Tagar.co — Cahaya lampu gantung membentang rapi di atas pelataran Masjid At-Taqwa Giri Kebomas, Gresik, Jawa Timur, memancarkan nuansa kuning hangat yang menyelimuti halaman luasnya. Dari kejauhan, suasana itu menyerupai ruang perjamuan terbuka yang siap menyambut tamu istimewa: bulan suci Ramadan.
Meski Ramadan 1447 belum tiba, denyut persiapan sudah terasa kuat di lingkungan Giri, Kebomas. Masjid dua lantai dengan lengkung arsitektur yang khas tampak bersih dan terang. Pepohonan di sepanjang pagar tertata rapi, menambah kesan teduh dan bersahaja, sementara halaman berpaving luas menjadi ruang pertemuan warga yang menanti datangnya bulan penuh berkah.
Baca juga: Masjid At-Taqwa Giri Siapkan Ramadan Lebih Hidup, Tarawih hingga Kajian Intensif Digelar
Persiapan dilakukan secara bertahap. Sistem penerangan diperkuat untuk mendukung kenyamanan jemaah saat salat tarawih dan tadarus malam hari. Area sekitar masjid juga dibersihkan dan ditata ulang melalui kerja bakti bersama, mencerminkan semangat gotong royong yang lekat dalam kehidupan warga setempat.
“Setiap tahun memang kami memasang lampu seperti ini, tetapi rasanya selalu berbeda. Ada semangat baru setiap menyambut Ramadan,” ujar H. Ali Hamidi, salah satu takmir Masjid At-Taqwa Giri Kebomas.
Menurutnya, penambahan pencahayaan tidak hanya untuk memperindah tampilan masjid, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jemaah, terutama anak-anak dan lansia yang datang beribadah pada malam hari.
Hal serupa disampaikan Luthfiyanah, salah satu jemaah yang tinggal tak jauh dari masjid. “Kalau lampunya sudah terpasang seperti ini, rasanya hati ikut hangat. Jadi makin tidak sabar menunggu tarawih pertama,” katanya, Ahad (15/2/26).
Bagi masyarakat Giri, Ramadan bukan sekadar ritual tahunan. Bulan suci menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperbanyak ibadah, sekaligus menghidupkan masjid sebagai pusat kegiatan umat. Saf-saf salat yang semakin rapat, lantunan ayat suci selepas Isya, hingga tradisi berbagi takjil di pelataran masjid menjadi rangkaian kebersamaan yang selalu dinanti.
Gemerlap lampu di halaman Masjid At-Taqwa malam itu seolah menjadi penanda bahwa Ramadan kian dekat. Warga pun bersiap, bukan hanya secara fisik lewat pembenahan lingkungan, tetapi juga dengan hati yang penuh harap menyambut keberkahan bulan suci 1447 Hijriah. (#)
Jurnalis Abdul Rokhim Ashari Penyunting Mohammad Nurfatoni