Feature

Sosok Bocah 8 Tahun Siswa Mugeb School Ciptakan Buku

37
×

Sosok Bocah 8 Tahun Siswa Mugeb School Ciptakan Buku

Sebarkan artikel ini
Sosok bocah 8 tahun siswa Mugeb School mengejutkan sang wali kelas. Ia membawa kabar bahagia tentang peluncuran buku cerita bergambar perdananya. 
Kinar Athaya Fakhrizalni menunjukkan buku cerita bergambar perdananya berjudul “Gaun Ajaib Putri Lila”. (Tagar.co/Sayyidah Nuriyah)

Sosok bocah 8 tahun siswa Mugeb School mengejutkan sang wali kelas. Ia membawa kabar bahagia tentang peluncuran buku cerita bergambar perdananya.

Tagar.co – Namanya Kinar Athaya Fakhrizalni. Senyum lebar tergaris jelas di wajah bocah berusia 8 tahun ini usai sukses menerbitkan buku bergambar pertamanya.

Siswa kelas II SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb School) tersebut menulis cerita sekaligus menggambar sendiri ilustrasinya. Ia memberi judul “Gaun Ajaib Putri Lila”.

Kinar dengan ceria khasnya menceritakan awal mula debutnya sebagai penulis cilik. “Ada acara bikin buku. Terus aku ikut. Aku tau info acara itu dari mama,” terangnya, Selasa (18/2/2025) siang.

Dari acara yang digagas Niskala Kids Book Club itulah ia mulai berlatih menjadi penulis. Pelatihannya berlangsung secara daring melalui Zoom di rumah masing-masing.

“Dapat pelajaran mau bikin cerita gimana. Lalu aku merangkai cerita. Aku tulis di kertas. Mama yang bantu mengetik di laptop,” jelas perempuan kelahiran 16 Januari ini.

Ia beruntung pelatihannya termasuk paket komplit. Tak sekadar belajar menulis, tapi juga menggambar sesuai tulisannya.

Baca Juga:  Enam Guru Mugeb Lolos Wardah Inspiring Teacher Gen 8

“Belajar menggambar tokoh di buku. Jadi gambarnya aku gambar sendiri,” ujarnya sambil menunjukkan buku cerita bersampul istana tersebut.

Pasalnya, Kinar memang hobi menggambar dan mewarnai pakai krayon. Ia juga mengakui suka menulis cerita.

Sosok bocah 8 tahun siswa Mugeb School mengejutkan sang wali kelas. Ia membawa kabar bahagia tentang peluncuran buku cerita bergambar perdananya.
Kinar (ketiga dari kanan atas) bersama peserta lain menunjukkan buku bergambar karya mereka. (Tagar.co/Istimewa)

Ide Cerita

Putri semata wayang dari pasangan Karina Rahma Pratitasari dan Yanuar Fakhrizalni ini lantas membagikan cerita yang ia tulis.

“Dia, Putri Lila, mau pergi ke pesta tapi gak bisa karena pas mau buka lemari ada seekor tikus yang merusak bajunya,” ujarnya mengawali bercerita dengan ekspresi sedih.

“Dia sedih. Datanglah peri. Perinya membantu Putri Lila! Putri Lila dia ajak ke rumahnya. Peri membuatkan bajunya. Putri Lila senang, deh!” imbuh bocah 8 tahun ini.

Saat ditanya dari mana datangnya ide cerita tersebut, Kinar menyatakan ide itu tiba-tiba muncul begitu saja di pikirannya. Alhasil, buku setebal 12 halaman berhasil ia luncurkan bersama 10 peserta lainnya se-Kabupaten Gresik berusia 5-10 tahun.

Ia benar-benar berjuang untuk bisa sukses menyelesaikan karya pertamanya. Mengingat acara ini berlangsung secara daring, Kinar yang masih duduk di kelas II pun bergegas mengikuti ritme jadwal yang panitia tentukan.

Baca Juga:  Jelajah Penuh Tantangan Warnai Malam Mugeb on Scout Camp 2026

“Aku hampir ketinggalan pas menulis cerita. Aku berusaha mengejar, menggambar dengan cepat. Sampai-sampai mama sempat membantuku mewarnai,” imbuhnya.

Buku Perdana

Kinar bersyukur atas capaian ini. “Ini pertama kali aku menulis buku. Aku mau menulis buku lagi,” ujarnya sambil mengangguk semangat.

Kinar semakin senang karena ia tidak sendirian meluncurkan buku bertajuk “Pameran Buku Karyaku” di ajang yang sama. Teman sekelas dan kakak kelasnya di Mugeb School juga sukses meluncurkan buku perdana mereka, Ahad (16/2/2025).

Peluncuran buku ini bertempat di Perpustakaan Kabupaten Gresik dan Car Free Day. Acaranya juga tersiar secara online melalui Live Instagram Niskala.kbc.

Teman sekelasnya, Dira Aisyah Al Chandra, menulis dan mengilustrasikan buku berjudul “Mencari Cat Lukis”. Sedangkan Erinasheza Hisgawashifa menulis dan mengilustrasikan buku berjudul “Beli Mainan, Yuk!”. Sementara Aisyah Nur Salsabila menulis dan mengilustrasikan buku berjudul “World Without Colours”.

Capaian ini memantik syukur dan bangga pada segenap keluarga besar Mugeb School. Seperti kata Wali Kelas II Nur Fadhilah, S.Pd.

Baca Juga:  Ngopi sambil Sinkronisasi Odskop dan Simkopdes, KDMP Blitar Perkuat Transparansi

Dhila, sapaan akrabnya, mengucap Hamdalah dan turut berbahagia atas peluncuran buku siswa di kelasnya. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni