
Sekda Gresik Achmad Washil menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang lomba, melainkan momentum untuk menanamkan semangat Qur’ani yang hidup di sekolah, rumah, dan ruang sosial warga Muhammadiyah Gresik.
Tagar.co – Gemuruh tepuk tangan menggema di halaman Perguruan Muhammadiyah Cerme, Gresik, Sabtu malam (11/10/2025). Di bawah pancaran lampu dan lantunan ayat suci, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, naik ke panggung mewakili Bupati Gresik untuk membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-5 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik.
Sebelum memberikan sambutan, Achmad Washil menerima syal batik Nogogiri—kain khas kebanggaan Gresik—dari Sekar Batik Cerme. Dengan langkah tenang dan senyum ramah, ia menyapa para peserta, dewan juri, serta tamu undangan yang memadati area acara.
Baca juga: MTQ PDM Gresik: Berkompetisi dengan Gembira, Bergembira dengan Al-Qur’an
“Selamat atas pelaksanaan MTQ ke-5 oleh Muhammadiyah,” ujarnya membuka sambutan. “Semoga pelaksanaannya berjalan lancar tanpa hambatan, dan lahir juara-juara terbaik yang dapat membawa nama Kabupaten Gresik ke tingkat provinsi bahkan nasional.”
Namun bagi Sekda Achmad Washil, ajang MTQ bukan semata perlombaan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini harus menjadi ruang untuk menanamkan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini tidak sekadar MTQ-MTQ-an, tetapi benar-benar menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya penuh penekanan.
Dengan gaya komunikasinya yang hangat, ia juga menyelipkan humor ringan. “Walaupun peserta yang tampil banyak yang tidak muda lagi,” katanya sambil tersenyum, “mudah-mudahan semangat mereka bisa menular ke anak-anak muda Muhammadiyah di seluruh Gresik.”

Semangat Juara dan Dukungan Pemkab
Achmad Washil menyinggung prestasi membanggakan tahun sebelumnya, ketika Gresik berhasil menjadi juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur. Ia menyebut capaian itu harus menjadi semangat yang diwariskan ke penyelenggaraan tahun ini.
“Ada sembilan kategori lomba, termasuk satu kategori baru. Mudah-mudahan para pemenang nanti bisa berjuang di tingkat provinsi tahun 2026 mendatang,” katanya.
Ia juga mengonfirmasi bahwa Gresik akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur pada 2026. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik, tegasnya, akan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan seperti ini.
“Pemerintah Kabupaten Gresik mensupport penuh agar pelaksanaan berjalan lancar dan sukses,” tambahnya.

Gong Pembuka dan Semangat yang Menggema
Dengan penuh khidmat, Sekda Achmad Washil menutup sambutannya dengan kalimat yang menjadi penanda dimulainya ajang bergengsi ini.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-5 PDM Gresik resmi dibuka,” serunya.
Sekejap kemudian, dentuman gong menggema di seluruh area Perguruan Muhammadiyah Cerme. Sorak dan tepuk tangan para peserta, dewan juri, serta tamu undangan menyambutnya dengan antusias.
Malam itu, MTQ KLe-5 PDM Gresik bukan sekadar perhelatan seremonial. Ia menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen umat dalam memuliakan Al-Qur’an, sekaligus menghidupkan semangat dakwah yang menyejukkan dari bumi Gresik. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












