Feature

Sambut Ramadan, Guru dan Karyawan SD Almadany Jalani Cek Kesehatan Gratis

78
×

Sambut Ramadan, Guru dan Karyawan SD Almadany Jalani Cek Kesehatan Gratis

Sebarkan artikel ini
Koordinator UKS SD Almadany Nur Annisa, mengawal langsung pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) bagi guru dan karyawan di Gazebo Jati, Kamis (12/2/2026). (Tagar.co/Eli Syarifah)

Sebanyak 35 guru dan karyawan SD Almadany Kebomas, Gresik, mengikuti cek kesehatan gratis dari Puskesmas Kebomas sebagai langkah preventif menjaga kebugaran menjelang Ramadan.

Tagar.co – Menjelang datangnya bulan Ramadan, suasana di Gazebo Jati SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026), tampak berbeda.

Sebanyak 35 guru dan karyawan mengikuti program cek kesehatan gratis (CKG) dari Puskesmas Kebomas sebagai ikhtiar menjaga kebugaran sebelum memasuki bulan ibadah.

Baca juga: Ikwam SD Almadany Bekali Wali Murid Tuntunan Puasa Ramadan sesuai Sunah

Koordinator UKS SD Almadany, Nur Annisa, S.Pd, menerangkan, kegiatan ini menjadi bagian dari layanan jemput bola Puskesmas Kebomas untuk mendeteksi dini potensi penyakit, mencegah risiko gangguan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup di semua usia.

Menuutnya pemeriksaan kesehatan ini penting sebagai langkah preventif.

“CKG ini bertujuan mendeteksi dini penyakit, mencegah risiko kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup menuju Indonesia sehat,” ujarnya.

Annisa—sapaan akrabnya—berharap seluruh guru dan karyawan dapat menjaga kondisi fisik agar tetap prima dalam memberikan pelayanan terbaik kepada murid dan wali murid, terlebih menjelang Ramadan yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

Baca Juga:  19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid
Guru dan karyawan SD Almadany mengikuti rangkaian cek kesehatan gratis (CKG) yang meliputi pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah, berat badan, serta tes gula darah di Gazebo Jati. (Tagar.co/Eli Syarifah)

Tiga petugas dari Puskesmas Kebomas, yakni Nikmatuz Zahroh, Amd.Kep., Nana Prihatin, AMAK, dan Siti Aminah, Amd.Keb., hadir dengan sigap.

Mengenakan kemeja cokelat dan jilbab bermotif bunga senada, ketiganya membagi tugas secara sistematis, mulai dari pendaftaran, pengecekan berat badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, hingga wawancara riwayat kesehatan.

Bagi Nikmatuz Zahroh, kegiatan di SD Almadany bukan hal baru. Selain beberapa kali terlibat dalam agenda BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah), putranya, M. Ardan, merupakan alumni angkatan kedua sekolah tersebut. Ia mengaku merasa terhormat dapat bertugas memeriksa kesehatan para guru di almamater sang putra.

“Ini tugas mulia. Kami senang bisa melayani para guru, para pendidik anak bangsa,” ungkapnya.

Proses pemeriksaan berlangsung tertib. Guru dan karyawan menyerahkan KTP serta mengisi daftar hadir sebelum mengikuti rangkaian cek kesehatan. Mereka bergantian menyesuaikan jadwal istirahat kelas agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan lancar.

Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., menyambut baik layanan kesehatan yang langsung menyasar sekolah. Menurutnya, kesehatan guru dan karyawan menjadi fondasi utama terciptanya layanan pendidikan yang optimal.

Baca Juga:  52 Siswa SD Almadany Mengikuti TKA 2026

“Menjelang Ramadan, tubuh yang sehat dan prima sangat diperlukan agar ibadah dapat dijalankan secara maksimal,” ujarnya.

Melalui langkah sederhana namun strategis ini, SD Almadany menunjukkan bahwa kesiapan menyambut Ramadan tidak hanya soal spiritualitas, tetapi juga ikhtiar menjaga kesehatan sebagai bagian dari tanggung jawab profesional dan ibadah. (#)

Jurnalis Eli Syarifah Penyunting Mohammad Nurfatoni