Feature

Tahasus dan Qiraah Dasar Spemutu Kuatkan Karakter Islami Siswa

42
×

Tahasus dan Qiraah Dasar Spemutu Kuatkan Karakter Islami Siswa

Sebarkan artikel ini
Program Takhasus dan Qiroah Dasar di SMP Muhammadiyah 1 Gresik membentuk karakter Islami siswa melalui pembelajaran Al-Qur'an mendalam, meningkatkan literasi, serta disiplin spiritual.
Siswa-siswi program Takhasus dan Munaqosah Qiroah Dasar peraih prestasi di bidang literasi Al Qur’an selama 2024-2025. (Tagar.co/Bening Satria Prawita Diharja)

Program Tahasus dan Qiraah Dasar di SMP Muhammadiyah 1 Gresik membentuk karakter Islami siswa melalui pembelajaran Al-Qur’an mendalam, meningkatkan literasi, serta disiplin spiritual.

Tagar.co – Setiap pagi, sebelum matahari terbit, Masjid At-Taqwa Perguruan Muhammadiyah Gresik di Jalan KH Kholil Nomor 90 penuh suasana khidmat. Tiga puluh siswa reguler dan boarding school Sidik, Amanah, Fatanah, Tablig (SAFT) SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik duduk bersila. Mushaf terbuka di hadapan mereka.

Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar lirih, tetapi penuh kekuatan. Menandai mulainya program Takhasus Al-Qur’an dan Munaqosah Qiroah Dasar. Kegiatan ini terlaksana setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 06.00 hingga 06.45 pagi.

Kata Ustaz Rosyidul Arifibillah, penanggung jawab program, Waktu ini sangat strategis untuk membangun spiritualitas siswa sebelum memulai kegiatan belajar-mengajar. “Program yang berlangsung sejak Mei 2024 hingga Juni 2025 ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud kesungguhan sekolah membentuk pribadi muslim yang tangguh dan berakhlak mulia,” ungkapnya.

Rosyidul Arifibillah juga menerangkan, “Melalui program ini, kami ingin membangun tradisi Qur’ani sejak dini. Tidak hanya agar siswa fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga agar mereka menjadikannya sebagai sumber nilai dalam kehidupan sehari-hari.”

Baca Juga:  Emas Sains dan Perunggu Matematika Adira Nayla untuk SD Mugres

Lebih lanjut ia menjelaskan, program Tahasus Al-Qur’an berfokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, tahsin bacaan, serta hafalan surat-surat pilihan.

Sementara itu, Munaqasah Qiraah Dasar menjadi ajang evaluasi kemajuan siswa, menguji kemampuan membaca dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an mulai dari Iqra jilid 1 hingga jilid 6 dengan standar yang telah sekolah tentukan.

Bentuk Karakter

Meskipun memulai kegiatan pada pukul 06.00 pagi bukanlah perkara mudah, tantangan ini justru membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan keikhlasan pada siswa. Keysha Ramadhani Azzara Putria, salah satu peserta kelas VII, menuturkan, “Awalnya berat, tetapi sekarang sudah terbiasa. Saya malah merasa kalau belum mengaji di pagi hari, rasanya ada yang kurang.”

Para pembimbing program melihat perubahan signifikan dalam sikap dan akhlak siswa. Banyak siswa menjadi lebih sabar, rajin, dan mudah diarahkan. Bahkan, beberapa siswa yang semula kurang percaya diri kini tampil memimpin doa atau menjadi imam salat, serta meraih prestasi dalam berbagai lomba tahfiz Al-Qur’an.

Sebelum program berlangsung, pihak sekolah telah mengadakan sosialisasi dan menjalin komunikasi aktif dengan para wali murid. Alhasil, mereka turut memfasilitasi kesiapan anak di rumah.

Baca Juga:  SD Muhammadiyah Melirang Asah Logika Siswa lewat KMNR

Evi Jannatun Firdaus, wali murid dari Hafidz Hazimul Fikri (siswa kelas VII), menyatakan, “Kami sangat mendukung program ini. Kami ingin anak kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga punya fondasi agama yang kuat.”

Evaluasi dan Visi Masa Depan

Program Tahasus Al-Qur’an dan Munaqasah Qiraah Dasar telah menjadi kultur baru di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Program ini membentuk kebiasaan siswa untuk memulai hari dengan mengingat Allah dan menanamkan nilai keikhlasan, kesungguhan, serta kebaikan.

Sekolah menerapkan sistem evaluasi berkala setiap tiga bulan untuk memantau kelancaran membaca, ketepatan tajwid, dan kemampuan menghafal siswa. Pendekatan ini memastikan pembelajaran Al-Qur’an bersifat personal, sesuai kebutuhan dan potensi individu.

Kepala Sekolah, Sulistyaningsih M.Pd, menegaskan, penguatan karakter Islam melalui Al-Qur’an adalah investasi jangka panjang. “Kami ingin siswa kami menjadi insan yang tidak hanya unggul dalam ilmu dunia, tetapi juga teguh dalam nilai-nilai agama. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang berkarakter Qur’ani,” ungkapnya.

Melalui program ini, SMP Muhammadiyah 1 Gresik membuktikan, sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga wadah pembinaan akhlak dan spiritualitas. Takhasus Al-Qur’an dan Munaqasah Qiraah Dasar bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan untuk membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya cahaya hidup. (#)

Baca Juga:  Tekad Baja Murid SD Muhammadiyah Melirang di Semifinal KMNR

Jurnalis Bening Satria Prawita Diharja Penyunting Sayyidah Nuriyah