Feature

Tujuh Kebiasaan Anak Hebat Warnai Penutupan English Camp SD Musix

55
×

Tujuh Kebiasaan Anak Hebat Warnai Penutupan English Camp SD Musix

Sebarkan artikel ini
Peserta English Camp SD Musix Surabaya melaksanakan sholat Tahajud dilanjutkan sholat Subuh dan tausiah (Tagar.co/Basirun)

Kaur Kurikulum SD Musix Anisa Herawati menguraikan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas oleh Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti.

Tagar.co – Sabtu, 29 Desember 2024, menjadi hari terakhir sekaligus puncak acara English Camp yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya, di Kampung Pare, Kediri, Jawa Timur.

Acara ini ditutup dengan tausiah Subuh yang inspiratif, membahas tentang tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yang menggemakan semangat positif dan membangun karakter para siswa.

Berbeda dari hari-hari sebelumnya, para peserta English Camp tampak lebih bersemangat saat dibangunkan untuk melaksanakan salat Tahajud.

“Ayo bangun salat Tahajud!” seru Arzachel Nicholas Parama, siswa kelas 5-A, sambil membangunkan teman-temannya di kamar lain. Semangat ini mencerminkan antusiasme mereka menyambut hari terakhir kegiatan.

Anisa Herawati, S.Pd.I, penanggung jawab program, didapuk untuk memberikan tausiah Subuh terakhir. Anisa menyampaikan program yang baru saja diluncurkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, yang selaras dengan semangat pembentukan karakter anak bangsa.

“Siapa yang tahu menteri pendidikan kita sekarang?” tanya Anisa, membuka tausiahnya.

“Abdul Mu’ti, Ustazah!” jawab Zidan Warobai, siswa kelas III-ICP, dengan lantang.

Anisa, yang juga menjabat sebagai Kaur Kurikulum, kemudian menguraikan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang digagas oleh Prof. Abdul Mu’ti, yang juga merupakan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Tujuh Pilar Kebiasaan Anak Hebat

Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dimaksud adalah: bangun pagi hari, beribadah, rajin berolahraga, sarapan bergizi, belajar di sekolah, bermain bersama teman, dan tidur cepat.

1. Bangun Pagi. Bagi umat Islam, bangun pagi bukanlah hal yang asing. Anisa menekankan bahwa azan Subuh menjadi pengingat untuk menunaikan ibadah salat.

2. Beribadah

“Insyaallah, bangun pagi dan kebiasaan beribadah akan meningkatkan kedisiplinan, mengelola waktu, mendekatkan individu dengan Allah, serta meningkatkan nilai-nilai etika, moral, spiritual, dan sosial,” ujarnya.

3. Rajin Berolahraga: Olahraga menjadi pilar ketiga yang ditekankan. Anisa menjelaskan bahwa berolahraga tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga mendukung kesehatan mental, meningkatkan potensi diri, dan menanamkan nilai sportivitas.

4. Makanan Sehat dan Bergizi: Konsumsi makanan sehat dan bergizi menjadi kunci pencegahan berbagai penyakit. Anisa menegaskan bahwa menjaga kesehatan fisik merupakan investasi jangka panjang yang penting.

5. Gemar Belajar: Anisa merinci empat keuntungan bagi anak yang gemar belajar, yaitu mengembangkan diri, menumbuhkan kreativitas dan imajinasi, menemukan kebenaran dan pengetahuan, serta membentuk kerendahan hati dan empati.

6. Bermaian Bersama: Kebiasaan ini untuk membangun hidup bermasyarakat yakni perilaku aktif terlibat dalam kegiatan sosial, budaya, atau lingkungan sekitar. Kebiasaan ini penting untuk membangun jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama. (Kebiasaan keenam di naskah asli)

7. Tidur Cepat: “Hayo..! Siapa yang biasa begadang?” tanya Anisa, memancing interaksi.

“Nizam Ustadzah!” celetuk Gilang Romadhon, siswa Kelas V-A, disambut tawa. “Nggak pernah ustadzah, cuma kalau ada bola saja, Ustadzah,” kilah Muhammad Nizam, siswa Kelas VI-C, sambil tersipu.

Anisa, yang sedang menempuh studi S-2, menjelaskan bahwa tidur cepat membawa banyak manfaat, seperti menjaga organ tubuh pulih dan berfungsi optimal, memulihkan mental dan emosional, menjaga keseimbangan antara aktivitas dan ketenangan, serta meningkatkan produktivitas.

Tausiah subuh ini menutup rangkaian English Camp SD Musix dengan pesan yang mendalam. Tujuh kebiasaan anak hebat yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.

Semangat positif dan inspiratif dari English Camp ini diharapkan terus bergaung dalam kehidupan sehari-hari para siswa SD Musix. (#)

Jurnalis Basirun | Penyunting Muhammad Nurfatoni