Feature

Guru Muda MI Mutwo Belajar Storytelling dan Media Digital di Journalist Camp

33
×

Guru Muda MI Mutwo Belajar Storytelling dan Media Digital di Journalist Camp

Sebarkan artikel ini
Muhammad Ali Fatoni dan Lina Mardliyah, dua guru muda MI Muhammadiyah 2 Campurejo yang mengikuti Journalist & Influencer Camp di Trawas, Mojokerto.
(Tagar.co/Nurkhan)

Dua guru muda MI Muhammadiyah 2 Campurejo mengikuti Journalist and Influencer Camp di Trawas, Mojokerto. Mereka pulang membawa semangat baru untuk memperkuat publikasi madrasah melalui karya jurnalistik dan konten kreatif digital.

Tagar.co – MI Muhammadiyah 2 (MI Mutwo) Campurejo, Panceng, Gresik, terus menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidiknya.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan mengirim dua guru muda, Muhammad Ali Fatoni dan Lina Mardliyah, untuk mengikuti Journalist and Influencer Camp yang digelar MPID PDM Gresik selama dua hari di Trawas, Mojokerto, Sabtu–Ahad (8–9/11/2025).

Baca juga: Journalist and Influencer Camp MPID Gresik Perkuat Dakwah Digital Muhammadiyah

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini dirancang untuk membekali para pendidik dan pimpinan perserikatan dengan keterampilan jurnalistik, storytelling, dan pembuatan video kreatif dengan sudut pandang yang menarik.

Kompetensi tersebut kini menjadi kebutuhan utama di era digital, terutama dalam mendukung publikasi program dan kegiatan madrasah agar lebih menarik dan berdampak.

Belajar dengan Suasana Sejuk dan Menyenangkan

Muhammad Ali Fatoni, yang akrab disapa Fatoni, mengaku memperoleh pengalaman berharga selama mengikuti pelatihan tersebut. Ia merasa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan madrasah saat ini.

Baca Juga:  Isra Mikraj Dihidupkan lewat Puisi di MI Muhammadiyah 2 Campurejo

“Sangat memuaskan sekali, karena materinya amat keren dengan suasana belajar yang sejuk dan menyenangkan,” ujarnya penuh antusias.

Sementara itu, Lina Mardliyah juga merasakan manfaat besar dari kegiatan ini. Ia mengaku mendapatkan pemahaman baru tentang pentingnya media digital bagi pengembangan lembaga pendidikan.

“Saya mendapatkan wawasan yang sangat luar biasa dan sangat bermanfaat sekali bagi saya yang sebelumnya minim pengetahuan terkait peran media digital. Dengan ilmu ini, saya bisa membangun narasi positif di media sosial untuk lembaga MI Mutwo,” jelasnya.

“Insyaallah setelah ini kami akan membuat feature tentang MI Muhammadiyah 2 Campurejo dan konten-konten menarik lainnya,” tambahnya dengan semangat.

Semangat Baru bagi Publikasi Madrasah

Partisipasi dua guru muda ini diharapkan menjadi titik awal penguatan publikasi MI Muhammadiyah 2 Campurejo.

Melalui kreativitas dan semangat baru, berbagai program unggulan serta prestasi madrasah dapat tersampaikan secara lebih luas dan inspiratif kepada masyarakat.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa MI Muhammadiyah 2 Campurejo adalah madrasah yang adaptif, progresif, dan berkomitmen membangun SDM unggul—sebuah investasi penting menuju pendidikan Islam yang lebih maju dan berdaya saing.

Baca Juga:  Menembus Ombak Menuju Gili Trawangan, Perjalanan Laut yang Menguji Adrenalin

Jurnalis Nurkhan Penyunting Mohammad Nurfatoni