Feature

Rayakan Milad Ke-113, Perguruan Muhammadiyah Padangbandung Upacara Bersama

30
×

Rayakan Milad Ke-113, Perguruan Muhammadiyah Padangbandung Upacara Bersama

Sebarkan artikel ini
Upacara Milad
Upacara bendera dalam rangka peringatan Milad Ke-113 Muhammadiyah (Tagar.co/Terry Angria Putri Perdana)

Drumben Gita Taruna Muda ikut serta meriahkan Milad Ke-113 Muhammadiyah. Lewat alunan alat musik di sepanjang jalan saat kirap, menambah semaraknya acara ini

Tagar.co – Di pagi yang perlahan cerah setelah diguyur hujan semalam, halaman perguruan Muhammadiyah Padangbandung Dukun Gresik yang masih basah dipenuhi ratusan murid dari jenjang Sekolah Sasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Murid dan guru berbaris rapi menggunakan seragam batik Muhammadiyah, Selasa (18/11/2025).

Empat lembaga perguruan Muhammadiyah Padangbandung, Kecamatan Dukun, Gresik yakni SD Muhammadiyah 1 Dukun, SD Muhammadiyah 2 Dukun, MTs. Muhammadiyah 1 Dukun, dan SMA Muhammadiyah 5 Dukun sepakat melaksanakan upacara bersama.

Sebagai rangkaian perayaan 113 tahun Muhammadiyah berkiprah, Afifudin Aminin, S.Ag., M.Pd.I., ketua pimpinan cabang Muhammadiyah Dukun, bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanat yang disampaikannya, Afidudin mengungkapkan momen ini sangat berharga baginya. “Untuk anak-anakku sekalian, ingatlah kalimat bahwa kalau kita ingin berhasil maka salah satu yang penting adalah bersungguh-sungguh tidak ada jaminan anaknya orang kaya berhasil, semua itu balik kepada mereka yang bersungguh-sungguh,” ucapnya.

Baca Juga:  Menilik Potensi Calon Murid di TK Alam Al-Ghifari

Untuk bapak dan ibu guru sekalian, jelasnya, mengingat hari ini adalah hari lahir persyarikatan kita, ada pesan dari pendiri kita yakni hidup hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.

Milad Muhammadiyah
Seluruh murid dan guru perguruan Muhammadiyah Padangbandung mengikuti upacara bersama (Tagar.co/Terry Angria Putri Perdana)

“Mari jangan disalahapami kalimat tersebut, bukan berarti kita yang berjuang tidak boleh menerima bayaran, justru seharusnya dibayar lebih mahal dan harus diperhatikan kesejahteraannya jangan sampai ada kesan guru kita tidak Sejahtera,” ucapnya.

Dia menuturkan, karena rata-rata bayaran guru-guru kita itu satu koma, artinya dibuat satu minggu sudah koma, tidak tahu minggu depan dapat dari mana. Di samping itu guru harus punya tiga hal, yang pertama ditata niatnya dalam berjuang dan mendidik, yang kedua istikamah, dan yang terakhir yakni disiplin. Ketiga hal ini yang menjadi semangat dalam memperjuangkan pendidikan kita.

Setelah kegiatan upacara bendera peringatan milad selesai, seluruh murid dari SD Muhammadiyah 1 Dukun, SD Muhammadiyah 2 Dukun, MTs. Muhammadiyah 1 Dukun, dan SMA Muhammadiyah 5 Dukun melakukan kirap dengan didampingi oleh grup rumben Gita Taruna Muda milik perguruan Muhammadiyah Padangbandung, senandung mars Muhammadiyah bergema lewat alunan alat musik di sepanjang jalan saat kirap. (#)

Baca Juga:  Kreativitas Siswa ICP Spemdalas Tumpah Ruah di Acara Sparkling Show

Jurnalis Nur Halisa. Penyunting Ichwan Arif.