
Lima siswa Hamas School merasakan pengalaman belajar di kelas internasional SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, berinteraksi dengan penutur asing, dan mengikuti pembelajaran lintas budaya selama sehari penuh.
Tagar.co — SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) menerima kunjungan edukatif dari SMP Muhammadiyah 13 Gresik alisa Hamas School dalam program One Day International Class Experience, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi pendidikan antarsekolah untuk menghadirkan pengalaman belajar bernuansa internasional sekaligus berbagi praktik baik pembelajaran.
Baca juga: Merajut Makna dari Tali Merah: Siswa Kelas IX ICP Spemdalas Mengenal Chinese Knotting
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Hamas School melakukan observasi ke dua kelas dan mengikuti langsung proses pembelajaran di International Class Program (ICP). Lima siswa Hamas School terlibat penuh dalam aktivitas belajar selama satu hari, mulai dari pembelajaran di kelas, chit chat with foreigner bersama penutur asing asal China, hingga kegiatan literasi di perpustakaan.
Guru Hamas School, Moh. Tholaat Wafa, S.Pd., menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program guru bertukar yang bertujuan saling belajar dan berbagi pengalaman mengajar.
“Tujuan kami berkunjung ke Spemdalas karena ada program guru bertukar, untuk mencari pengalaman bertukar mengajar antarsekolah. Kami juga membawa lima siswa agar mereka bisa merasakan langsung pembelajaran di kelas ICP selama sehari penuh. Semoga ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini dirancang agar siswa dapat merasakan secara langsung proses belajar mengajar di lingkungan yang berbeda. “Anak-anak diharapkan bisa berinteraksi dengan teman-teman baru, merasakan suasana kelas internasional, dan mengikuti pembelajaran yang berbeda dari sekolah asal,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik, Jamillah, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah menyambut baik kunjungan tersebut sebagai wujud sinergi dan kolaborasi pendidikan.
“Kami berharap Hamas School dan Spemdalas dapat terus menjalin hubungan yang baik. Bukan hanya siswa yang memperoleh pengalaman belajar, tetapi guru-guru juga bisa saling berbagi praktik baik pembelajaran,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, siswa Hamas School mendapatkan beragam pengalaman baru—mulai dari mengikuti pembelajaran berbasis internasional, berinteraksi dengan siswa Spemdalas, hingga merasakan suasana belajar yang hangat dan inklusif.
Program One Day International Class Experience diharapkan menjadi langkah awal kerja sama berkelanjutan dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, terbuka, dan berwawasan global. (#)
Jurnalis Risma Oktavia|Penyunting Mohammad Nurfatoni












