Feature

Kawal Program Prioritas SDM dan Talenta AI, Menko PMK Usulkan Penguatan Anggaran

18
×

Kawal Program Prioritas SDM dan Talenta AI, Menko PMK Usulkan Penguatan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Menko PMK Pratikno tekankan SDM pilar RPJMN 2025–2029. Ia mengusulkan penguatan anggaran kawal program prioritas, termasuk talenta AI dan pendidikan digital untuk semua.
Menko PMK Pratikno mengusulkan penguatan anggaran kawal program prioritas.

Menko PMK Pratikno tekankan SDM pilar RPJMN 2025–2029. Ia mengusulkan penguatan anggaran kawal program prioritas, termasuk talenta AI dan pendidikan digital untuk semua.

Tagar.co — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno secara tegas menyatakan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi pilar utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Ia menyampaikannya dalam Rapat Kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (7/7/2025).

Rapat ini membahas Rencana Kerja dan Anggaran Kemenko PMK dalam RAPBN Tahun Anggaran 2026. Pada forum tersebut, hadir pula enam Menteri Koordinator lainnya. Bertempat di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta.

Pratikno menjelaskan, dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, Kemenko PMK mengemban mandat untuk meningkatkan Human Capital Index (Indeks Pembangunan Manusia). Oleh karena itu, seluruh program di bawah koordinasi Kemenko PMK harus mendapatkan pengawalan ketat. Yakni melalui pendekatan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian (SKP).

Menko Pratikno mengungkapkan, sebagian besar program Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) arahan Presiden Prabowo Subianto berada dalam lingkup koordinasi Kemenko PMK. Program-program tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis di sekolah, penuntasan TBC, percepatan penurunan stunting, pembangunan rumah sakit di daerah, renovasi sekolah, Sekolah Unggul Garuda, hingga digitalisasi pembelajaran.

Baca Juga:  Karnaval Arakan Sunatan SD Muhammadiyah Melirang Ramaikan Pensi di MDTC

“Kami menggambarkan betapa kompleksnya sinkronisasi, koordinasi, dan pengendalian yang kami lakukan dalam program-program Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian di Kemenko PMK,” ujar Menko Pratikno.

Ia menambahkan, sejumlah isu lain yang menjadi prioritas koordinasi Kemenko PMK ialah keluarga berkualitas, pemajuan kebudayaan, kehidupan beragama, serta jati diri bangsa. Menurutnya, berbagai nilai tersebut kini turut menghadapi tekanan akibat disrupsi teknologi dan perkembangan kecerdasan artifisial (AI).

Menko PMK Pratikno tekankan SDM pilar RPJMN 2025–2029. Ia mengusulkan penguatan anggaran kawal program prioritas, termasuk talenta AI dan pendidikan digital untuk semua.
Peserta Rapat Kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senin (7/7/2025), di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta.

Tantangan Digital dan Dukungan Anggaran

Menko PMK pun menyoroti urgensi penguatan literasi digital dan kecerdasan artifisial bagi seluruh warga negara. Oleh karena itu, Kemenko PMK memiliki program unggulan Talenta Kecerdasan Artifisial.

“Kami gundah dengan pemanfaatan digital. Di satu sisi AI banyak manfaatnya, tapi di sisi lain banyak risikonya. Kita perlu pendidikan digital untuk semua. Agar kita menjadi bangsa yang bijak dan cerdas, serta meningkatkan kemampuan produktivitas dengan AI,” tegasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan fungsi koordinasi yang kompleks lintas kementerian/lembaga tersebut, Kemenko PMK mengusulkan penguatan dukungan sumber daya, dengan mengedepankan efisiensi dan akuntabilitas.

Baca Juga:  Merawat Autentisitas di Dunia Kerja: Strategi Zam Zam Amanah bersama Biro Gemilang Consulting

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyatakan, “Secara proporsional kami akan memperhatikan berbagai masukan dan memberikan dukungan penuh. Sebelum nota keuangan disampaikan, Insya Allah pagu anggaran para Menko akan sesuai usulan.” (#)

Penyunting Sayyidah Nuriyah