
SMA Muhammadiyah 8 Gresik menghadirkan sistem absensi digital pada Haflah Akhirissanah XXXVI dan Tahfizul Qur’an V. Registrasi tamu berlangsung lebih cepat, praktis, dan tertata tanpa meninggalkan suasana hangat penyambutan.
Tagar.co – Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik dipenuhi ratusan tamu pada Ahad pagi, 10 Mei 2026. Wali murid, alumni, dan tokoh pendidikan hadir dalam Haflah Akhirissanah XXXVI dan Tahfidul Qur’an V SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela).
Di tengah suasana pelepasan siswa yang berlangsung khidmat, panitia menghadirkan sesuatu yang berbeda melalui penerapan absensi digital.
Baca juga: Photobooth Jadi Ruang Penuh Cerita di Haflah Akhirissanah Smamdela
Sejak memasuki area registrasi, tamu tidak lagi disuguhi antrean buku hadir dan pulpen seperti pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Panitia menggantinya dengan sistem digital yang memungkinkan proses pendataan berlangsung lebih cepat dan praktis.
Tamu cukup memindai kode atau mengisi data melalui perangkat yang telah disiapkan panitia. Dalam beberapa detik, data kehadiran langsung masuk ke sistem secara otomatis. Proses registrasi pun berjalan lebih tertata tanpa mengurangi suasana ramah dalam penyambutan tamu.
Beberapa wali murid terlihat antusias mencoba sistem tersebut. Sebagian mengaku baru pertama kali menggunakan absensi digital pada kegiatan sekolah. Untuk memastikan seluruh tamu tetap nyaman, panitia juga mendampingi peserta yang memerlukan bantuan saat registrasi berlangsung.
Kepala SMA Muhammadiyah 8 Gresik, Emi Faizatul Afifah, mengatakan penggunaan absensi digital baru diterapkan pada pelaksanaan haflah tahun ini.
“Baru tahun ini kami menggunakan absensi digital. Hal ini semata untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu dan undangan yang hadir pada pagelaran akbar ini,” ujarnya.
Selain mempermudah tamu, sistem tersebut membantu panitia dalam pengelolaan data kehadiran. Rekapitulasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat diproses otomatis sehingga pekerjaan panitia menjadi lebih efisien.
Penerapan absensi digital itu menjadi bagian dari upaya Smamdela menyesua (#)ikan layanan sekolah dengan perkembangan teknologi. Di tengah pelaksanaan haflah dan wisuda tahfidz, sekolah tidak hanya menampilkan prosesi seremonial, tetapi juga menghadirkan sistem pelayanan yang lebih modern dan tertata. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












