Feature

Najma Aisyah Ilmawan Persembahkan Emas UNSC 2025 untuk SD Muri

37
×

Najma Aisyah Ilmawan Persembahkan Emas UNSC 2025 untuk SD Muri

Sebarkan artikel ini
Aisyah setelah mendapatkan juara 1 kelas B Putri – Usia Dini (Tagar.co /Fauzuddin)

Dari latihan malam hingga motivasi orang tua, Najma Aisyah Ilmawan berhasil meraih Juara I UNSC 2025. Prestasi ini jadi bukti disiplin dan dukungan keluarga adalah kunci lahirnya generasi juara.

Tagar.co – Prestasi membanggakan kembali lahir dari SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri), Gresik, Jawa Timur. Najma Aisyah Ilmawan sukses menyabet Juara I Kelas B Putri Usia Dini dalam ajang UM Surabaya National Silat Championship (UNSC) 2025 yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada 3–7 September 2025.

Baca juga: Makan Bergizi Gratis Bergulir di SD Muri, Disambut Antusias Siswa

Di podium juara, Aisyah berdiri tegak dengan seragam merah khas Tapak Suci. Wajahnya menyiratkan kebahagiaan sekaligus kelegaan, memegang erat medali emas di satu tangan dan boneka maskot UNSC di tangan lain. Sorot matanya penuh percaya diri, menandakan hasil dari disiplin latihan dan tekad yang kuat.

Latihan yang Tak Kenal Lelah

Keberhasilan Aisyah tentu bukan hasil yang datang tiba-tiba. Sejak awal persiapan, siswi kelas kecil ini menempuh program latihan terukur. Ia menjaga berat badan agar tidak terdiskualifikasi, melatih teknik pukulan, tendangan, hingga strategi bertahan menghadapi serangan lawan.

Baca Juga:  Smart Class Diluncurkan, SD Muri Petakan Minat dan Bakat Siswa sejak Dini

Meski padat dengan kegiatan sekolah hingga sore, Aisyah tidak pernah absen berlatih. Justru selepas pulang sekolah, ia memanfaatkan waktu 10–15 menit untuk latihan fisik, ditambah latihan malam dua kali sepekan demi pendalaman teknik. Kedisiplinan itu membuatnya semakin tangguh di gelanggang.

Dukungan Orang Tua dan Pelatih

Di balik keberhasilan Aisyah, ada dukungan penuh dari keluarga. Mamluatul Faizah Muarrof, sang ibunda, menuturkan bahwa ia dan suami selalu memberi motivasi.

“Kami sebagai orang tua selalu mendampingi dan memberi semangat kepada Aisyah setiap hari,” ujarnya.

Selain didampingi para pelatih, yakni Kak Baim, Kak Sigit, dan Kak Anam, Aisyah juga mendapat tambahan latihan di rumah bersama sang ayah, yang merupakan pengurus Pimda Tapak Suci Gresik. Lingkungan yang penuh perhatian inilah yang membuat semangatnya terus menyala.

Aisyah setelah mendapatkan juara 1 kelas B Putri – Usia Dini (Tagar.co /Fauzuddin)

Tapak Suci dan Semangat Juara

Slogan Tapak Suci, “Dengan iman dan akhlak kami menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak kami menjadi lemah,” menjadi pegangan yang terus memotivasi Aisyah. Ibunda berharap semangat itu tidak hanya menjadi bekal putrinya, tetapi juga menjadi dorongan bagi Tapak Suci Cabang Kebomas untuk melahirkan lebih banyak atlet berbakat.

Baca Juga:  Dari Botol Bekas Jadi Lentera, PKDA SD Muri Tanamkan Cahaya Akhlak

Di sisi lain, SD Muri turut memainkan peran besar. Sekolah ini konsisten menyediakan wadah pengembangan minat dan bakat siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Dukungan sekolah membuat para murid tak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga mampu menorehkan capaian di level nasional bahkan internasional.

Langkah Awal untuk Prestasi Berikutnya

Bagi Aisyah, kemenangan di UNSC 2025 hanyalah permulaan. “Harapan ke depan Aisyah lebih termotivasi lagi untuk pengembangan diri,” tambah sang ibunda.

Ketekunan, semangat pantang menyerah, serta dukungan orang-orang terdekat diyakini akan mengantar Aisyah meraih prestasi-prestasi berikutnya.

Kisah Najma Aisyah Ilmawan menjadi bukti bahwa kedisiplinan latihan, motivasi keluarga, dan peran sekolah mampu mencetak generasi juara. Ia sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa lain: bahwa mimpi besar bisa diwujudkan melalui perjuangan kecil yang konsisten setiap hari. (#)

Jurnalis Abdul Rokhim Ashari Penyunting Mohammad Nurfatoni