Feature

Trump Puji Pidato Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB

55
×

Trump Puji Pidato Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, pada Selasa, 23 September 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Dalam forum terbatas yang dihadiri para pemimpin dunia di Dewan Keamanan PBB, Presiden Donald Trump secara terbuka memuji pidato Prabowo Subianto Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB yang dinilainya penuh energi dan keberanian, sembari menegaskan komitmen mengakhiri perang Gaza.

Tagar.co – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pertemuan yang digelar di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, pada Selasa (23/9/2025) tersebut dihadiri terbatas oleh negara-negara yang dipandang dapat membantu mewujudkan proses perdamaian di Timur Tengah.

Selain Indonesia dan Amerika Serikat, hadir pula Emir Qatar Syekh Tamim ibn Hamad Al Thani, Raja Yordania Abdullah II, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly.

Hadir pula Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Persatuan Emirat Arab Syekh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, serta Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Baca juga: Pidato Perdana Prabowo di PBB: Dari Swasembada Beras hingga Komitmen Iklim

Negara-negara tersebut dipandang Presiden Trump memiliki pengaruh besar dan kontribusi nyata bagi upaya perdamaian kawasan.

Baca Juga:  Board of Peace: Tanda Tangan Prabowo Masih Bisa Ditarik

Dalam pengantarnya, Presiden Trump menekankan pentingnya forum ini bagi upaya perdamaian di Timur Tengah. Ia juga menegaskan tekadnya untuk segera menghentikan konflik dan memastikan pembebasan sandera.

“Ini akan menjadi pertemuan yang sangat penting. Pertemuan ini akan mempertemukan para pemimpin besar dari bagian dunia yang sangat penting, yaitu Timur Tengah. Dan kita ingin mengakhiri perang di Gaza. Kita akan mengakhirinya,” ujar Presiden Trump membuka pertemuan, seperti dilaporkan setkab.go.id.

Presiden Trump menambahkan keyakinannya kepada para pemimpin yang hadir. Emir Qatar, Syekh Tamim ibn Hamad Al-Thani, pun menyampaikan terima kasih atas inisiatif Trump.

“Satu-satunya alasan kita berada di sini adalah untuk menghentikan perang dan membawa pulang para sandera. Dan kami mengandalkan Anda dan kepemimpinan Anda juga untuk mengakhiri perang ini dan membantu rakyat Gaza. Situasi di sana benar-benar, benar-benar sangat buruk,” ujar Emir Qatar.

Menutup sesi pengantar, Presiden Trump kembali menekankan bahwa forum ini adalah agenda terpenting dalam rangkaian kegiatannya di PBB.

“Inilah pertemuan yang sangat penting bagi saya karena kita akan mengakhiri sesuatu yang seharusnya mungkin tidak pernah terjadi. Terima kasih banyak, semuanya. Kami sangat menghargainya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pola Firaun dalam Politik Modern

Pertemuan ini menandai langkah diplomatik penting yang diharapkan mampu menghasilkan kesepakatan konkret bagi penghentian konflik, pembebasan sandera, serta pemulihan kehidupan damai di Gaza dan kawasan Timur Tengah.

Juga dibahas rencana perdamaian untuk Gaza, termasuk dukungan pembangunan kembali setelah gencatan senjata tercapai. Pada kesempatan ini Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk mendukung upaya perdamaian, termasuk pengiriman pasukan perdamaian guna stabilisasi situasi di Gaza.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di Ruang Konsultasi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, pada Selasa, 23 September 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Trump Puji Pidato Prabowo

Di tengah jalannya forum, suasana hangat sejenak terasa ketika Presiden Trump secara khusus memberikan apresiasi kepada Prabowo. Tidak hanya berbicara soal pentingnya forum, Trump juga melontarkan pujian terbuka terhadap gaya Prabowo yang dinilai penuh ketegasan dan energi.

“Anda juga, sahabatku. Pidato yang hebat. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan mengetukkan tangan di meja itu. Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa. Terima kasih banyak,” ujar Presiden Trump sambil menoleh ke arah Presiden Prabowo.

Pernyataan itu sontak menjadi sorotan. Pidato Prabowo di Sidang Majelis Umum Ke-80 PBB sebelumnya memang dinilai penuh daya, dengan ketegasan yang mencuri perhatian.

Baca Juga:  Din Syamsuddin Nilai Board of Peace sebagai Nekolim Gaya Baru

Bagi Trump, ketukan tangan Prabowo di meja bukan sekadar gestur, melainkan simbol keberanian menyuarakan keadilan di forum internasional.

Bagi para hadirin, momen itu menghadirkan suasana cair di tengah diskusi serius tentang Gaza. Pengakuan terbuka dari Presiden Amerika Serikat terhadap pemimpin Indonesia yang baru pertama kali tampil di sidang umum PBB menegaskan posisi strategis Indonesia dalam diplomasi global.

Apresiasi itu bukan hanya pujian pribadi, tetapi juga cerminan pengakuan dunia atas peran Indonesia sebagai suara penting dalam menjaga perdamaian.

Senyum yang mengiringi kata-kata Trump menjadi tanda bahwa di balik ketegangan isu internasional, ada penghargaan tulus atas keberanian dan ketegasan yang ditunjukkan Presiden Prabowo Subianto.

Kehormatan lain juga tampak dari urutan ke-3 yang diberikan kepada Presiden Prabowo dalam Sidang Majelsi Umum Ke-80 PBB. Posisi ini menegaskan Indonesia sebagai jembatan antara Utara dan Selatan, Barat dan Timur, sekaligus penghubung kepentingan negara-negara besar dan berkembang dalam mencari solusi atas berbagai persoalan global. (#)

Mohammad Nurfatoni