Feature

Sabet Juara Madya, PMR SMP Meka Tunjukkan Kepedulian dan Ketangkasan

70
×

Sabet Juara Madya, PMR SMP Meka Tunjukkan Kepedulian dan Ketangkasan

Sebarkan artikel ini
Peserta Balaraja XII tahun 2025, Ahad (22/6/2025). (Tagar.co/Aniwati)

Dengan latihan berbulan-bulan, tim PMR SMP Muhammadiyah 6 Krian meraih juara Madya dalam Balaraja XII. Bukan sekadar lomba, ini adalah ruang pembentukan karakter dan kepedulian sosial pelajar.

Tagar.co – Mentari belum tinggi saat suara riuh para pelajar dari berbagai penjuru Jawa Timur memenuhi halaman SMKN 3 Buduran, Sidoarjo, Ahad pagi, 22 Juni 2025. Mereka datang untuk mengikuti ajang tahunan bergengsi Balaraja XII, kompetisi Palang Merah Remaja (PMR) Madya tingkat provinsi yang tahun ini diikuti oleh 35 kontingen sekolah.

Di tengah semangat yang menyala-nyala itu, hadir para siswa dari SMP Muhammadiyah 6 Krian (SMP Meka) dengan dua tim terbaik yang telah dipersiapkan berbulan-bulan sebelumnya.

Baca juga: Dari Arab Gundul hingga Wayang Berbahasa Inggris: Potret Pendidikan Inovatif di SMP Meka

Dengan seragam PMR yang rapi dan langkah percaya diri, enam siswa pilihan sekolah itu siap bersaing, tak hanya demi prestasi, tetapi juga demi misi sosial yang mereka bawa.

Sejak pukul 06.00 WIB, para peserta menjalani serangkaian agenda yang padat. Mulai dari registrasi ulang, pembukaan, hingga berbagai lomba yang berlangsung hingga petang. SMKN 3 Buduran bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sidoarjo dalam menggelar kegiatan ini sebagai ajang untuk mengasah keterampilan di bidang kepalangmerahan, kepemimpinan, serta kepedulian sosial antar pelajar se-Jawa Timur.

Baca Juga:  PCA Krian Bagikan Sayur Segar Usai Kajian Bulughul Maram

Bagi tim dari SMP Meka, lomba ini adalah panggung unjuk kemampuan sekaligus ujian atas latihan intensif yang mereka jalani selama hampir sebulan. Mereka mengikuti beragam cabang lomba, dari Gerakan Kepalangmerahan, Pertolongan Pertama, Kesehatan Remaja, hingga Donor Darah Siswa. Tak ketinggalan cabang kreatif seperti jurnalistik dan desain poster, yang menuntut kombinasi antara logika dan estetika.

Team PMR SMP Meka dalam Balaraja XII tahun 2025. Minggu (22/6/2025). (Tagar.co/Aniwati)

Kerja keras itu pun berbuah manis. Kedua tim SMP Meka sukses menyabet gelar Juara Madya, prestasi yang menjadi bukti bahwa dedikasi dan latihan yang konsisten tidak pernah mengkhianati hasil.

“Kami bersyukur atas pencapaian ini. Anak-anak sudah menunjukkan semangat belajar, kerja sama tim, dan dedikasi yang tinggi,” ungkap Moch. Fendra Ananda H., pembina PMR SMP Meka, dengan mata berbinar. “Kemenangan ini bukan hanya soal piala, tapi bagaimana mereka belajar mengembangkan diri, bekerja sama, dan berkontribusi untuk sesama.”

Fendra menegaskan, PMR bukan sekadar organisasi ekstrakurikuler, tetapi wadah pembentukan karakter yang kuat. Ia berharap para anggota PMR di sekolahnya kelak akan terus tumbuh menjadi pribadi yang aktif, peduli, dan siap terlibat dalam aksi sosial nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Semarak Budaya di Krian: Siswa SMP Meka Tampil Percaya Diri dalam Lomba Fashion Show

“Kami ingin anak-anak tidak hanya jago dalam perlombaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial. PMR adalah bekal mereka untuk menjadi generasi yang peduli dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Balaraja XII menjadi ruang pertemuan inspiratif bagi para pelajar dari berbagai daerah. Mereka saling berbagi pengalaman, membangun jejaring, dan memperluas wawasan kepalangmerahan secara langsung.

Kepulangan tim SMP Meka dari ajang ini bukan hanya membawa piala, melainkan juga membawa pulang semangat baru. Sebuah semangat untuk terus belajar, memberi manfaat, dan menjadi bagian dari generasi muda yang tangguh, peduli, dan berintegritas.

Dengan komitmen pada pengembangan karakter dan kepedulian sosial, SMP Muhammadiyah 6 Krian kembali membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal angka dan nilai akademik, tetapi juga tentang membentuk manusia seutuhnya. (#)

Penulis Aniwati Penyunting Muhammad Nurfatoni