
Asesmen Satuan Pendidikan (ASP) SMP Muhammadiyah 7 Cerme menerapkan E-Ujian canggih yang anti kecurangan. Selain modern dan praktis, siswa merasa lebih tertantang untuk mengandalkan kemampuan sendiri.
Tagar.co – Pelaksanaan Asesmen Satuan Pendidikan (ASP) di SMP Muhammadiyah 7 Cerme Gresik (Spemajugres) resmi bermula dari Senin (5/5/2025). Siswa kelas IX mengawali ujian dengan dua mata pelajaran penting. Yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Indonesia.
Suasana pagi di lingkungan sekolah penuh semangat dan kesiapan. Baik dari siswa maupun guru. Sejak pukul 07.00 WIB, para siswa tampak berdatangan dengan raut wajah penuh optimisme. Mereka telah mendapat bekal materi, latihan, dan juga motivasi menjelang ujian.
Tepat pukul 07.30 WIB, ujian serentak mulai di setiap ruang dengan pengawasan ketat dari panitia dan guru pengawas. Yang menjadi sorotan pada pelaksanaan ASP tahun ini, penggunaan sistem e-ujian berbasis aplikasi digital.
Tidak hanya pada Ujian Akhir Muhammadiyah (UAM) yang akan berlangsung pada 14–15 Mei mendatang. Seluruh rangkaian ASP kali ini pun telah menggunakan sistem yang sama.
Fitur Pengaman Canggih
Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Khikmatul Hajar, S.Pd. mengungkap, aplikasi e-ujian tersebut lengkap dengan fitur pengaman anti-kecurangan. Pertama, blokir akses ke browser, sehingga siswa tidak bisa mencari jawaban di internet selama ujian berlangsung.
Kedua, alarm otomatis yang akan berbunyi bila aplikasi tertutup atau jika siswa keluar dari aplikasi secara sengaja maupun tidak sengaja. Ketiga, sistem log-in khusus. Ini membuat setiap siswa hanya dapat mengakses soal sesuai jadwal dan identitasnya masing-masing.
Menurut Khikmatul Hajar yang tergabung di panitia ujian, penggunaan sistem ini merupakan bentuk nyata komitmen sekolah dalam menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas akademik. “Kami ingin membiasakan siswa bersikap jujur sejak dini. Teknologi ini menjadi alat bantu kami untuk menanamkan nilai-nilai tersebut,” ungkapnya.
Para siswa pun menyambut baik sistem e-ujian ini. Selain modern dan praktis, mereka merasa lebih tertantang untuk mengandalkan kemampuan sendiri.
“Awalnya sempat gugup karena belum terbiasa, tapi setelah dijalani ternyata menyenangkan dan membuat kami lebih fokus,” ujar Refa Firya, salah satu siswa kelas IX usai menyelesaikan ujian hari pertama.
ASP berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 Mei 2025. Siswa mengerjakan mata pelajaran berbeda setiap harinya. Setelah itu, siswa kelas IX akan kembali mengikuti Ujian Akhir Muhammadiyah (UAM) pada 14–15 Mei 2025 dengan sistem e-ujian yang sama.
Dengan semangat belajar yang tinggi, dukungan penuh dari guru dan orang tua, serta sistem ujian yang transparan, SMP Muhammadiyah 7 Cerme optimis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berintegritas tinggi. (#)
Jurnalis Reza Ainur Rahma Penyunting Sayyidah Nuriyah












