
SD Mutu Dukun sukses menggelar MPLS Ramah dengan pendekatan edukatif, permainan seru, dan penanaman 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk membentuk karakter unggul.
Tagar.co — Dua puluh siswa baru SD Muhammadiyah 1 (SD Mutu) Dukun mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah. Kegiatan ini berlangsung mulai 14 hingga 18 Juli 2025. Di gedung SD Mutu Dukun, hadir suasana hangat dan edukatif.
Pada hari pertama, siswa baru hadir dengan pendampingan wali masing-masing. Kepala Sekolah Zakiyatul Faikhah, S.Pd menjelaskan program-program unggulan SD Mutu Dukun.
Selain itu, Bu Ita, sapaan akrabnya, juga memaparkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Yakni gerakan untuk membentuk karakter positif dan membangun generasi Indonesia yang unggul. Gerakan ini menekankan tujuh kebiasaan yang perlu diterapkan sehari-hari. Yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.
Ita merinci setiap kebiasaan. Pertama, bangun pagi. “Membiasakan diri bangun pagi melatih kedisiplinan, kemampuan mengelola waktu, dan meningkatkan keseimbangan tubuh dan pikiran,” terangnya.
Kedua, beribadah. “Melakukan ibadah sesuai keyakinan masing-masing dapat mendekatkan diri kepada Tuhan, meningkatkan nilai moral dan spiritual, serta memberikan tujuan hidup yang lebih bermakna,” lanjutnya.

Ketiga, berolahraga. “Berolahraga teratur penting menjaga kesehatan fisik dan mental, meningkatkan kebugaran tubuh, serta mengembangkan sportivitas,” sambungnya.
Keempat, makan sehat dan bergizi. “Membiasakan diri makan makanan sehat dan bergizi memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, mendukung kesehatan fisik dan mental, serta meningkatkan potensi diri,” ujarnya.
Kelima, gemar belajar. Ia menjelaskan, belajar adalah proses sepanjang hayat. “Dengan gemar belajar, anak-anak dapat mengembangkan diri secara pribadi dan akademis, serta membuka wawasan yang lebih luas,” terangnya.
Keenam, bermasyarakat. “Keterlibatan dalam kegiatan sosial dan budaya di lingkungan sekitar dapat menumbuhkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.
Ketujuh, tidur cepat. Menurutnya, tidur cukup dan teratur sangat penting memulihkan energi tubuh, menjaga kesehatan, dan mempersiapkan diri untuk aktivitas keesokan harinya.
Ia berharap, penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat akan terwujud melalui kerja sama antara wali siswa dan sekolah. Dengan demikian, dapat membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Video Profil Sekolah
Acara hari pertama berakhir dengan pemutaran video profil sekolah. Wali kelas I juga membagikan kertas harapan kepada semua wali siswa.
Mereka menulis harapan dan keinginan untuk anak-anaknya yang telah mereka titipkan di SD Mutu Dukun. Kertas-kertas harapan ini kemudian mereka tempel di dinding sebagai acuan dan penyemangat bagi para guru dan siswa dalam mewujudkan impian ayah/bunda mereka.
Sementara itu, siswa kelas II-VI berbagi cerita pengalaman selama liburan semester. Cerita mereka sukses mencairkan suasana.
Hari kedua MPLS terdapat aktivitas yang berbeda tiap fase. Siswa Fase A membuat struktur kelas, jadwal piket, dan kesepakatan kelas.
Sebelumnya, mereka mengikuti sesi ice breaking seru dan permainan edukatif dengan pemandu Mohammad Hasbi Amirudin, S.Pd., C.MT. Dua guru kelas Fase A Titin Hamidah, S.Pd., dan Lailatul Maghfiroh, S.Pd. turut membantu.
Salah satu permainan adalah menyusun puzzle ayat surat pendek. Setiap tim terbagi menjadi lima kelompok. Masing-masing terdiri atas enam peserta—dua anak dari kelas II dan empat anak dari kelas I. Dengan semangat kolaborasi, anak-anak berhasil menyelesaikan tantangan dengan baik.
Sementara itu, siswa Fase B membuat anyaman dari kertas karton bersama Imtihanah, S.Pd., guru baru SD Mutu Dukun sekaligus guru kelas IV. Dengan penuh ketelatenan, anak-anak belajar cara membuat anyaman yang baik dan benar.
Berbeda dengan Fase A dan B, siswa Fase C menggambar sederhana dengan kertas berpola. Mereka kemudian melanjutkan pola tersebut menjadi bentuk riil sesuai imajinasi mereka. Ada yang menggambar pemandangan alam, hewan, bahkan bentuk boneka.

Pembentukan Karakter
Pada hari ketiga, siswa Fase A melakukan pengenalan lingkungan sekolah. Mereka memasuki setiap kelas serta menerima materi tentang imunisasi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah, dan sosialisasi pencegahan perundungan sosial.
Adapun siswa Fase B melakukan diagnosis awal. Sementara itu, siswa Fase C mengikuti game teka-teki silang tentang materi ibadah yang dengan bimbingan Ustaz Fakhrul Imam, S.Pd.I, Gr.
Keesokan harinya, seluruh siswa mengikuti senam bersama “Anak Indonesia Hebat”. Muhammad Iqbal Taufik, S.Pd., guru PJOK SD Mutu Dukun, memimpin. Setelah senam, anak-anak menikmati makan sehat dan bergizi bersama.
Pawai Ta’aruf bersama TK KB Aisyiyah dan Perguruan Muhammadiyah Padangbandung menjadi acara puncak sekaligus penutup MPLS Ramah tahun ini. (#)
Jurnalis Mohammad Hasbi Amirudin Penyunting Sayyidah Nuriyah












