
Musypimcab I Aisyiyah Tarik menjadi momentum strategis untuk memperkokoh komitmen gerakan perempuan berkemajuan, dengan eco-enzim sebagai ikon program inovatif.
Tagar.co – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Tarik menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Musypimcab) I pada Ahad, 21 September 2025, di Gedung Dakwah PCM Tarik, Sidoarjo, Jawa Timur.
Dengan mengusung tema “Dinamisasi Gerakan Perempuan Berkemajuan, Mewujudkan Tarik Berkeadilan”, forum ini menjadi ajang strategis untuk mengevaluasi program, merumuskan kebijakan baru, sekaligus memperkokoh komitmen anggota dalam berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Kehadiran Tokoh dan Dukungan Lintas Tingkatan
Acara dibuka oleh Ketua PCA Tarik, Winarti, dengan penuh semangat. Hadir pula Ketua PCM Tarik, Galih Pribadi, serta perwakilan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sidoarjo, Ade Eviyanti (sekretaris) dan Zakiya Batati (wakil bendahara).
Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan kuat dari berbagai tingkatan organisasi terhadap langkah PCA Tarik dalam menggerakkan kader dan masyarakat.
Baca juga: Musypimcab Perdana Aisyiyah Candi: Dari Evaluasi Program hingga Pemberdayaan UMKM Perempuan
Susunan acara berlangsung padat: mulai dari sambutan, pemaparan materi, hingga laporan program kerja. Ade Eviyanti dalam paparannya menekankan peran strategis perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.
Diskusi semakin hidup ketika lima ranting Aisyiyah—Tarik, Kemuning, Segodo Bancang, Balongmacekan, dan Singogalih—menyampaikan tanggapan serta dinamika gerakan mereka di tingkat basis.

Program Inovatif: Eco-Enzim sebagai Ikon Gerakan
Salah satu sorotan Musypimcab adalah program pelatihan pembuatan eco-enzim. Tak sekadar melatih keterampilan, program ini telah melahirkan produk ramah lingkungan bernilai ekonomi: sabun padat, sabun cuci, sabun mandi cair, masker wajah, hingga pupuk organik.
“Musypimcab ini adalah momen penting untuk memperkuat sinergi antar-ranting. Kami bertekad menjadikan PCA Tarik garda terdepan dalam memberdayakan perempuan. Program eco-enzim menjadi bukti nyata bahwa kami tidak hanya berteori, tetapi juga beraksi,” ujar Winarti.
Ia menegaskan komitmen PCA Tarik untuk terus melahirkan program inovatif yang membawa manfaat sosial sekaligus keberlanjutan lingkungan.

Apresiasi dan Harapan dari PDA Sidoarjo
Sekretaris PDA Sidoarjo, Ade Eviyanti, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja PCA Tarik. “Kami sangat bangga melihat dinamika PCA Tarik yang inovatif. Bahkan, kiprahnya mulai sejajar dengan PCA Balongbendo dan PCA Krian,” ungkapnya.
Ade berharap PCA Tarik tak hanya melanjutkan program yang ada, tetapi juga merancang inisiatif baru sesuai tantangan zaman.
“Harapan kami, PCA Tarik dapat menjadi pelopor dalam mewujudkan masyarakat Tarik yang berkeadilan, di mana setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berkarya. Musypimcab ini adalah awal yang baik untuk visi tersebut,” tambahnya.
Lewat komitmen kuat dari pimpinan dan anggota, PCA Tarik menegaskan dirinya sebagai motor penggerak perubahan positif. Gerakan ‘Aisyiyah di Tarik berusaha menempatkan perempuan bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang berdaya, kreatif, dan berperan aktif dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan maju. (#)
Jurnalis Yanuarti Pangestuningtyas Penyunting Mohammad Nurfatoni












