
Dua siswa Muhammadiyah Jawa Timur mencatat sejarah di Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025. Muhammad Fikri Rahmansyah dari Spemdalas Gresik meraih medali perunggu bidang Matematika, sementara Azkiano Kenzo N dari MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo juga menorehkan meraih bidang IPA.
Tagar.co – Dengan wajah sumringah, Muhammad Fikri Rahmansyah, siswa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) Gresik, Jawa Timur, mengangkat piagam penghargaan dan medali perunggu Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Matematika. Di panggung penghargaan di Jakarta Jumat 26 September 2025 itu, ia berdiri percaya diri sebagai bukti nyata kerja keras dan ketekunan yang berbuah prestasi.
Baca juga: Siswa Spemdalas, Cetak Sejarah Meraih Medali Perunggu Matematika OSN 2025
Tak kalah membanggakan, di tengah gemuruh tepuk tangan peserta dan undangan, c, siswa MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo, berdiri menerima panggilan sebagai peraih juara III bidang IPA. Dengan mengenakan batik, Kiano, sapaan akrabnya, tampak percaya diri di hadapan ribuan hadirin yang memenuhi ruang acara.
Kedua prestasi ini menorehkan catatan penting bagi sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur. Fikri membawa harum nama Spemdalas Gresik melalui Matematika, sementara Kiano mengangkat panji sekolahnya di bidang IPA.
Baca juga: Perjalanan Inspiratif Siswa MTs Muhammadiyah 1 Kota Probolinggo Menuju Final OSN 2025
Keduanya menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan tradisi akademik Muhammadiyah terus melahirkan generasi juara. Tak hanya membangakan sekolah, keduanya juga ikut mengharumkan nama Jawa Timur di ajang bergengsi itu.
Sementara itu Muhammad Adib, siswa kelas XII-Virtual SMA Muhammadiyah Gresik, yang berhasil menembus jajaran 60 finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 bidang Astronomi baru akan memgikuti babak final yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang, 6-12 Oktober 2025.

Man Jadda Wajada
Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur, Dr. Eko Hardi Ansyah, M.PSi, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan wujud nyata dari semangat man jadda wajada — siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.
“Kami bersyukur dan bangga atas capaian ini. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lain di sekolah Muhammadiyah untuk terus berjuang meraih yang terbaik,” ujarnyam pada Tagar.co, Sabtu 27 September 2025.
Menurutnya, lebih dari sekadar medali, kemenangan Fikri dan Azkiano di OSN 2025 menjadi simbol ketekunan, doa, dan dukungan sekolah serta keluarga. Di tengah persaingan ketat tingkat nasional, keduanya berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan keyakinan mampu mengantarkan siswa Muhammadiyah pada pencapaian tertinggi. (#)
Jurnalis Mohammad Nurfatoni












