Feature

Tiga Hal Perlu Ditingkatkan di Bulan Ramadan

28
×

Tiga Hal Perlu Ditingkatkan di Bulan Ramadan

Sebarkan artikel ini
Ustadz Phisca saat mengisi Pengajian (Ahad/23/2/2025)(Tagar.co/Rizco Ardian)
Ustadz Phisca saat mengisi Pengajian Ahad pagi (Ahad/23/2/2025) (Tagar.co/Rizco Ardian)

Tiga hal perlu ditingkatkan di bulan Ramadan menjadi materi kajian Masjid Salman Al Farisi Diren, Kulon Progo. Dalam kesempatan itu, pemateri juga mengisahkan pengalaman puasa selama di Korea Selatan.

Tagar.co – Pagi itu, Ahad (23/2/2025) ada yang berbeda dari Pengajian Ahad pagi di Masjid Salman Al Farisi Diren, Kelurahan Pandowan, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Jika biasanya pengajian Ahad pagi diisi dengan tanggapan renyah gelak tawa dari jemaah, kali ini mereka khusyuk dan larut dalam menyimak materi. Hadir pagi itu sebagai narasumber adalah Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Ir. Phisca Aditya Rosyady, M.Sc.

Pengajian dimulai dengan lantunan selawat dan qasidah dari Alakadar. Selanjutnya pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta sambutan dari Takmir Masjid dan perwakilan Kelurahan Pandowan.

Takmir Masjid Salman Al Farisi, Rujito, S.Pd.I., M.Pd, mengajak jemaah untuk lebih semangat dalam menghadiri majelis ilmu atau pengajian di bulan Ramadan tahun ini. Karena ditakutkan tidak dapat menemui bulan Ramadan tahun depan.

Baca Juga:  Tiga Syukur yang Jarang Diucapkan Manusia

Sementara itu, Poniman, mewakili pak Lurah Pandowan juga menyampaikan kepada jemaah untuk semakin semangat datang ke masjid dan beribadah kepada Allah SWT.

Usai sambutan dari takmir masjid dan kelurahan, Ir. Phisca memulai pengajian dengan salam dan ucapan hormat. Anggota Lembaga Pengembangan Ranting dan Cabang (LPCR) Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut menyampaikan tiga hal penting yang harus ditingkatkan di bulan Ramadan.

Pertama, bulan Ramadan adalah kesempatan untuk meningkatkan iman. Menurutnya, puasa adalah salah satu ibadah rahasia antara hamba dan Allah SWT. Urusan hamba yang langsung dieksekusi oleh Allah.

Ustadz Phisca juga menceritakan sedikit pengalamannya saat menempuh studi di Korea Selatan. Suatu ketika dia diajak oleh seorang profesor untuk makan siang. Dengan halus, ia pun menolak karena saat itu sedang menjalankan puasa ramadan.

Namun profesor tetap berusaha mengajak ustadz Phisca dengan mengatakan. “Phisca, Tuhanmu kan ada di Indonesia,” ujarnya menirukan perkataan sang Profesor. Syukurlah, ajakan itu tetap bisa ditolak oleh Ir. Phisca.

Khidmatnya jemaah menyimak pengajian (Ahad/23/2/2025)(Tagar.co/Tito Restu Tantowi)
Khidmatnya jemaah menyimak pengajian (Ahad/23/2/2025)(Tagar.co/Tito Restu Tantowi)

Ramadan Bulan Tarbiyah

Kedua, Ramadan bulan peningkatan ilmu. Bulan tarbiyah, karena banyak majelis ilmu diselenggarakan. “Maka, akan sangat merugi jika kita tidak menggunakan kesempatan itu untuk meningkatkan ilmu di bulan puasa,” tuturnya.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SD Muri Semarakkan Pawai Ramadan, Tebar Siar di Jalan Sunan Giri

Ketiga, bulan peningkatan amal. Ustadz Phisca mengingatkan kepada seluruh jamaah agar selama bulan Ramadan jangan sampai melewatkan momentum beramal saleh.

“Mari beramal saleh sebanyak-banyaknya dengan ikhlas. Menzakati harta, hewan peliharaan, sawah, perkebunan, dan sebagainya. Semoga dengan mendekatnya kita kepada Allah, maka Allah mudahkan kita untuk bersedekah,” ungkapnya.

Di akhir kajian, Ustadz Ir. Phisca mengingatkan kepada jemaah untuk senantiasa bersyukur karena bisa melaksanakan ibadah puasa ramadan di negara Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Di sini makanan halal dan toyib mudah didapat. Waktu berpuasa juga relatif sama dan tidak panjang, majelis taklim tersebar. Selain itu banyak teman juga sedang melaksanakan ibadah puasa. Hal itu tidak bisa dirasakan oleh saudara kita di negara lain, khususnya yang penduduk muslimnya minoritas,” ucap Dosen Fakultas Teknik UAD ini.

Mulai Ahad (23/2/2025) selama bulan Ramadan hingga Ahad (30/3/2025), Masjid Salman Al Farisi akan mengadakan pengajian setiap akhir pekan. Selain itu akan ada kegiatan ngaji untuk anak-anak yang diisi oleh muda-mudi Diren dan mubaligh hijrah. Harapannya, bulan Ramadan dapat diisi dengan kegiatan menimba ilmu-ilmu Allah. (#)

Baca Juga:  Cahaya Menyala di Giri Kebomas, Masjid At-Taqwa Bersiap Sambut Ramadan

Jurnalis Sary Nur Handayani Penyunting Nely Izzatul