Feature

Peduli Masa Depan Lebih Hijau, Mamtaq Kranji Sukseskan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa

41
×

Peduli Masa Depan Lebih Hijau, Mamtaq Kranji Sukseskan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa

Sebarkan artikel ini
Peduli masa depan lebih hijau, Kepala Mamtaq Kranji (kaos merah) menunjukkan pohon matoa yang akan ditanam bersama guru dan siswa (Tagar.co/Istimewa)
Peduli masa depan lebih hijau, Kepala Mamtaq Kranji (kaos merah) menunjukkan pohon matoa yang akan ditanam bersama guru dan siswa (Tagar.co/Istimewa)

Peduli masa depan lebih hijau, MA Muhammadiyah 11 Tahfidzul Quran Kranji, Paciran, Lamongan, ikut menanam bibit pohon matoa. Kegiatan ini merupakan gerakan serentak yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tagar.co – Hari itu, Selasa (22/4/2025), siswa-siswi MA Muhammadiyah 11 Tahfidzul Quran (Mamtaq) Kranji, Paciran, Lamongan, Jawa Timur melaksanakan kegiatan yang berbeda dari biasanya.

Pagi itu mereka telah siap mengenakan seragam olahraga lengkap. Bersama kepala madrasah dan para guru, mereka ikut mensukseskan kegiatan penanaman bibit pohon matoa.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran yang dikirim oleh Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nomor : 182 Tahun 2025 pada tanggal 7 Maret 2025. Melalui surat tersebut, disampaikan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) akan melaksanakan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa.

Setelah adanya surat itu, Kemenag RI Kabupaten Lamongan kemudian mengeluarkan surat edaran Nomor : B-1366/Kk.13.18.01/Hm.01/04/2025 tertanggal 17 April 2025. Perihal surat tersebut adalah, ajakan untuk melaksanakan gerakan nasional penanaman 1 juta pohon matoa di masing-masing tempat kerja.

Kegiatan itu dilaksanakan secara serentak oleh lembaga-lembaga di bawah Kemenag dan dilaunching oleh Menteri Agama Republik Indonesia, K.H. Nasaruddin Umar tepat pada Hari Bumi tanggal 22 April 2025.

Baca Juga:  Hari Bumi, PDA Sidoarjo Gelar Pelatihan Pembuatan Eco-Enzim

Adapun jumlah pohon matoa yang ditanam di Kabupaten Lamongan adalah sebagai berikut :
1. Kemenag Kabupaten Lamongan sebanyak 4 pohon
2. 27 Kantor Urusan Agama (KUA) yang jumlahnya. Masing-masing KUA menanam 2 pohon
3. 7 Madrasah Negeri masing-masing menanam 5 pohon
4. Lembaga 1.021 Madrasah Swasta (RA, MI, MTs, MA) masing-masing menanam 2 pohon. Sehingga targetnya sejumlah 2.135 pohon.

Filosofi Pohon Matoa

Kepala Mamtaq Kranji, Anas Ma’ruf, S.Sos mengaku menyambut baik program gerakan ini karena sebagai aksi nyata untuk ikut menjaga iklim global.

“Gerakan nasional penanaman 1 juta pohon matoa ini sangat mulia untuk menjaga kelestarian. Sekaligus juga merupakan program penghijauan di bumi Indonesia khususnya di Kabupaten Lamongan,” ungkapnya.

Tim Redaksi Bimas Islam, Wahyu Ciptadi Pratama mengatakan, di antara hamparan pohon yang tumbuh subur di bumi nusantara, pohon matoa dipilih, karena seolah mewakili sebuah harapan.

“Bahwa matoa tidak sekadar terletak pada manisnya rasa buah atau eksotisme bentuknya yang memikat mata. Lebih dari itu, matoa menyimpan filosofi dan potensi besar dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkapnya. (#)

Baca Juga:  Hari Bumi di Gresik: Siswa SD Almadany Turun Langsung Rawat Satwa

Jurnalis Abu Jauhar Penyunting Nely Izzatul