Feature

eLKISI–Al-Azhar Perkuat Kolaborasi, Jalur Studi ke Mesir Lebih Jelas

657
×

eLKISI–Al-Azhar Perkuat Kolaborasi, Jalur Studi ke Mesir Lebih Jelas

Sebarkan artikel ini
Penyerahan cendera mata antara Direktur PPIC eLKISI Fathur Rohman dengan Kepala Markaz Tathwir Al-Azhar, Dr. Nahlah As-Shoidi sebagai simbol penguatan kerja sama pendidikan di Kairo, Mesir, 6 April 2026.

Kunjungan resmi pimpinan PPIC eLKISI ke di Universitas Al-Azhar Kairo membuka peluang baru bagi calon mahasiswa Indonesia melalui pendampingan bahasa dan seleksi Ta’hili.

Tagar.co — Peluang melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, kini semakin terbuka bagi pelajar Indonesia. Hal ini ditandai dengan penguatan kerja sama antara Markaz Tathwir Al-Azhar dan Markaz Lughoh eLKISI.

Kerja sama tersebut berlangsung dalam kunjungan resmi pimpinan Pondok Pesantren Islamic Cenrer (PPIC) eLKISI ke Kairo. Mesir, pada 4–14 April 2026. Salah satu agenda utamanya adalah pertemuan pada 6 April 2026 yang membahas penguatan program persiapan masuk Al-Azhar, termasuk jalur Ta’hili.

Baca juga: Ke Kairo, Pimpinan eLKISI Mojokerto Perkuat Koordinasi dengan Ma’had Al-Azhar Mesir

Program ini memberikan pendampingan yang lebih terstruktur bagi calon mahasiswa, terutama dalam penguatan bahasa Arab dan kesiapan akademik. Dengan pola pembinaan yang lebih jelas, peserta memiliki arah yang lebih pasti dalam mengikuti seleksi masuk.

Direktur PPIC eLKISI, Dr. Fathur Rohman, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi peluang konkret bagi pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke Al-Azhar.

Baca Juga:  Pimpinan PPIC eLKISI Bertemu Rektor Al-Azhar, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Internasional”

“Jalurnya sekarang lebih jelas. Tinggal kesiapan masing-masing calon mahasiswa,” ujarnya.

Rombongan pimpinan PPIC eLKISI berfoto bersama mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar usai kegiatan penguatan kerja sama pendidikan di Kairo, Mesir, 6 April 2026.

Sementara itu, Kepala Markaz Tathwir Al-Azhar, Dr. Nahlah As-Shoidi, menekankan bahwa kesiapan akademik dan kedisiplinan tetap menjadi faktor utama dalam proses seleksi.

Kunjungan ini juga diisi dengan silaturahmi ke sejumlah pimpinan Al-Azhar untuk menjajaki pengembangan program pesantren berbasis kerja sama internasional.

Dengan adanya sinergi ini, akses menuju Al-Azhar menjadi lebih terarah. Bagi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke Timur Tengah, jalur yang tersedia kini tidak hanya lebih terbuka, tetapi juga lebih sistematis. (#)

Jurnalis Agung Purwono Penyunting Mohammad Nurfatoni