Feature

MI Mutwo Gresik Gandeng Dyah’s English Course Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

25
×

MI Mutwo Gresik Gandeng Dyah’s English Course Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

Sebarkan artikel ini
Peserta didik MI Mutwo sedang mengikuti program English Club (Tagar.co/Nurkhan)

Inovasi MI Muhammadiyah 2 Campurejo (MI Mutwo)! Program bahasa Inggris intensif dengan metode belajar seru. Bersama Dyah’s English Course, siswa diajak mahir berbahasa Inggris sejak dini.

Tagar.co – MI Muhammadiyah 2 Campurejo terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui program unggulan pembelajaran bahasa Inggris. Bekerja sama dengan Dyah’s English Course (DEC), madrasah ini menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi peserta didik.

Kolaborasi ini diresmikan pada Jumat (31/1/2025). Nisfu Laily Hadiyah, pemilik sekaligus pengelola DEC yang juga alumni MI Muhammadiyah 2 (MI Mutwo) Campurejo, Panceng, Gresik, dan lulusan pascasarjana di Tiongkok, bertindak sebagai mentor dalam program ini.

Baca juga: Isra Mikraj di MI Mutwo: Ketika Lantunan Al-Qur’an Menjadi Sayap Menuju Langit Ketujuh

“Kami berkomitmen memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris yang menyeluruh dan aplikatif,” ujar Nisfu. “Melalui pendekatan interaktif dan menyenangkan, DEC akan menyajikan metode pengajaran yang sesuai dengan perkembangan usia siswa.”

Berbagai program menarik seperti English Grammar, Public Speaking, Spelling Words, dan Story Telling akan diajarkan secara interaktif dan komunikatif berdasarkan kemampuan masing-masing anak didik.

Baca Juga:  Teologi Kepemimpinan: Kepala Sekolah Tak Cukup Menjabat, Harus Meninggalkan Legasi

Nisfu juga menerapkan konsep pembelajaran holistik yang meliputi aspek perkembangan fisik, emosional, dan kognitif anak melalui metode Game-Based Learning, Art and Creative Project, serta kegiatan outing class.

“Kami juga melibatkan orang tua dan guru dalam pengembangan potensi diri serta motivasi anak dalam belajar bahasa Inggris,” jelas Nisfu.

Nisfu Laily Hadiyah sedang mengevaluasi bacaan dan pengucapan anak-anak satu persatu (Tagar.co/Nurkhan)

Program ini tidak hanya terfokus pada keterampilan berbicara, tetapi juga mendalam dalam keterampilan mendengarkan, membaca, dan menulis. Dengan durasi 8 bulan dan jumlah peserta yang dibatasi 10-12 orang, program ini menawarkan pembelajaran yang intensif dan efektif.

“Pembatasan jumlah peserta bertujuan agar pembelajaran lebih fokus, interaksi lebih baik, kualitas terjamin, evaluasi efektif, dan membangun kepercayaan diri siswa,” terang Nisfu.

Dengan kolaborasi ini, MI Mutwo semakin optimis mencetak generasi yang tidak hanya cakap berbahasa Inggris, tetapi juga percaya diri dalam menggunakannya di berbagai situasi. Melalui metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, diharapkan setiap siswa dapat merasakan pengalaman belajar yang bermakna serta mampu bersaing di era global.

Baca Juga:  Isra Mikraj Dihidupkan lewat Puisi di MI Muhammadiyah 2 Campurejo

Ke depan, MI Mutwo akan terus berupaya menghadirkan program-program unggulan lainnya demi menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif dan berkualitas. (#)

Jurnalis Nurkhan Penyunting Mohammad Nurfatoni