
Selama 10 hari, santri Maskumambang membersamai proses belajar siswa SD Muri melalui dakwah dan keteladanan. Momen pelepasan pun berlangsung haru, hangat, dan sarat nilai pendidikan.
Tagar.co — Tangis haru, tepuk tangan, dan senyum kebanggaan berpadu di Masjid At-Taqwa Giri, Kamis (22/1/2026). Seluruh siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas melepas 11 santri MA YKI Maskumambang yang telah menuntaskan pengabdian mereka dalam Pekan Dakwah Santri.
Selama 10 hari, para santri putra tersebut membersamai aktivitas belajar siswa kelas I–VI SD Muri. Mengusung tema “Cerdas Intelektual, Cerdas Sosial: Dakwah untuk Perubahan”, kehadiran mereka menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih hidup, komunikatif, dan sarat keteladanan.
Baca juga: Belajar Lesson Design, Tiga Guru SD Muri Ikuti Teacher Laboratory Conference
Kepala SD Muri, Riza Agustina Wahyu Setyawati, S.Pd., M.Pd., secara resmi melepas para santri di hadapan seluruh siswa dan guru. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi dedikasi para santri yang tidak hanya berdakwah lewat tutur kata, tetapi juga melalui sikap, kedisiplinan, dan cara berinteraksi.
“Para santri telah memberi contoh nyata bagaimana ilmu dan akhlak berjalan beriringan. Anak-anak belajar banyak dari keteladanan yang mereka lihat setiap hari,” ujarnya.

Turut hadir Guru Pamong MA YKI Maskumambang, Mujibatul Firdaus, S.Pd.I. Dalam pesan pelepasannya, ia berpesan agar pengalaman berdakwah di SD Muri menjadi bekal berharga bagi para santri dalam menapaki masa depan.
“Jangan pernah melupakan SD Muri. Di sinilah kalian belajar langsung di tengah komunitas sekolah, mengasah kepekaan sosial, dan mempraktikkan dakwah secara nyata. Tetap jaga silaturahmi meskipun tugas telah usai,” pesannya dengan nada haru.
Perwakilan santri, Panji Akbar Alam, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang mereka terima. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme serta keberagaman karakter siswa SD Muri yang membuat pengalaman dakwah terasa bermakna.
“Terima kasih telah memberi kami ruang untuk belajar dan berdakwah. Kami mohon maaf apabila selama berinteraksi terdapat kekhilafan,” tuturnya.

Menjelang akhir acara, suasana semakin hangat ketika para santri memutar video dokumentasi kegiatan selama Pekan Dakwah Sari. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh memenuhi masjid saat siswa-siswi melihat momen kebersamaan mereka tampil di layar.
Acara ditutup dengan penyerahan album foto kenang-kenangan yang berisi potret kebersamaan dan keceriaan selama kegiatan berlangsung—sebuah jejak visual yang diharapkan menjadi pengikat silaturahmi antara SD Muri dan MA YKI Maskumambang. (#)
Jurnalis Mila Sopia Penyunting Mohammad Nurfatoni












