
Kisah Amir menggerakkan hati banyak orang. Dari kursi roda hingga pendampingan medis, harapan untuk melihatnya bisa berjalan kini semakin jelas.
Tagar.co – Kepedulian masyarakat kembali membuktikan bahwa kebaikan mampu menjadi jembatan harapan. Setelah kisah Muhammad Amjad Amir tayang di Tagar.co pada 6 Agustus 2025 berjudul “Amir Ingin Dapat Berjalan, Mimpi yang Menanti Uluran Tangan” dan 9 Agustus 2025 “Kisah Amir dan Pesan Singkat yang Menyulut Gelombang Kepedulian“, respon mengalir deras dari berbagai penjuru.
Banyak pembaca menghubungi Lazismu, menanyakan kabar Amir, bahkan langsung menawarkan bantuan. Salah satunya datang dari Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Larangan, Sidoarjo. Mereka memberikan santunan pendidikan sekaligus sebuah kursi roda untuk memudahkan aktivitas Amir.
“Kami ingin meringankan ibunya Amir, agar ketika proses pengobatan dan terapi di rumah sakit bisa menggunakan kursi roda, tidak digendong terus, sehingga lebih mudah beraktivitas dan tetap semangat belajar,” ujar Sekretaris PRA Larangan, Sri Utami, M.Pd.
Ahad, 10 Agustus 2025, menjadi hari istimewa bagi Amir. Bersama Lazismu Sidoarjo, ia mengikuti pemeriksaan dan skrining kesehatan yang diadakan untuk anak-anak TK Aisyiyah se-Kecamatan Candi, Sidoarjo.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Pimpinan Cabang Aisyiyah Candi, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), dan Himpunan Seminat Farmasi Industri (Hisfarin) Jawa Timur.
Ketua Lazismu Sidoarjo, Hifni Solikhin, M.Pd., memastikan pendampingan pengobatan Amir akan berlangsung selama enam bulan ke depan.
“Alhamdulillah, kalau beberapa pihak secara bersama-sama mencarikan solusi dan mengulurkan bantuan, kita bisa memberikan yang terbaik untuk masa depan Amir,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari dunia pendidikan. Kepala TK Aisyiyah 5 Kedungpeluk, Elfita Agustin, menceritakan bahwa ia dihubungi langsung via WhatsApp oleh Rektor Umsida, Dr. Hidayatulloh, M.Si., yang menyatakan siap membantu proses pengobatan maupun terapi Amir.
Kini, harapan itu semakin nyata. Dari kursi roda yang memudahkan geraknya, hingga pendampingan medis dan pendidikan yang terencana, Amir tak lagi melangkah sendirian. Ada tangan-tangan yang siap menopang, membimbing, dan meyakinkannya bahwa mimpi untuk bisa berjalan bukanlah hal yang mustahil.
Mari bersama kita bantu Amir mewujudkan mimpinya. Donasi dapat disalurkan melalui Lazismu Sidoarjo, rekening BSI 7025835713, dan konfirmasi ke nomor 0821-4004-1912. (#)
Jurnalis Yekti Pitoyo Penyunting Mohammad Nurfatoni












