
Wakil Bupati Kabupaten Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian, melepas 30 santri eLKISI menuju World Muslim Scouts Jamboree 2025. Ia berpesan agar santri Mojokerto tampil sebagai wajah Indonesia yang santun, berkarakter, dan berdakwah lewat keteladanan.
Tagar.co – Dari halaman pesantren, gema takbir dan yel-yel pramuka menggema, Ahad 7 September 2025. Sebanyak 30 santri Pondok Pesantren Islamic Center (PPIC) eLKISI di Pungging, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur resmi dilepas untuk mewakili Mojokerto.
Mereka akan mengikuti ajang bergengsi World Muslim Scouts Jamboree 2025 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, 9–14 September mendatang.
Baca juga: Tim Tapak Suci eLKISI Siap Berlaga di International Moslem Pencak Silat Championship 2025
Tiga puluh santri pilihan yang akan berangkat ke jambore internasional resmi dilepas oleh Wakil Bupati Kabupeten Mojokerto, dr. Muhammad Rizal Octavian, yang juga Ketua Kwarcab Mojokerto.
Dengan berseragam pramuka lengkap, kopiah hitam, dan berbalut selempang merah putih di leher, Wabup Rizal berdiri di mimbar kayu berlogo eLKISI IBS Mojokerto.
Di belakangnya terbentang spanduk besar bertuliskan World Muslim Scouts Jamboree 2025, sementara bendera merah putih berkibar di sisi panggung. Suasana hening sejenak saat ia menyampaikan pesan penuh kebanggaan kepada para santri.

“Kalian bukan sekadar peserta perkemahan. Kalian adalah wajah Mojokerto di mata dunia. Tunjukkan kesantunan, perlihatkan karakter, dan jadikan setiap langkah kalian sebagai dakwahbilhal,” tegasnya.
Pelepasan ditutup dengan doa khusyuk, diiringi lantunan takbir dan sorak yel-yel yang membahana.’
World Muslim Scouts Jamboree akan mempertemukan ribuan Pramuka muslim dari puluhan negara. Santri eLKISI datang dengan misi ganda: memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Mojokerto sekaligus membuktikan bahwa santri pesantren bisa berdiri sejajar dengan pemuda dunia.
Dengan semangat Garuda yang baru saja disematkan, mereka melangkah ke Jambore bukan hanya sebagai peserta, melainkan sebagai duta peradaban Mojokerto.

Pelantikan 44 Pramuka Penegak Garuda
Sebelum momen pelepasan ini, mereka lebih dulu mengikuti peristiwa bersejarah. Pada Jumat, 5 September 2025, sebanyak 44 Pramuka Penegak Garuda Gugus Depan SMA eLKISI resmi dilantik. Gelar Pramuka Garuda—tingkatan tertinggi dalam kepramukaan—menjadi simbol dedikasi, disiplin, dan pengabdian tanpa batas.
“Pramuka Garuda adalah lambang kehormatan. Bukan hanya soal keterampilan, tapi juga cerminan integritas dan jiwa pengabdian,” tegas Kak Sundono, Wakil Ketua Kwarcab Mojokerto, saat pelantikan.
Salah satu santri, Muhammad Nafi’ Dliyaul Haq, tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya. “Alhamdulillah, ini pencapaian panjang. Dari Bantara, Laksana, hingga Penegak Garuda. Ini bukan akhir, tapi awal perjalanan,” ungkapnya penuh haru. (#)
Jurnalis Agung Purwono Penyunting Mohammad Nurfatoni












