
Empat siswi SD Almadany tampil anggun membawakan Tari Pesona Ayu Gresik di panggung Genfest Merdeka. Kostum keemasan dan kipas putih yang berayun kompak memikat penonton sore itu.
Tagar.co – Suasana Lapangan RW 06 Perum GKGA Kedanyang, Kebomas, Gresik,Jawa Timur, Sabtu (23/8/2025), mendadak riuh tepuk tangan saat Empat siswa SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) naik panggung.
Membawakan Tari Pesona Ayu Gresik, gerakan luwes mereka berpadu dengan kipas putih yang berayun serentak membuat hadirin terpukau seperti disampaikan Nunik Andriani yang mengungkapkan kekagumannya.
Menurutnya, gerakan keempat siswi SD Almadany yang mempersembahkan Tari Pesona Ayu Gresik tampak begitu lemah gemulai, memukau sekaligus menghibur penonton Genfest Merdeka RW 06 Perum GKGA.
Baca juga: eliDari Kebab hingga Salad Jelly, ABC Almadany Bikin Siswa Belajar Untung-Rugi
Di panggung Genfest Merdeka, keempat siswi ini tampil dengan kostum seragam bernuansa kuning keemasan berpadu batik, lengkap dengan hiasan kepala khas. Dengan tangan terentang memegang kipas putih, gerakan mereka kompak membentuk pola tari yang anggun.
Cahaya sore yang menerpa menambah kesan megah penampilan mereka, seakan menegaskan bahwa tarian daerah masih bisa hidup dengan kreasi generasi muda.
Mereka adalah Kinarian Shafhah Juniawan, Dwi Rasikha Ramadhani, dan Jenahara Ferisha Syabilla Sachi (ketiganya dari Kelas V Al Khawarizmi), serta Nadine Valeria Putri (Kelas IV Ibnu Rusyd). Keempatnya akrab disapa Kinar, Rara, Jena, dan Nadine.

Tari Kreasi Khas Almadany
Izza Novitasari, S.Pd., pelatih Ekstrakurikuler Tari SD Almadany, menjelaskan Tari Pesona Ayu Gresik merupakan kreasinya sendiri. Ia merasa bangga anak didiknya tampil percaya diri di depan publik.
“Keempat siswa ini cukup aktif dan berprestasi. Mereka sering mewakili SD Almadany tampil di berbagai acara pembukaan,” ungkap Izza.
Selain mendampingi siswanya tampil, Izza yang juga Koordinator SPMB SD Almadany memanfaatkan momen ini untuk membuka meja informasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Sekali mendayung dua pulau terlampaui. Sambil mendampingi penampilan siswa, kami juga membuka open table agar masyarakat sekitar bisa lebih mengenal SD Almadany,” katanya.
Bukti Rukun dan Guyub
Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, M.Pd., menegaskan partisipasi sekolah dalam Genfest Merdeka menunjukkan semangat kebersamaan.
“Ini bukti nyata bahwa SD Almadany rukun, guyub, dan selalu siap berkolaborasi dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Tak hanya menampilkan tarian, SD Almadany juga membuka stan produk Kantin Almadany Mart. Putri Nur Aisyah, S.Gz., koordinator kantin, membawa dua produk andalan: Teh Kemon (teh kelor lemon) dan cilok ayam.
“Kami jual dengan harga lima ribu rupiah saja. Murah meriah untuk ikut meramaikan Genfest Merdeka,” jelasnya sambil tersenyum.
Malam itu, Genfest Merdeka terasa lebih berwarna. Tari Pesona Ayu Gresik dari siswa SD Almadany bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol semangat sekolah untuk hadir, mengabdi, dan berbaur dengan masyarakat sekitar. (#)
Jurnalis Eli Syarifah Penyunting Mohammad Nurfatoni












