Feature

Karya Kreatif Benuanta 2025: UMKM Kaltara Tumbuh dalam Irama Budaya dan Inovasi

35
×

Karya Kreatif Benuanta 2025: UMKM Kaltara Tumbuh dalam Irama Budaya dan Inovasi

Sebarkan artikel ini
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Seno Indarto, menyampaikan sambutan pada pembukaan Karya Kreatif Benuanta 2025 di Tarakan Art & Convention Center (TACC), Jumat (31/10/2025). Acara ini menjadi ajang sinergi BI dan Pemprov Kaltara untuk mendorong ekonomi inklusif melalui pemberdayaan UMKM. (Tagar.co/Istimewa)

Karya Kreatif Benuanta 2025 menghadirkan sinergi antara budaya, digitalisasi, dan pemberdayaan UMKM. Dari bazar hingga forum ekspor, ajang ini menegaskan semangat ekonomi inklusif Kalimantan Utara.

Tagar.co — Suasana Tarakan Art and Convention Center (TACC) terasa semarak sejak Jumat (31/10/2025). Ratusan pelaku UMKM, pegiat ekonomi kreatif, dan komunitas muda memenuhi aula besar dalam pembukaan Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2025.

Mengusung tema “UMKM Maju, Budaya Lestari, Ekonomi Tangguh”, kegiatan yang berlangsung hingga 2 November ini menjadi bukti nyata sinergi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menggerakkan ekonomi daerah secara inklusif.

Mendorong Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando Ginsar Manik—dalam sambutan yang dibacakan Deputinya, Seno Indarto—menegaskan bahwa tema tahun ini dipilih bukan tanpa alasan.

“Kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan kapabilitas serta perluasan akses bagi UMKM unggulan Kaltara,” ujarnya.

Menurutnya, KKB tidak hanya menjadi ajang pameran produk, tetapi juga wadah pemberdayaan UMKM agar mampu naik kelas dan memperluas jejaring bisnis, termasuk ke pasar ekspor.

Baca Juga:  UMKM Dominan, Industrialisasi Terlambat: Alarm bagi Ekonomi Nasional

Panggung bagi UMKM Kreatif dan Digital

Memasuki tahun keenam penyelenggaraan sejak 2020, KKB 2025 tampil lebih segar dengan inovasi dan semangat digitalisasi. Ratusan UMKM binaan dan mitra unggulan dari berbagai sektor—mulai dari fesyen, kriya, kuliner, hingga produk olahan—menampilkan karya terbaiknya.

Tak hanya itu, KKB juga membuka ruang baru bagi generasi muda melalui kompetisi E-sport. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa ekonomi kreatif kini merambah lintas sektor, sejalan dengan target nasional agar sektor tersebut berkontribusi hingga 8 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Selain bazar dan pameran, forum edukasi dan diskusi hak cipta serta merek turut digelar untuk menambah wawasan pelaku usaha dalam meningkatkan nilai tambah produk mereka.

Puncak acara akan ditandai dengan business matching, penandatanganan nota kesepahaman antara pembeli dan UMKM Kaltara, serta penyerahan pembiayaan usaha oleh perbankan.

Penyerahan cinderamata kepada trainer Smart Export Nusantara dalam forum “Sekolah Jago Ekspor” pada ajang Karya Kreatif Benuanta 2025 di Tarakan Art & Convention Center (TACC), Jumat (31/10/2025). Acara ini digelar oleh Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. (Tagar.co/Istimewa)

Dukungan dari Smart Export Nusantara

Salah satu pihak yang berperan aktif dalam KKB 2025 adalah Smart Export Nusantara (SEN). Melalui sesi pelatihan dan diskusi interaktif, SEN berbagi pengalaman tentang strategi bisnis, pemasaran, dan ekspor.

Baca Juga:  Lari Sehat di Tepi Pantai, Cara Unik Pacitan Rayakan Hari Jadi Ke-281

“Kami senang bisa berbagi semangat dan pengetahuan agar UMKM Kaltara lebih percaya diri menembus pasar global,” ujar Sepri Situmeang, Presiden Direktur Smart Export Nusantara.

SEN juga menjalin pertemuan strategis dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Provinsi Kalimantan Utara untuk merancang program pendampingan dan pelatihan lanjutan. Pertemuan itu dihadiri oleh para kepala bidang industri, perdagangan luar negeri, dan UMKM.

Tujuannya satu: memperkuat kolaborasi agar UMKM lokal tak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang tangguh dan berdaya saing.

Wadah Inspirasi dan Kolaborasi

Melalui Karya Kreatif Benuanta 2025, semangat pemberdayaan ekonomi daerah kembali menyala. Acara ini bukan sekadar pameran, tetapi ruang berbagi inspirasi dan kolaborasi antarpelaku usaha, lembaga keuangan, pemerintah, dan komunitas muda.

Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan UMKM di Kalimantan Utara semakin maju, berdaya saing tinggi, dan menjadi motor penggerak ekonomi yang ramah budaya dan berkelanjutan. (#)

Jurnalis Edi Susanto Penyunting Mohammad Nurfatoni