
Dari nasi krawu, sate, hingga es kopyor, Bazar Iwama menyulap halaman sekolah menjadi pesta kuliner meriah dalam rangka HUT RI Ke-80 di KB-TK Aisyiyah 42 GBA
Tagar.co – Aroma sate yang baru dibakar, gurihnya nasi kuning, hingga segarnya es buah bercampur jadi satu di halaman KB-TK Aisyiyah 42 Griya Bunder Asri (GBA), Gresik, Sabtu (23/8/25).
Sejak pagi, suasana sekolah berubah riuh oleh puluhan stand makanan yang berjajar rapi. Bazar Iwama kali ini menjadi bagian dari acara Semarak Kemerdekaan RI Ke-80, yang menghadirkan semangat kebersamaan wali murid dan anak-anak dalam suasana meriah.
Baca juga: Empat Belas Sponsor Dukung Perayaan Kemerdekaan di KB-TK Aisyiyah 42 GBA
Puluhan lapak makanan disiapkan oleh masing-masing kelas. Dari sisi kanan halaman, stand kelas A4 menyuguhkan nasi kuning, dimsum, dan es kopyor. Tepat di sebelahnya, kelas A3 tampil dengan menu lontong sate, pentol bakar, dan es buah.
Di area tengah, kelas KB2 tidak kalah meriah dengan nasi goreng, donat, dan es jeruk, sementara kelas A2 menghadirkan bakso, pisang fantasi, dan es susu jeli. Brand Cimory pun ikut meramaikan dengan membuka stand di antara kelas A2 dan KB2.
Bergeser ke sisi kiri halaman, kelas B3 menawarkan ayam crispy, sosis bakar, dan es Milo. Dari kelas B2 tersaji nasi bakar, martabak, dan es lemon tea. Kelas B1 menampilkan sajian khas nasi krawu, puding, dan es buah.
Sementara itu, kelas A1 menyiapkan mie goreng, jasuke, dan es buah. Tak ketinggalan, di ujung barisan, stand KB1 menyuguhkan gado-gado, sempol, dan es cao.

Di balik semua itu, para wali murid yang tergabung dalam Ikatan Wali Murid Aisyiyah (Iwama) bekerja dengan penuh semangat. Sejak malam mereka sudah bersiap, memotong buah, meracik bumbu, hingga memasak di pagi hari.
“Dari semalam sudah prepare potong-potong buah untuk bikin es, lalu selepas subuh siapkan menu sate dan pentol bakar,” tutur Lusi Aprianti, wali murid kelas A3.
Menurutnya, menu bazar ditentukan pihak sekolah, lalu dibagikan ke kelas lewat undian seperti arisan agar semua wali murid bisa ikut berkontribusi dengan adil. Hasilnya, bazar bukan hanya menghadirkan aneka menu lezat, tetapi juga menjadi wadah kebersamaan dan kekompakan antarwali murid.
Bazar Iwama di KB-TK Aisyiyah 42 GBA ini pun menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan lewat kuliner sederhana. Halaman sekolah berubah menjadi ruang pesta rakyat mini—penuh warna, tawa, dan rasa syukur bersama. (#)
Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Mohammad Nurfatoni












