Feature

Sepuluh Stan Kantin Smamda Sidoarjo Kantongi Sertifikat Halal BPJPH

2004
×

Sepuluh Stan Kantin Smamda Sidoarjo Kantongi Sertifikat Halal BPJPH

Sebarkan artikel ini
Auditor halal LPH-KHT Muhammadiyah Hana Catur Wahyuni (tiga dari kanan) saat melakukan audit Kantin Halal SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo di Ruang Briefing, 10 Februari 2026. Audit ini menjadi bagian dari proses sertifikasi halal BPJPH bagi sepuluh stan kantin sekolah. (Tagar.co/Dian Arif Fajar)

Sertifikasi halal ini memastikan seluruh makanan dan minuman di kantin sekolah memenuhi standar kehalalan sekaligus memperkuat layanan dan pendidikan karakter bagi siswa.

Tagar.co – Komitmen memperkuat layanan sekolah ditunjukkan SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, Jawa Timur, melalui langkah nyata. Sepuluh stan kantin sekolah ini resmi mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sertifikat halal tersebut diterbitkan pada 5 Maret 2026 dengan Nomor ID35210046568160326. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi sekolah dalam memastikan seluruh makanan dan minuman yang dijual di lingkungan kantin memenuhi standar kehalalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Smamda Sidoarjo Bagikan Zakat dan Parsel Lebaran kepada Warga

Dengan adanya sertifikasi ini, siswa, guru, maupun tamu yang berkunjung ke Smamda Sidoarjo kini dapat menikmati makanan dengan rasa aman dan nyaman. Setiap produk yang tersedia tidak hanya lezat, tetapi juga telah melalui proses pemeriksaan serta verifikasi kehalalan yang ketat.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, M. Zainul Arifin, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, sertifikasi halal kantin merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh warga sekolah.

Baca Juga:  Meski Jadi Tenaga Ahli DPN, Noe Letto Tetap Akan Manggung di Milad Emas Smamda

“Kami sangat bersyukur kantin Smamda Sidoarjo telah resmi memperoleh sertifikat halal. Ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan warga sekolah dan masyarakat terhadap kualitas makanan yang disediakan di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kantin sekolah tidak sekadar menjadi fasilitas penunjang, tetapi juga bagian dari proses pendidikan karakter bagi para siswa.

“Sekolah ingin menanamkan kesadaran kepada siswa tentang pentingnya mengonsumsi produk yang halal dan thayyib. Jadi kantin bukan hanya tempat makan, tetapi juga sarana pembelajaran karakter,” tambahnya.

Proses Audit Halal

Sebelum sertifikat halal diterbitkan, rangkaian proses audit telah dilaksanakan oleh auditor halal dari Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thayyiban (LPH KHT) Muhammadiyah. Audit tersebut berlangsung pada 10 Februari 2026 oleh auditor Hana Catur Wahyuni.

Dalam proses audit, berbagai aspek diperiksa secara menyeluruh. Mulai dari bahan baku yang digunakan, proses pengolahan makanan, hingga sistem manajemen pengelolaan kantin. Seluruh tahapan tersebut harus memenuhi standar jaminan halal sebelum sertifikat dapat diterbitkan.

Proses sertifikasi juga mendapat pendampingan dari Halal Center Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Pendampingan dilakukan sejak tahap awal, mulai dari penyusunan dokumen, penguatan sistem jaminan halal, hingga proses audit dan verifikasi oleh lembaga terkait.

Baca Juga:  Tiga Guru Smamda Sidoarjo Bawa Inovasi Pembelajaran Kreatif ke Olympicad Makassar

Sebagai bagian dari persiapan menuju sertifikasi halal, pihak sekolah sebelumnya juga menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Halal bagi para pengelola kantin pada 2025. Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang standar pengelolaan produk halal, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan.

Dengan diperolehnya sertifikat halal tersebut, Zainul Arifin berharap kantin sekolah tidak hanya menjadi tempat memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga dapat menjadi contoh praktik pengelolaan kantin halal di lingkungan pendidikan.

Lebih dari itu, langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang diberikan sekolah.

:Kehadiran kantin halal juga diharapkan mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan di Smamda Sidoarjo,” ujarnya (#)

Jurnalis Naimul Hajar | Penyunting Mohammad Nurfatoni