Feature

Semangat Tinggi Peserta Orientasi Pandu Tunas Athfal Pukau Ketua IGABA Gresik

29
×

Semangat Tinggi Peserta Orientasi Pandu Tunas Athfal Pukau Ketua IGABA Gresik

Sebarkan artikel ini
Ketua IGABA kabupaten Gresik, Eulis Suadah, M. Pd. I saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Orientasi Pandu Tunas Athfal di SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik, Jawa Timur, Sabtu, 22 Februari 2025 (Tagar.co/Rahma Yulia Isnaini)

Ketua IGABA Gresik Eulis Suadah terpukau oleh antusiasme luar biasa yang melebihi target peserta. Acara ini menginspirasi semangat nasionalisme, menanamkan cinta tanah air, dan menguatkan persatuan di kalangan pendidik dan peserta muda.

Tagar.co – Di tengah semangat dan keceriaan yang mewarnai pagi hari di Gresik Kota Baru (GKB), Ketua Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Gresik, Eulis Suadah, M. Pd. I, tampak terpukau melihat antusiasme luar biasa dalam acara Orientasi Pandu Tunas Athfal yang digelar di SMP Muhammadiyah 12 GKB (Spemdalas), Gresik, pada Sabtu (22/2/2025).

Acara yang mengusung tema “Pandu Tunas Athfal Cerdas, Indonesia Makin Hebat” ini awalnya ditargetkan diikuti oleh 160 perwakilan dari KB dan TK Aisyiyah se-Kabupaten Gresik. Namun, kenyataan menghadirkan 189 peserta, sebuah lonjakan yang mencerminkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap tanah air di kalangan para pendidik dan peserta muda.

Baca juga: Rezeki Guru Swasta Lebih Banyak daripada Guru Negeri, Kata Dinas Pendidikan Gresik

Dalam sambutannya, Eulis menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut mendukung suksesnya kegiatan tersebut. “Terima kasih kepada semua yang hadir, ramanda kwarwil dan kwarda beserta tim, perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, perwakilan dari Pimpinan Daerah Aisyiyah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, dan para peserta yang datang dari berbagai penjuru daerah,” ungkapnya dengan tulus.

Baca Juga:  Pengimbasan Bimtek Digitalisasi PAUD di Menganti, Guru makin Adaptif Hadirkan Pembelajaran Inovatif

Ia pun menambahkan kekagumannya, khususnya atas kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Hariyanto S. yang datang langsung dari Jakarta, menyimbolkan betapa pentingnya acara tersebut bagi semua pihak.

Suasana penuh hikmat saat menyanyikan lagu Indonesia Raya pada acara pembukaan kegiatan Orientasi Pandu Tunas Athfal Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal Kabupaten Gresik di SMP Muhammadiyah 12 GKB, Gresik, Jawa Timur, Sabtu, 22 Februari 2025 (Tagar.co/Rahma Yulia Isnaini)

Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan orientasi ini merupakan tindak lanjut dari Launching Pandu Tunas Athfal yang diselenggarakan beberapa bulan lalu. Eulis menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air kepada anak-anak Indonesia, sebagai bagian awal dari gerakan Hizbul Wathan Muhammadiyah sejak dini.

“Kegiatan ini juga diharapkan dapat mengenalkan Pandu Tunas Athfal lebih luas di masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya berhenti pada kegiatan hari itu, Eulis juga menginformasikan tentang Musyawarah Wilayah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) yang akan diselenggarakan di Malang pada 6-8 Februari 2025.

Baca juga: Mengukir Karakter Anak: Peran Guru PAUD yang Tak Terlupakan

Di forum tersebut, dia mendapatkan amanah untuk memimpin sebagai Ketua Pimpinan Wilayah IGABA Jawa Timur periode 2024-2029, sekaligus melanjutkan peran strategisnya sebagai bagian jajaran pimpinan pusat IGABA yang sebelumnya telah mendapatkan kepercayaan di Musyawarah Pusat IGABA di Jakarta.

Baca Juga:  Pendidikan Karakter Jadi Sorotan Musda JSIT, Ini Pesan Kadisdik Gresik

Di akhir sambutannya, dengan nada penuh semangat dan harapan, Eulis mengingatkan agar para peserta mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai. “Kegiatan hari ini akan berlangsung sampai pukul 17.00 WIB dengan banyak materi yang sangat bermanfaat,” ujarnya.

Acara yang penuh kehangatan dan semangat kebersamaan ini tidak hanya menandai awal langkah para peserta dalam mengenal nilai-nilai nasionalisme, tetapi juga menegaskan komitmen IGABA dalam mengukir masa depan generasi muda yang cerdas dan berjiwa patriotik. (#)

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Muhammad Nurfatoni