Feature

Pondok Ramadan SD Muhatra: Cahaya Spiritual di Bulan Penuh Berkah

56
×

Pondok Ramadan SD Muhatra: Cahaya Spiritual di Bulan Penuh Berkah

Sebarkan artikel ini
Pondok Ramadan di SD Muhatra bak cahaya spiritual di bulan penuh berkah ini. Dengan iringan mentari pagi yang menyapa lembut, siswa berbondong-bondong ke masjid. 
Siswa-siswi SD Muhatra mengawali Pondok Ramadan dengan salat duha berjemaah. (Tagar.co/Herlyan Agraita Weniningtyas)

Pondok Ramadan di SD Muhatra bak cahaya spiritual di bulan penuh berkah ini. Dengan iringan mentari pagi yang menyapa lembut, siswa berbondong-bondong ke masjid.

Tagar.co – Ramadan, bulan yang selalu umat Islam nantikan, hadir dengan segala keistimewaannya. Begitu pula di SD Muhammadiyah Trawas (SD Muhatra). Ratusan siswa menyambutnya dengan antusias melalui Pondok Ramadan.

Mentari pagi Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, itu menyapa lembut ketika para siswa mengawali hari yang mereka harap penuh berkah. Siswa berbondong-bondong menuju masjid, siap menyerap ilmu dan menjalankan ibadah.

Wajah-wajah ceria mereka terpancar saat duduk rapi dan tertib. Dengan sabar, anak-anak berbusana muslim itu menanti tausiah dan pembelajaran Islam dari para guru. Kajian ini tidak hanya memperdalam pemahaman tentang Ramadan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan Islami.

Lebih dari sekadar rutinitas keagamaan, Kepala SD Muhatra Habib Sholeh, S.Pd.I., menekankan pentingnya Pondok Ramadan. “Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wadah pembentukan karakter, penumbuhan kebiasaan baik, dan momen refleksi diri,” ujarnya.

Baca Juga:  Smamio Torehkan Empat Medali di Olympicad Makassar
Pondok Ramadan di SD Muhatra bak cahaya spiritual di bulan penuh berkah ini. Dengan iringan mentari pagi yang menyapa lembut, siswa berbondong-bondong ke masjid. 
Tausiah keagamaan di masjid sekaligus aula SD Muhatra. (Tagar.co/Herlyan Agraita Weniningtyas)

Beragam Kegiatan

Pondok Ramadan di SD Muhatra bertabur berbagai kegiatan. Mulai dari tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah, praktik ibadah, hingga berbagi takjil, dan buka bersama.

Saat tadarus berlangsung, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di tempat yang juga mereka jadikan aula itu. Bacaan Kalam Ilahi ini meresap ke dalam hati, menjadi pedoman hidup.

Kemudian, sesi pembelajaran yang akrab dengan kegiatan sosial pun mereka jalani dengan suka cita. Seperti berbagi takjil dan santunan kepada kaum duafa.

“Momen ini menumbuhkan rasa kepedulian dan ukhuwah Islamiyah,” ujar Habib, sapaan akrab sang kepala sekolah.

Pondok Ramadan di SD Muhatra bak cahaya spiritual di bulan penuh berkah ini. Dengan iringan mentari pagi yang menyapa lembut, siswa berbondong-bondong ke masjid. 
Tadarus Al-Qur’an di Pondok Ramadan. (Tagar.co/Herlyan Agraita Weniningtyas)

Kebersamaan semakin terasa saat para siswa berbuka puasa bersama. Kata Habib, ini upaya mempererat tali persaudaraan di SD Muhatra.

Lebih lanjut, menurutnya, Pondok Ramadan kali ini meninggalkan jejak mendalam. “Lebih dari sekadar program tahunan, Pondok Ramadan menanamkan nilai-nilai kebaikan dan semangat perbaikan diri,” katanya.

Harapan pun terpatri. “Semoga spirit Ramadan terus membimbing langkah kehidupan. Kegiatan ini pun bukan sekadar pertemuan, melainkan perjalanan spiritual menuju kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah,” imbuh Habib. (#)

Baca Juga:  Latihan Public Speaking, PR IPM Spemdalas Undang Dosen Umsida dan UPN

Jurnalis Herlyan Agraita Weniningtyas Penyunting Sayyidah Nuriyah