Feature

Diburu Wali Murid, Seleksi Kelas Tahasus SD IT Al-Ibrah Gresik Berlangsung Superketat

123
×

Diburu Wali Murid, Seleksi Kelas Tahasus SD IT Al-Ibrah Gresik Berlangsung Superketat

Sebarkan artikel ini
Wali murid mengikuti sesi wawancara dalam rangkaian seleksi kelas takhassus SD IT Al-Ibrah Gresik, Sabtu (9/5/2026). Tingginya minat orang tua membuat program unggulan berbasis tahfiz Al-Qur’an tersebut diburu banyak pendaftar. (Tagar.co/Ittaqun Nisa’)

Program unggulan berbasis tahfiz Al-Qur’an di SD IT Al-Ibrah Gresik kembali menjadi incaran. Hampir separuh siswa kelas 1 ikut bersaing memperebutkan kursi kelas tahasus.

Tagar.co – Suasana ramai terlihat sejak pagi di lingkungan SD IT Al-Ibrah Gresik. Para wali murid memadati area sekolah di Jalan Tanjung Wira 6 Nomor 44, GKB, Gresik, pada Sabtu, 9 Mei 2026, untuk mendampingi putra-putrinya mengikuti seleksi program unggulan kelas tahasus. Program berbasis hafalan Al-Qur’an tersebut menjadi salah satu kelas favorit yang setiap tahun diburu para orang tua.

Baca juga: 6 Peserta Terbaik Bersinar di Pelatihan Content is News Yayasan Al-Ibrah

Seleksi berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di beberapa ruang kelas lantai 1 dan 2. Antusiasme terlihat begitu tinggi. Hampir separuh siswa kelas 1 tercatat mendaftarkan diri untuk mengikuti program yang nantinya dijalani siswa mulai kelas 2 hingga kelas 5 tersebut.

Program tahasus menjadi salah satu program unggulan sekolah yang setiap tahun selalu diminati. Tidak sedikit wali murid berharap anak-anak mereka bisa menjadi bagian dari kelas yang berfokus pada pembinaan tahsin dan tahfidz Al-Qur’an itu.

Baca Juga:  Pelatihan Jurnalistik Al-Ibrah Dorong Guru Adaptif di Era Media Sosial

Penanggung Jawab Seleksi, Nur Baity, S.Pd., mengungkapkan bahwa harapan para orang tua nyaris seragam. “Semua wali murid yang saya wawancarai berharap anaknya bisa diterima di kelas tahasus ini,” ujarnya.

Seorang siswa kelas 1 mengikuti tes tahsin Al-Qur’an dalam seleksi program unggulan kelas takhassus SD IT Al-Ibrah Gresik, Sabtu (9/5/2026). Seleksi ini menjadi tahap awal untuk memetakan kemampuan membaca dan hafalan Al-Qur’an calon peserta. (Tagar.co/Ittaqun Nisa’)

Untuk bisa lolos, para peserta harus melewati tes tahsin dan tahfiz. Pada tes tahsin, siswa dinilai dari kelancaran membaca Al-Qur’an, ketepatan tajwid, hingga makharijul huruf. Sementara tes tahfidz bertujuan melihat kemampuan hafalan sekaligus konsistensi murajaah yang sudah dilakukan siswa selama ini.

Sebagian besar peserta diketahui telah berada pada tahap membaca Al-Qur’an dengan lancar, sesuai syarat utama masuk kelas takhassus. Namun tingginya minat membuat beberapa wali murid tetap mendaftarkan anaknya meski masih berada di tahap jilid 3 atau 4.

Fenomena itu menunjukkan besarnya keinginan orang tua agar anak-anak mereka tumbuh dekat dengan Al-Qur’an sejak usia dini.

“Ustazah, apakah tidak bisa tahun pelajaran ini dibuka dua kelas untuk program tahasus? Yang mendaftar banyak sekali tapel ini,” ujar salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  6 Peserta Terbaik Bersinar di Pelatihan Content is News Yayasan Al-Ibrah

Harapan besar itu juga dirasakan Iffah Rahmaniyah, wali murid pemilik Sari Bumi Cerme, Gresik. Ia mengaku ingin anak-anaknya tumbuh menjadi penghafal Al-Qur’an. Inspirasi tersebut muncul setelah membaca buku Rahasia Sukses 3 Hafiz Qur’an Cilik Mengguncang Dunia pada 2019 lalu.

“Jika mereka bisa, insyaallah kita juga bisa,” tuturnya optimistis.

Baginya, pendidikan Al-Qur’an menjadi prioritas utama dalam mendidik anak.

“Anak adalah titipan sekaligus amanah dari Allah. Saya ingin anak-anak saya menjadi hamba yang terbaik, yaitu yang belajar Al-Qur’an sebagaimana hadis Rasulullah,” tambahnya. (#)

Jurnalis Almaidatul Istibsyaroh Penyunting Mohammad Nurfatoni