
MI Muhammadiyah 2 Campurejo bekerja sama dengan Puskesmas Panceng melaksanakan program nasional Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Kegiatan ini berjalan lancar dengan dukungan guru, orang tua, dan tenaga kesehatan.
Tagar.co – Senyum, tangis, dan keberanian bercampur menjadi satu di MI Muhammadiyah 2 Campurejo, Panceng, Gresik, Selasa (9/9/2025). Madrasah ini kembali menunjukkan komitmennya menjaga kesehatan peserta didik dengan melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Kegiatan rutin tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan Puskesmas Panceng sebagai pelaksana utama imunisasi.
Baca juga: Ria Pusvita Sari Dampingi Guru MI Mutwo Susun Core Values Madrasah
Sejak pagi, suasana madrasah tampak berbeda. Petugas kesehatan hadir dengan membawa vaksin dan perlengkapan medis. Para guru dan kepala madrasah ikut mendampingi siswa agar lebih tenang ketika menunggu giliran.
Beberapa anak sempat terlihat gelisah, bahkan ada yang meneteskan air mata karena takut jarum suntik. Namun dengan bujukan lembut guru, sorakan dukungan teman sebaya, dan keberanian yang mereka kumpulkan sendiri, akhirnya semua siswa tetap berani mengikuti imunisasi.
Begitu selesai disuntik, wajah-wajah kecil itu kembali ceria, seolah bangga telah melewati ujian kecil demi kesehatan.
Jenis imunisasi yang diberikan sesuai program nasional: siswa kelas 1 menerima vaksin Campak Rubella (MR) dan Difteri Tetanus (DT), sedangkan kelas 2 dan 5 mendapat vaksin Tetanus Difteri (Td).
Kepala MI Muhammadiyah 2 Campurejo Panceng, Nurkhan, menyampaikan apresiasinya.
“Imunisasi ini sangat penting agar anak-anak tetap sehat, terlindungi dari penyakit berbahaya, dan semangat belajar tanpa kendala kesehatan,” ujarnya.
Bagi para wali murid, momen BIAS ini tak kalah berkesan. Terutama orang tua siswa kelas satu yang baru pertama kali menyaksikan anaknya ikut imunisasi di sekolah.
“Awalnya kami khawatir anak-anak tidak mau disuntik. Tapi ternyata dengan dukungan guru dan teman-temannya, mereka tetap berani. Kami sangat bersyukur madrasah bekerja sama dengan Puskesmas Panceng sehingga kesehatan anak-anak lebih terjamin,” ungkap salah seorang wali murid dengan lega.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Panceng, Yayuk Sri Ischamtiah dan Susi Chonsa, juga merasakan hal yang sama. “Kami senang bisa bekerja sama dengan pihak madrasah. Anak-anak di sini cukup antusias. Meski ada yang menangis, semuanya tetap mau diimunisasi. Itu tanda adanya dukungan besar dari guru dan orang tua,” jelas Yayuk.
Dengan terlaksananya BIAS ini, harapannya seluruh siswa MI Muhammadiyah 2 Campurejo semakin terlindungi, memiliki daya tahan tubuh kuat, serta tumbuh menjadi generasi sehat yang siap menimba ilmu tanpa hambatan kesehatan. (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












