Feature

Lazismu Sepanjang Salurkan 39,7 Juta Rupiah, Dukung Pendidikan dan Kesehatan Penyintas Semeru

45
×

Lazismu Sepanjang Salurkan 39,7 Juta Rupiah, Dukung Pendidikan dan Kesehatan Penyintas Semeru

Sebarkan artikel ini
Lazismu Sepanjang salurkan 39,7 juta rupiah untuk mendukung pendidikan dan kesehatan penyintas erupsi Gunung Semeru. Para siswa SDN 2 Supiturang harus menyeberangi arus sungai yang deras bercampur material erupsi.
Perwakilan Lazismu PCM Sepanjang Kabupaten Sidoarjo Fatchul Mubarok (kanan) menyerahkan dana kemanusiaan Semeru kepada Manager Lazismu Kabupaten Lumajang Said Romdhon (Tagar.co/Istimewa)

Lazismu Sepanjang salurkan 39,7 juta rupiah untuk mendukung pendidikan dan kesehatan penyintas erupsi Gunung Semeru. Para siswa SDN 2 Supiturang harus menyeberangi arus sungai yang deras bercampur material erupsi

Tagar.co – Komitmen Muhammadiyah dalam memulihkan kehidupan warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang Jawa Timur terus berlanjut melalui kolaborasi nyata antar kantor layanan.

Tim Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang Kabupaten Sidoarjo secara resmi mendatangi Lazismu Kabupaten Lumajang untuk menyerahkan donasi sebesar Rp. 39.784.400,- pada Rabu (17/12/2025).

Bantuan yang dihimpun dari para donatur dan aghniya tersebut diprioritaskan untuk menyokong kebutuhan krusial pasca bencana. Khususnya dalam menjamin hak dasar warga terkait biaya pendidikan dan layanan kesehatan.

Kondisi pendidikan di wilayah terdampak memang memerlukan perhatian serius. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa SD Negeri 2 Supiturang mengalami kerusakan terparah, sehingga seluruh siswanya terpaksa dipindahkan ke SDN 1 Supiturang yang berjarak sekitar dua kilometer.

Tantangan berat harus dihadapi setiap hari oleh para siswa dan orang tua yang harus menyeberangi arus sungai deras bercampur material erupsi. Berdasarkan informasi dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Lumajang, risiko ini kian meningkat karena banjir lahar dingin susulan sering terjadi antara jam 11 siang hingga sore hari, yang kerap memutus akses mobilitas warga.

Baca Juga:  Workshop Fundraiser Lazismu Sepanjang, Upaya Tingkatkan Profesionalisme Filantropi

Budidaya Cacing di Huntap

Sebagai solusi jangka panjang, sinergi Muhammadiyah bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang, NU, dan berbagai NGO telah membuahkan hasil melalui pembangunan kawasan relokasi di Desa Sumbermujur sejak tahun 2022.

Di atas lahan seluas 80 hektar tersebut, Muhammadiyah berkontribusi langsung dengan membangun 200 unit rumah dari total 1.954 unit rumah Hunian Tetap (Huntap) yang tersedia. Saat ini, sebanyak 700 unit telah ditempati oleh warga dan mulai menunjukkan transformasi positif.

Tim Lazismu PCM Sepanjang yang meninjau lokasi melaporkan bahwa ekosistem Huntap kini sudah dilengkapi dengan satu masjid sebagai pusat spiritual, area kuliner yang mulai tumbuh. Juga sekolah berbagai jenjang sebagai sarana pendidikan, dan lahan pertanian yang mulai produktif ditanami, menciptakan lingkungan yang jauh lebih layak dan aman.

Meski fasilitas telah tersedia, tantangan sosial masih ditemukan di Dusun Sumberlangsep. Sebagian warga masih enggan direlokasi karena keterikatan pada lahan pertanian yang subur sebagai mata pencaharian utama.

Menanggapi fenomena ini, Lazismu dan MDMC Lumajang terus melakukan pendekatan persuasif dengan menawarkan solusi ekonomi inovatif berupa program budidaya cacing. Inovasi ini dirancang agar warga yang bersedia pindah ke Huntap tetap memiliki pekerjaan dan kemandirian ekonomi tanpa harus mempertaruhkan nyawa di zona bahaya erupsi.

Baca Juga:  Sinergi AUM di Sepanjang Menyapa Yatim dari 13 Panti Asuhan

Melalui langkah holistik ini, Muhammadiyah berharap pemulihan warga Semeru dapat berjalan secara berkelanjutan baik dari sisi infrastruktur maupun ketahanan ekonomi. (#)

Jurnalis Fatchul Mubarok. Penyunting Sugiran.