Feature

Lembur Panjang, Haru, dan Bangga: Kisah SDMM Meraih School of The Year 2025 dari Acer Indonesia

41
×

Lembur Panjang, Haru, dan Bangga: Kisah SDMM Meraih School of The Year 2025 dari Acer Indonesia

Sebarkan artikel ini

SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dari lembur tiga bulan malam hari hingga presentasi menegangkan, kerja keras tim membuahkan hasil: predikat School of The Year 2025 dari Acer Indonesia, bukti nyata inovasi dan dedikasi dalam pendidikan digital.

Tagar.co – Tidak ada pencapaian besar yang hadir tanpa rangkaian kerja senyap dan panjang. Begitu pula perjalanan SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik hingga akhirnya dinobatkan sebagai School of The Year 2025 dalam ajang Acer Smart School Awards (ASSA).

Begitu mengetahui informasi mengenai ASSA 2025, Kepala SDMM Athiq Amiliyah, S.Pd., langsung membentuk tim khusus.

“Pendaftaran sejak bulan Agustus dan kemudian kami mempersiapkannya. Mulai dari mengisi penilaian diri tentang enam aspek yang masing-masing ada sekitar empat sampai lima pertanyaan,” ungkapnya dalam wawancara khusus dengan Tagar.co, Jumat (21/11/2025) siang.

Baca juga: SDMM Raih Prestasi Terbanyak Ke-2 SIMT Puspresnas, Dinas Pendidikan Gresik Beri Apresiasi

SDMM juga menyiapkan rencana pengembangan sekolah, profil sekolah, serta berkas pendukung lainnya. Semua berkas dikirim lebih awal pada 27 Oktober 2025, sebelum batas waktu 31 Oktober.

Tiga Bulan Lembur hingga Malam

Ustaza Athiq, demikian sapaannya, masih mengingat bagaimana proses persiapan ASSA 2025 mengubah ritme sore hari di SD Muhammadiyah Manyar. Sejak pendaftaran dibuka pada Agustus, ruang-ruang kantor tak benar-benar sepi setelah bel pulang sekolah berbunyi. Justru di sanalah babak penting perjuangan dimulai.

Untuk menyatukan dokumen, data, serta mematangkan program digitalisasi sekolah, ia membentuk tim inti yang terdiri atas pimpinan sekolah, Tim IT, Tim Multimedia, dan Tim Bina Prestasi. Mereka kemudian membagi tugas: ada yang mengolah data, menyusun laporan, menyiapkan bukti lapangan, hingga merapikan dokumen visual yang mendukung penilaian.

“Selama kurang lebih tiga bulan kami bersama tim melakukan persiapan dan kelengkapan setelah proses pembelajaran pukul 16.00 hingga 21.00,” ungkapnya.

Lembur itu bukan sekadar menyusun berkas, tetapi juga mengisi self-assessment yang mencakup enam aspek penilaian inti, masing-masing berisi 4–5 indikator: kepemimpinan, pengelolaan sumber daya, literasi informasi dan digital guru, akses informasi bagi orang tua dan budaya digital siswa, evaluasi dan pengembangan kemampuan siswa, serta tata kelola teknologi informasi.

Tak berhenti di sana, tim juga menyiapkan rencana pengembangan sekolah dan profil sSekolah, dua komponen penting yang harus diunggah sebelum tenggat 31 Oktober. SDMM akhirnya menyelesaikan semuanya lebih awal, tepat pada 27 Oktober 2025.

Baca Juga:  SDMM, Kebanggaan Muhammadiyah Gresik yang Terus Menginspirasi

Athiq mengeng, ,alam demi malam, layar laptop menyala hingga larut; rapat kecil berganti rapat berikutnya, dan file revisi tak terhitung jumlahnya. Semua dilakukan dengan satu tujuan: memastikan SD Muhammadiyah Manyar benar-benar siap bersaing di panggung nasional.

Salah satu suasana lembur tim SDMM saat menyiapkan Acer Smart School Award 2025 (Tagar.co/Istimewa)

12 November: Pesan yang Mengubah Irama Kerja

Momentum penting terjadi pada Rabu, 12 November 2025, ketika sebuah pesan pribadi masuk ke ponsel Athiq Amiliyah.

“Panitia mengabarkan bahwa SD Muhammadiyah Manyar menjadi salah satu finalis Acer Smart School Award 2025 kategori School of The Year,” ujarnya.

Kabar ini laksana alarm bagi seluruh tim. Waktu persiapan yang tersisa sangat singkat, hanya beberapa hari sebelum penjurian final daring. Tekanan pun terasa nyata—setiap detik menjadi penting untuk memastikan presentasi siap dan layak dinilai.

“Hanya dalam waktu satu hari saja kami bersama tim menyiapkan salindia untuk proses penjurian moda online,” tutur Athiq.

Meski persiapan hanya sehari, setiap slide, narasi, dan data dipoles sedemikian rupa agar jelas, padat, dan mudah dipahami juri.

Kepala SDMM Athiq Amiliyah, S.Pd. (tengah, atas) dalam Penjurian final Acer Smart School Awards 2025 yang digelar secara daring 14 November 2025 (Tagar.co/Istimewa)

14 November: Presentasi Menentukan

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba pada Jumat, 14 November 2025. Penjurian final Acer Smart School Awards 2025 digelar secara daring, dan SD Muhammadiyah Manyar mendapat giliran keempat di breakout room.

Suasana tegang terasa nyata—setiap anggota tim menahan napas, memastikan salindia, koneksi, dan dokumen digital siap ditampilkan.

Dalam presentasinya, Athiq memaparkan program digitalisasi sekolah yang telah dijalankan, praktik pembelajaran berbasis teknologi, hingga rencana pengembangan program SDMM ke depan.

Semua materi disusun merujuk pada asesmen diri yang sebelumnya telah diunggah, termasuk bukti dokumentasi, video profil sekolah, dan rencana kerja yang mendetail.

Tidak hanya mempresentasikan slide, Athiq juga harus menjawab pertanyaan kritis dari juri. Dua juri yang aktif menguji adalah:

  • Dr. H. Abdul Basit, S.Ag., MM (Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah)

  • Prof. Dr. Ifan Iskandar, M.Hum. (Wakil Rektor I Universitas Negeri Jakarta)

Pertanyaan mereka menyoroti implementasi teknologi di pembelajaran, peran orang tua dalam mendukung digitalisasi sekolah, serta integrasi teknologi dengan penguatan karakter siswa.

Meski waktu persiapan sangat singkat, Athiq menjawab dengan tenang dan lugas, selalu mengacu pada dokumen dan bukti yang telah disiapkan tim.

Dukungan teknis dari Tim IT dan Tim Multimedia memastikan presentasi berlangsung lancar, tanpa gangguan teknis yang berarti.

Baca Juga:  Brighter Reform: 22 Tahun SDMM Menebar Kemanfaatan dan Kontribusi Global

Momen itu menjadi titik krusial, di mana kerja keras tiga bulan lembur hingga malam diuji dalam satu sesi singkat, namun menentukan arah prestasi SDMM di ajang nasional.

Senin Penuh Deg-degan

Penantian itu mencapai puncaknya pada Senin, 17 November 2025. Sebuah pesan masuk ke grup Finalis Acer Smart School Awards 2025, berisi tautan resmi pengumuman pemenang:

https://bit.ly/pemenangassa2025 pengumuman juga bisa diakses di website https://www.acerid.com/smartschool/

Athiq masih mengingat jelas detik-detik ketika ia membuka tautan tersebut. Dengan tangan gemetar dan jantung berdegup kencang, ia menatap layar laptop, menahan napas, dan membaca baris demi baris pengumuman.

Beberapa saat kemudian, mata Athiq berkaca-kaca. Tertulis jelas di layar: “SD Muhammadiyah Manyar — Pemenang School of The Year Jenjang SD/MI.”

Kegembiraan itu segera menyebar ke seluruh anggota tim melalui grup. Pesan ucapan syukur, emotikon, dan tepuk tangan virtual muncul silih berganti. Rasa lega, bangga, dan haru bercampur dalam satu momen yang menggambarkan hasil dari kerja keras tim selama hampir tiga bulan.

“Saya segera sampaikan kepada semua ustaz dan ustazah melalui grup, dengan ucapan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan mereka. Ini bukti nyata dari kerja keras ustaz/ustazah semua,” ujar Athiq, menahan haru.

Momen itu bukan hanya tentang kemenangan, tapi juga tentang perjuangan panjang, kolaborasi, dan dedikasi seluruh tim SDMM, yang akhirnya terbayar dengan pengakuan nasional. Mata berkaca-kaca itu menjadi simbol bahwa semua kerja keras, lembur, dan ketekunan tiga bulan terakhir kini menemukan puncaknya.

2 Desember: Babak Penghargaan

Sebagai pemenang utama, SDMM mendapatkan undangan untuk mengikuti sesi penghargaan yang menandai puncak perjalanan panjang mereka di Acer Smart School Awards 2025.

Agenda puncak digelar, Selasa, 2 Desember 2025, di Grand Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan. Di sana, SDMM berdiri sejajar dengan seluruh pemenang ASSA 2025 dari berbagai jenjang pendidikan.

Penguatan Ekosistem Digital: Langkah setelah Kemenangan

Bagi Athiq, kemenangan di Acer Smart School Awards 2025 bukan sekadar prestise, tetapi menjadi pemacu untuk memperkuat inovasi dan transformasi digital di SDMM. Ia menegaskan, penghargaan ini memberi motivasi untuk mengembangkan SDMM Smart School, sebuah ekosistem digital yang mengintegrasikan seluruh komponen sekolah—guru, siswa, dan wali siswa.

Fitur yang dikelola mencakup pembelajaran berbasis digital, penilaian siswa, pengelolaan data guru dan siswa, supervisi, absensi, hingga monitoring program kerja sekolah. Semua dirancang agar proses pembelajaran lebih efisien, transparan, dan dapat dipantau secara real time.

Baca Juga:  Milad Istimewa ‘Bapak dan Anak’, SDMM dan PRM PPI Pererat Silaturahmi

Langkah berikutnya, SDMM akan menerapkan pembayaran cashless di Mini Market Surya Amanah melalui SDMM Smart Card. Bagi Athiq, ini bukan sekadar kemudahan transaksi, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan budaya digital sejak dini kepada siswa dan membiasakan integrasi teknologi dalam kegiatan sekolah sehari-hari.

Para Juara ASSA 2025: Deretan Sekolah Terbaik dari Berbagai Penjuru Negeri

Kemenangan SDMM pada Acer Smart School Awards (ASSA) 2025 bukanlah cerita tunggal. Di balik euforia ini, terdapat deretan sekolah terbaik dari berbagai jenjang yang juga meraih predikat School of The Year. Mereka adalah institusi pendidikan yang menunjukkan konsistensi, inovasi, dan keteguhan dalam mengembangkan budaya digital di lingkungan sekolahnya.

Dalam pengumuman resmi yang diakses para finalis pada Senin (17/11/2025), berikut adalah para pemenang School of The Year ASSA 2025:

  • Jenjang SD/MI: SD Muhammadiyah Manyar Gresik, Jawa Timur

  • Jenjang SMP/MTs: SMP BPI 1 Bandung, Jawa Barat

  • Jenjang SMA/MA: SMA Unggul Del Plus Medan, Sumatera Utara

  • Jenjang SMK/MAK: SMKN 20 Samarinda, Kalimantan Timur

  • Jenjang Perguruan Tinggi: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Jawa Timur

Panitia menegaskan bahwa proses penjurian berlangsung melalui tahapan yang ketat, transparan, dan melibatkan para juri profesional dari berbagai lembaga pendidikan dan kementerian.

“Penjurian yang logis menghasilkan pemenang yang adil dan patut diteladani,” demikian catatan resmi panitia kepada seluruh finalis. Keputusan tersebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Selain kategori sekolah, ASSA 2025 juga memberikan penghargaan kepada para guru atau dosen lreatif, sosok-sosok yang dinilai paling inovatif dan inspiratif dalam penerapan teknologi pembelajaran. Para pemenangnya meliputi:

  • SD/MI: Mikhtatul Hasanah (MIN 2 Sinjai, Sulawesi Selatan)

  • SMP/MTs: Efik Firmansah, M.Pd. (SMP Negeri 2 Cianjur, Jawa Barat)

  • SMA/MA: Ghufron Firmansyah (SMA Negeri 2 Martapura, Kalimantan Selatan)

  • SMK/MAK: Ghufron Firmansyah (SMK Negeri 2 Mantangai, Kalimantan Tengah)

  • Perguruan Tinggi: Dr. Mochtar Yunianto, S.Si., M.Si. (Universitas Sebelas Maret, Jawa Tengah)

Masing-masing pemenang pada kategori School of The Year akan memperoleh perangkat teknologi pembelajaran senilai lebih dari Rp140 juta sebagai dukungan penguatan transformasi digital di sekolah. Sementara para pemenang Guru/Dosen Kreatif berhak menerima satu unit laptop Swift Go 14 AI berbasis Intel® Core™ Ultra 5, sebagai apresiasi atas kreativitas mereka. (#0

Selamat!

Jurnalis Mohammad Nurfatoni