
Lima Tenaga Kesehatan Haji asal Jatim mendapatkan pelatihan khusus di Cianjur Jabar. Materinya ketrampilan klinis dan mental spiritual, agar siap melayani dengan sepenuh hati para tamu Allah
Tagar.co – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyelenggarakan pelatihan khusus Tenaga Kesehatan Haji di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Sabtu (12/4/25).
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan langkah awal pengabdian para tenaga kesehatan untuk mendampingi para jemaah haji Indonesia tahun 2025.
Salah satu petugas kesehatan dari RSUD Karangkembang Lamongan, Sugianto, S.Kep. Ns, M.H.Kes, bergegas berangkat dari kediamannya pada hari Sabtu (12/4) pukul 06.00 WIB menuju Bandara Juanda Surabaya.
Sugianto menjadi satu-satunya petugas medis dari Lamongan yang mendapatkan amanah untuk mendampingi para jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun ini.
“Pelatihan ini jadwalnya begitu padat. Mulai dari salat tahajud, salat subuh berjemaah, dan senam. Kemudian berbagai materi, praktik dan tugas hingga larut malam,” ujarnya.
Hard Skill dan Soft Skill
Ayah empat orang anak ini mengungkapkan, porsi PPIH pada tahun-tahun sebelumnya berjumlah 306 personil tenaga kesehatan. Namun pada tahun 2025 pemerintah meminimalisir porsinya.
“Awal penjaringan hanya 75 orang personil. Alhamdulillah ada tambahan menjadi 188 tenaga kesehatan sesuai porsi petugas kesehatan haji yang mendapatkan persetujuan pemerintah Arab Saudi,” terangnya.
“Utusan Jawa Timur terpilih lima orang, termasuk saya. Sedangkan dari Lamongan hanya saya satu-satunya yang alhamdulillah diberikan kesempatan yang luar biasa,” tutur suami ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan ini.
Panitia menggembleng tenaga kesehatan baik ketrampilan klinis (hard skill) maupun mental spiritual (soft skill) guna siap melayani dengan sepenuh hati para tamu Allah di tanah suci.
“Selama tiga hari itu pula membuat kami menangis. Menyadari betapa diri ini lemah tak berdaya tanpa kuasa Allah SWT. Semua atas iradah-Nya,” ungkapnya.
Pendamping yang senantiasa membersamai para peserta pelatihan mendapatkan apresiasi yang luar biasa. Yaitu Iman Kastubi yang dipanggil Kang Ikas, dan Rudi Bastaman yang biasa disapa Kang Rubast.
“Semoga semua yang diberikan menjadi amal jariyah bagi gurunda kami, yaitu Kang Ikas dan Kang Rubast,” harap Sugianto.
Daftar Tenaga Kesehatan Haji Jatim
Lima Tenaga Kesehatan untuk Jemaah Haji tahun 2025 dari Jawa Timur:
- Dr. dr. Sri Sunarti, Sp. PD RSUD dari RS dr. Syaiful Anwar Malang
- dr. Khusufia Mirantri, Sp. KJ dari RSUD Lumajang
- Nur Ais L, S. Kep. Ns dari RSUD Trenggalek
- Dian Zaenal Abidin, dari Badan Kalibrasi Alat Kesehatan Surabaya
- Sugianto, S. Kep. Ns., M. H. Kes dari RSUD Karangkembang Lamongan (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah. Penyunting Sugiran.












