
Mulyana bagi trik PPDB. Strategi memperoleh jumlah siswa yang melimpah sehingga sekolah bisa sejahtera. Sekolah juga menghadapi tantangan revolusi pendidikan dan bersaing di era yang semakin kompetitif.
Tagar.co – Aula Ahmad Dahlan SMP Muhammadiyah 7 Cerme Kabupaten Gresik, Sabtu (4/1/2025) pukul 08.00 WIB dipenuhi ratusan orang. Kali ini para kepala sekolah, guru, dan staf dari setiap jenjang pendidikan Muhammadiyah di wilayah Cerme akan mendapatkan ilmu tentang PPDB.
Menjelang tahun ajaran baru, tentu membutuhkan trik khusus dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Maka Perguruan Muhammadiyah Cerme menggelar kegiatan bertajuk “PPDB Sukses: Siswa Melimpah, Sekolah Sejahtera”. Selain dalam rangka meningkatkan keberhasilan PPDB, kegiatan ini juga untuk memastikan keberlanjutan pendidikan yang berkualitas.
Peserta yang menghadiri kegiatan ini berasal dari berbagai institusi pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah. Diantaranya adalah PAUD ABA, TK ABA, SD Al Islam, SMP Muhammadiyah 7 Cerme, SMA Muhammadiyah 8 Gresik, dan SMK Muhammadiyah 3 Gresik.
Pembicara utama dalam kegiatan ini adalah mantan Kepada SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya sekaligus motivator nasional dan penulis buku “Cara Mudah Membesarkan Sekolah di Era Revolusi”. Ialah Dr. Mulyana AZ, S.Pd., M.Si.
Mulyana membagikan wawasan tentang bagaimana sekolah dapat menghadapi tantangan revolusi pendidikan dan bersaing di era yang semakin kompetitif.
Kualitas Layanan Pendidikan
Dalam paparannya, Mulyana menyoroti pentingnya membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah melalui program-program inovatif dan berbasis nilai. Keberhasilan PPDB bukan hanya soal kuantitas siswa, tetapi juga kualitas layanan pendidikan yang mereka tawarkan.
“Siswa melimpah adalah hasil dari strategi yang tepat. Namun, tantangan sesungguhnya adalah menjaga kualitas agar sekolah menjadi pilihan pertama masyarakat,” ungkapnya.
Mulyana juga memberikan beberapa strategi khusus. Yaitu pertama, pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi efektif. Kedua, penyusunan program unggulan berbasis kebutuhan masyarakat lokal.
“Ketiga, perlu peningkatan hubungan sekolah dengan orang tua dan masyarakat sekitar. Dan keempat, membangun branding sekolah dengan menonjolkan keunggulan kompetitif,” paparnya.
Berbagai pertanyaan terlontar dalam sesi diskusi interaktif. Seperti cara memaksimalkan promosi berbasis digital, menjaga kualitas pendidikan di tengah keterbatasan fasilitas, hingga strategi menghadapi persaingan antar sekolah.
Sekolah Pilihan Utama
Acara yang berakhir pada pukul 14.30 WIB ini membangkitkan semangat dan optimisme tinggi dari para peserta. “Sebagai bagian dari Perguruan Muhammadiyah Cerme, kami merasa terbantu dengan wawasan praktis yang narasumber paparkan. Terutama dalam membangun citra sekolah yang lebih baik,” ujar Kepala SMP Muhammadiyah 7 Cerme Yuli Kusminarsih, S.Pd.
Sementara itu Ketua Panitia Arif Junaidi, S.Pd. merasa percaya, melalui kerja sama dan inovasi, sekolah-sekolah Muhammadiyah dapat terus maju dan menjadi pilihan utama masyarakat. “Semoga acara ini menjadi titik awal untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar,” harapnya.
“Dengan terlaksananya kegiatan ini, harapannya PAUD ABA, TK ABA, SD Al Islam, SMP Muhammadiyah 7 Cerme, SMA Muhammadiyah 8 Gresik, dan SMK Muhammadiyah 3 Gresik mampu menghadapi tantangan pendidikan modern. Dan menjadi teladan dalam menyediakan pendidikan berkualitas,” tuturnya. (#)
Jurnalis Reza Ainur Rahma Penyunting Sugiran












