
Sudut photobooth menjadi tempat favorit para wisudawan Smamdela untuk mengabadikan momen bersama sahabat dan keluarga dalam suasana penuh tawa dan haru.
Tagar.co — Sudut photobooth menjadi salah satu pusat perhatian dalam gelaran Haflah Akhirissanah siswa-siswi SMA Muhammadiyah 8 Cerme (Smamdela) yang berlangsung di Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik, Ahad (10/5/2026). Riuh gelak tawa dan wajah-wajah penuh kebahagiaan terus menghiasi area tersebut sejak pagi hari.
Para wisudawan dan wisudawati tampak antusias mengabadikan momen spesial bersama sahabat dan keluarga tercinta. Dengan balutan kebaya anggun, toga wisuda, serta selempang kebanggaan, mereka bergantian berpose di depan kamera, menciptakan kenangan yang tak ingin dilewatkan begitu saja.
Baca juga: “Manusia Jalur Langit”, Esai Nadhirotul Mawaddah Raih Penghargaan Nasional
Photobooth bernuansa hijau elegan itu tampil semakin menarik dengan dekorasi bunga dan lampu-lampu kecil yang mempercantik latar foto. Suasana hangat dan estetik membuat banyak siswa rela antre demi mendapatkan hasil foto terbaik.
“Yang penting fotonya banyak dulu, nanti pilih yang paling bagus,” ujar salah seorang wisudawati sambil tertawa bersama ibunya.
Keseruan semakin terasa ketika para siswa mulai menunjukkan pose-pose kreatif mereka. Ada yang tampil formal bak model majalah, ada pula yang kompak membentuk simbol hati bersama sahabatnya. Momen itu seakan menjadi gambaran eratnya persahabatan yang telah terjalin selama mereka menempuh pendidikan di Smamdela.
Di sela antrean photobooth, obrolan tentang kenangan masa sekolah pun mengalir hangat. Mulai dari cerita tugas-tugas yang pernah membuat pusing hingga candaan di kelas yang selama ini mewarnai hari-hari mereka.
Tak hanya para siswa, orang tua pun tampak sibuk mengabadikan momen menggunakan telepon genggam pribadi. Raut bangga tak bisa disembunyikan saat melihat putra-putri mereka berdiri mengenakan toga wisuda, menandai satu langkah penting dalam perjalanan pendidikan.
Photobooth sederhana itu akhirnya bukan sekadar tempat berfoto. Ia menjelma menjadi ruang penuh cerita, tempat terekamnya kebahagiaan, perjuangan, dan persahabatan yang telah dibangun selama bertahun-tahun di bangku sekolah menengah.
Di tengah kilatan kamera dan tawa yang terus terdengar, Haflah Akhirissanah Smamdela tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi para wisudawan dan wisudawati. Sebab bagi mereka, setiap jepretan hari itu bukan sekadar gambar, melainkan potongan kenangan yang akan selalu hidup di masa mendatang. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












