)

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni