Feature

52 Siswa SD Almadany Mengikuti TKA 2026

95
×

52 Siswa SD Almadany Mengikuti TKA 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan motivasi dan pengarahan teknis kepada siswa kelas VI sebelum mengikuti TKA, Senin (27/4/2026).

Sebanyak 52 siswa mengikuti TKA berbasis CBT dengan penuh kesiapan, menandai komitmen sekolah dalam mencetak lulusan unggul dan berintegritas.

Tagar.co — Sebanyak 52 siswa kelas VI SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kebomas, Gresik, Jawa Timur, mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung dua hari, Senin–Selasa (27–28 April 2026).

Ujian yang menjadi barometer capaian kompetensi lulusan ini berlangsung tertib dan lancar, diikuti seluruh siswa kelas akhir sebagai bagian dari asesmen nasional.

Baca juga: Serius Hadapi TKA, Siswa SD Almadany Ikuti Tryout CBT FGM Jatim

Pelaksanaan TKA berbasis komputer (computer-based test/CBT) dipusatkan di ruang kelas VI Ibnu Al-Haytham. Ujian dibagi dalam tiga sesi setiap hari, dimulai pukul 07.00 hingga 13.15 WIB. Setiap sesi berlangsung selama 105 menit, terdiri atas 10 menit latihan soal, 75 menit pengerjaan soal utama, serta 20 menit survei karakter.

Pada hari pertama, siswa mengerjakan mata pelajaran Matematika. Disusul Bahasa Indonesia di hari kedua. Kedua mata pelajaran ini menjadi representasi utama pengukuran kompetensi numerasi dan literasi peserta didik.

Baca Juga:  Murid SD Almadany Panen Telur Asin Hasil Proyek STEM

Sebelum ujian dimulai, para siswa mengikuti salat duha, doa bersama, serta mendapatkan motivasi dari guru. Suasana yang kondusif ini turut mendukung kelancaran setiap sesi tanpa kendala teknis.

Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya keseriusan siswa dalam mengerjakan soal. Ia mengingatkan bahwa meskipun berbentuk pilihan ganda, TKA memiliki variasi tipe soal yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman mendalam.

“TKA ini bukan sekadar ujian biasa. Kerjakan dengan sungguh-sungguh dan jangan meremehkan soal,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa TKA merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2025/2026. Hasil tes ini berfungsi sebagai data diagnostik bagi sekolah, rapor mutu bagi pemerintah daerah, serta menjadi referensi objektif dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP.

Keberhasilan pelaksanaan TKA di SD Almadany tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan sejak awal tahun ajaran. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Maulidyah Firdausi, S.Pd., mengungkapkan bahwa sekolah telah mengadakan berbagai program pendampingan, mulai dari pembinaan intensif di kelas, dua kali try out bersama Forum Guru Muhammadiyah (FGM) PWM Jawa Timur, try out di Spemutu, try out mandiri, hingga gladi bersih sebelum pelaksanaan TKA.

Baca Juga:  Siswi SD Almadany Raih Predikat Hafalan Terbanyak di Wisuda Tahfiz VI BTC

Salah satu peserta, Deswita Ayu Putri dari kelas VI Ibnu Al-Haytham, mengaku lebih percaya diri menghadapi ujian. Ia merasakan soal TKA kali ini lebih mudah dibandingkan saat try out.

“Latihan rutin dan dukungan dari orang tua serta guru sangat membantu. Jadi lebih siap,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan TKA yang terstruktur dan terencana, SD Almadany menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berintegritas, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik mencatat terdapat empat sekolah yang tidak mengikuti TKA tahun ini. Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik, Sunikan, menjelaskan bahwa ketidakhadiran tersebut bukan disebabkan kendala teknis, melainkan faktor administratif.

“Sekolah-sekolah tersebut masih tergolong baru dan belum memiliki siswa kelas VI,” jelasnya.

Berdasarkan data Dispendik Gresik, dari total 467 SD yang terdiri atas 389 sekolah negeri dan 78 swasta, empat sekolah yang belum mengikuti TKA 2026 adalah SD NU An-Nur (Sangkapura/Bawean), SD Insar Mulia (Menganti), SD Al Furqon 3 (Driyorejo), dan SD Islam Subulussalam (Wringinanom).

Baca Juga:  Tinjau Hari Pertama TKA SMP, Mendikdasmen Tekankan “Jujur dan Gembira”

Pelaksanaan TKA tahun ini menjadi salah satu langkah konkret dalam memetakan kualitas pendidikan dasar, sekaligus mengantar para siswa menapaki jenjang pendidikan berikutnya dengan lebih percaya diri. (#)

Jurnalis Mahfudz Efendi Penyunting Mohammad Nurfatoni