Feature

Baitul Arqam Spemdalas Tekankan Ibadah yang Lurus dan Berkualitas

61
×

Baitul Arqam Spemdalas Tekankan Ibadah yang Lurus dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Ustaz Aditama saat menyampaikan materi dalam kegiatan Baitul Arqam siswa kelas IX Putra SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Jumat (23/1/2026). (Tagar.co/Istimewa)


Pembinaan dua hari satu malam ini mengajak siswa kelas IX putra memahami ibadah secara sahih, rasional, dan berdampak pada sikap serta perilaku sehari-hari.

Tagar.co – Menjelang akhir masa studi di bangku SMP, para siswa kelas IX putra SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas) Gresik, Jawa Timur, dibekali penguatan spiritual melalui kegiatan Baitul Arqam, Jumat–Sabtu, 23–24 Januari 2026.

Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah ini menjadi ruang pembinaan karakter sekaligus perenungan diri sebelum para siswa melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Baca juga: Belajar Air Bersih dari Ahlinya, OTM Spemdalas Hadirkan PDAM Giri Tirta

Selama dua hari satu malam, seluruh siswa kelas IX putra mengikuti rangkaian pembinaan yang tertata rapi dan sarat makna. Agenda Baitul Arqam mencakup pembinaan ibadah, penguatan akhlak, serta pendalaman nilai-nilai Kemuhammadiyahan. Kegiatan dimulai pada Jumat pukul 14.00 WIB dan berakhir Sabtu dini hari pukul 05.30 WIB, dengan suasana yang tertib, khidmat, sekaligus edukatif.

Salah satu materi utama yang menjadi penekanan dalam Baitul Arqam kali ini adalah “Memperbaiki Kualitas Ibadah”, yang merujuk pada Putusan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. Materi ini mengajak siswa memahami kembali hakikat ibadah, tidak sekadar sebagai rutinitas ritual, tetapi sebagai proses pembentukan akhlak dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Spirit Ashabulkahfi Mewarnai Ramadan Staycation Spemdalas

Dalam pemaparannya, Aditama, M.PdI, menyampaikan bahwa ibadah mahdah bersifat takyidi, sehingga pelaksanaannya harus berlandaskan dalil yang sahih dan sesuai tuntunan Nabi Muhammad Saw.

Menurut Waka Ismuba SMA Muhammadiyah 10 GKB itu, ibadah tidak boleh ditambah atau dikurangi tanpa dasar syariat. Melalui pendekatan rasional dan aplikatif, siswa diajak menyadari pentingnya niat ikhlas, membiasakan salat tepat waktu, serta menghayati makna bacaan salat agar ibadah benar-benar melahirkan kekhusyukan.

Lebih jauh, Aditama ini juga menekankan keterkaitan erat antara ibadah dan kehidupan sosial. Ibadah yang berkualitas diharapkan mampu melahirkan pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki kesadaran bahwa setiap sikap dan perbuatan senantiasa berada dalam pengawasan Allah Swt. (muraqabah).

Momentum Refleksi

Waka Ismuba Spemdalas, Ain Nurwindasari, menegaskan bahwa Baitul Arqam dirancang bukan sekadar sebagai agenda rutin tahunan, melainkan sebagai momentum refleksi dan perbaikan diri bagi siswa kelas IX.

“Melalui Baitul Arqam, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa ibadah yang benar dan lurus akan membentuk karakter yang kuat, jujur, serta bertanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang menjadi ruh pendidikan Kemuhammadiyahan,” ujarnya.

Baca Juga:  Belajar Bahasa lewat Rasa: Siswa ICP Spemdalas Sajikan Jiaozi Halal untuk Chenyang Lou

Selama kegiatan berlangsung, siswa juga dibiasakan hidup sederhana, disiplin, dan mandiri. Salah satunya melalui aturan tidak diperkenankan membawa telepon genggam, agar peserta lebih fokus mengikuti pembinaan dan menjaga kekhusyukan suasana.

Melalui Baitul Arqam ini, Ain berharap para siswa kelas IX putra mampu membawa nilai-nilai ibadah yang berkualitas ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Bekal spiritual ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi mereka dalam menapaki fase kehidupan selanjutnya. (#)

Jurnalis Ain Nurwindasari Penyunting Mohammad Nurfatoni